Bagian 5: Rekayasa Menuju Penembakan, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Suara Tangsel | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:50 WIB
Bagian 5: Rekayasa Menuju Penembakan, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU
ilustrasi polisi dan keadilan (hukumonline)

Berikut kronologi kejadian dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J berdasarkan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap Bharada E, dengan sedikit perubahan bahasa. Lanjutan dari Bagian 1 sampai Bagian 4.

Ferdy Sambo mengatakan kepada Bharada E, “jika ada orang yang bertanya, dijawab dengan alasan akan melakukan isolasi mandiri (isoman)”, Bharada E pun menganggukkan kepala sebagai tanda mengerti dan bentuk persetujuan atas rencana jahat Ferdy Sambo untuk merampas nyawa Brigadir J, dimana Putri Candrawathi juga ikut terlibat dalam pembicaraan dengan Ferdy Sambo mengenai keberadaan CCTV di rumah dinas Duren Tiga dan penggunaan sarung tangan dalam pelaksanaan perampasan nyawa Brigadir J.

Untuk meminimalisir perlawanan Brigadir J, lalu Ferdy Sambo menanyakan keberadaan senjata api milik Brigadir J kepada Bharada E dengan mengatakan ”mana senjata Yosua?”, dijawab oleh Bharada E ”ada, di simpan di mobil Lexus LM,”. Kemudian Ferdy Sambo meminta Bharada E mengambil senjata api tersebut, lalu Bharada E turun mengambil dan membawanya untuk kemudian menyerahkan senjata api tersebut kepada Ferdy Sambo.Pada saat Bharada E menyerahkan senjata api milik Brigadir J kepada Ferdy Sambo, Bharada E melihat Ferdy Sambo sudah menggunakan sarung tangan warna hitam, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan merampasnyawa Brigadir J.

Mengetahui rencana jahat Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tidak berusaha menghalangi, malah mengikuti dan mendukung dengan mengajak Bripka RR, Bharada E, Kuat Ma’ruf, dan Brigadir J dengan alasan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dinas Duren Tiga.

Kuat Ma’ruf yang sebelumnya  juga sudah mengetahui akan dirampasnya nyawa Brigadir J dengan kehendaknya sendiri sudah membawa pisau di dalam tas selempangnya yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan apabila Brigadir J melakukan perlawanan. 

Sesampainya di rumah dinas Duren Tiga sekitar pukul 17.07 WIB, Brigadir J terlebih dahulu turun dari mobil dan langsung membuka pagar rumah, setelah itu Putri Candrawathi turun dari mobil diikuti oleh Kuat Ma’ruf langsung menuju kamar utama di lantai satu diantar oleh Kuat Ma’ruf, setelah itu Kuat Ma’ruf langsung menutup pintu rumah bagian depan dan naik ke lantai dua, tanpa disuruh langsung menutup pintu balkon padahal saat itu kondisi matahari masih dalam keadaan terang benderang.

Selanjutnya pada saat Kuat Ma’ruf berada di lantaidua, Bharada E juga naik kelantaidua dan masuk ke kamar ajudan namun bukannya berpikir untuk mengurungkan dan menghindarkan diri dari rencana jahat tersebut, Bharada E justru melakukan ritual berdoa berdasarkan keyakinannya meneguhkan kehendaknya sebelum melakukan perbuatan merampas nyawa Brigadir J, sedangkan Bripka RR tetap berdiri di garasi rumah untuk mengawasi keberadaan Brigadir J yang sedang berdiri di taman halaman rumah dinas tersebut guna memastikan Brigadir J tidak kemana-mana. 

Sekitar pukul 17.08 WIB Ferdy Sambo yang akan merampas nyawa Brigadir J berangkatdengan ajudan dan supirnya menuju rumah dinas Duren Tiga dengan dikawal oleh para pengawal motornya.

Sesampainya di rumah dinas Duren Tiga sekitar pukul 17.10 WIB, Ferdy Sambo menyuruh supirnya untuk menghentikan mobil di depan rumah kemudian Ferdy Sambo langsung bergegas turun dari mobil. Saat Ferdy Sambo turun dari mobil, senjata api yang dibawanya terjatuh didekatnya, melihat kejadian itu ajudannya yang berada di samping Ferdy Sambo hendak memungut senjata api milik Brigadir J tersebut akan tetapi dicegah oleh Ferdy Sambo dengan mengatakan“Biar saya saja yang mengambil,”. Lalu senjata api tersebut langsung diambil oleh Ferdy Sambo yang menurut keterangan ajudannya saat itu Ferdy Sambo sudah menggunakan sarung tangan hitam dan senjata api tersebut dimasukkan dalam kantong celana sebelah kanan Ferdy Sambo. Selanjutnya sekitar pukul 17.11 WIB, Ferdy Sambo berjalan kaki masuk ke dalam rumah dinas melalui pintu garasi.

Lanjut ke bagian 6, detail peristiwa penembakan terhadap Brigadir J.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagian 4: Sambo Mendoktrin Bharada E Untuk Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 4: Sambo Mendoktrin Bharada E Untuk Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Bagian 3: Sambo Meminta Bripka RR Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 3: Sambo Meminta Bripka RR Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:33 WIB

Bagian 2 : Terprovokasi Kuat Maruf, Putri Candrawathi Mengadu ke Ferdy Sambo, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 2 : Terprovokasi Kuat Maruf, Putri Candrawathi Mengadu ke Ferdy Sambo, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Bagian 1: Keributan di Magelang, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 1: Keributan di Magelang, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:14 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Ungkap Perintah Hajar Disalah Artikan Bharada E Menjadi Tembak

Pengacara Ferdy Sambo Ungkap Perintah Hajar Disalah Artikan Bharada E Menjadi Tembak

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya

Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 07:45 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:42 WIB

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB

Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar

Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar

Jatim | Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB