Tersingkir dari Piala Dunia, Pendukung Wales Tetap Pulang dengan Kepala Tegak

Suara Tangsel

Kamis, 01 Desember 2022 | 16:20 WIB
Tersingkir dari Piala Dunia, Pendukung Wales Tetap Pulang dengan Kepala Tegak
Penggemar Wales menonton pertandingan di layar lebar di pusat kota Wrexham. Foto: Christopher Thomond/The Guardian

Fans Wales berkumpul di Wrexham untuk menyaksikan pertandingan terakhir mereka di Piala Dunia pertamanya setelah absen dalam 64 tahun. Mereka datang dengan mengenakan topi ember dan kemeja merah cerah, dengan harapan dapat lolos ke babak 16 besar.

Saat penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak absen 64 tahun lalu ini akhrinya diakhiri oleh Inggris yang berhasil mengatasi Gareth Bale dkk, para penggemar meninggalkan zona penggemar Wrexham dengan kecewa. Akan tetapi, mereka tidak bangga dengan pencapaian tim mereka dan pulang dengan kepala tegak.

“Sungguh hebat bahwa Wales baru saja tiba di Qatar – itu menempatkan kami di peta. Alangkah baiknya jika kami bisa bermain lebih baik, tapi itu menghembuskan kehidupan dan kesadaran ke dalam budaya kami, bahasa kami. Itu menyatukan semua orang. Terlepas dari hasilnya, Gareth, memegang bendera naga Welsh-nya, bersikeras: "Saya pikir Wales adalah tim terbaik di dunia,” kata salah seorang suporter usai pertandingan.

Pada Selasa malam, ribuan orang berkumpul di luar layar lebar di jalan raya di depan Wynnstay Arms Hotel, tempat Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) didirikan untuk menonton pertandingan Wales melawan Inggris. Wrexham adalah kota perbatasan, dengan banyak orang Inggris yang tinggal dan bekerja di sana, tetapi mereka tidak mengenakan atribut Inggris sehingga yang terlihat hanya lautan suporter Wales.

Penggemar Wales di pusat kota Wrexham menyaksikan tim mereka bermain melawan Inggris. Foto: Christopher Thomond/The Guardian
Penggemar Wales di pusat kota Wrexham menyaksikan tim mereka bermain melawan Inggris. Foto: Christopher Thomond/The Guardian (sumber:)

Ratusan orang juga menonton pertandingan di lingkungan yang lebih nyaman di T Pawb (Rumah Semua Orang), sebuah pasar/ruang seni. Mei Emrys, seorang musisi yang menghibur mereka sebelum pertandingan dengan beberapa lagu Welsh yang meriah, mengakui bahwa dia sedikit kecewa karena Wales tidak bermain sebaik mungkin.

“Tapi dua generasi bahkan belum melihat Wales lolos ke Piala Dunia. Anda berharap kami akan kembali untuk Euro dalam dua tahun dan Piala Dunia berikutnya. Dan itu lebih tentang tim sepak bola. Anda tidak akan mendapatkan panggung yang lebih baik dari ini untuk mempromosikan Wales, bahasa kami, budaya kami,” ujar Mei.

Wales terpaksa harus tersingkir di Piala Dunia 2022 setelah mereka hanya mampu finish sebagai juru kunci di Grup B. Mereka hanya meraih satu kali seri dan sisanya mengalami kekalahan. Seri melawan Amerika Serikat pada pertandingan pembuka, dan kalah melawan Iran dan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Canggih! Bola Piala Dunia 2022 Dibekali Sensor dan Harus Diisi Daya Sebelum Dimainkan

Canggih! Bola Piala Dunia 2022 Dibekali Sensor dan Harus Diisi Daya Sebelum Dimainkan

Your Say | Kamis, 01 Desember 2022 | 15:50 WIB

Cristiano Ronaldo Absen di Sesi Latihan Portugal Jelang Lawan Korsel, Sedang "Pemulihan Khusus"

Cristiano Ronaldo Absen di Sesi Latihan Portugal Jelang Lawan Korsel, Sedang "Pemulihan Khusus"

Bola | Kamis, 01 Desember 2022 | 14:55 WIB

Kocak! Luke Shaw Kejatuhan Kotoran Burung saat Makan Malam, Jack Grealish Ketawa Ngakak

Kocak! Luke Shaw Kejatuhan Kotoran Burung saat Makan Malam, Jack Grealish Ketawa Ngakak

Your Say | Kamis, 01 Desember 2022 | 14:12 WIB

Terkini

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:51 WIB

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:49 WIB

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:42 WIB

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:38 WIB

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:37 WIB

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:35 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:28 WIB

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:27 WIB

×