TANTRUM - Sebagian orang menjadikan kopi bagian dari gaya hidup. Ternyata tak sekedar bagian dari gaya hidup, minum kopi dapat bermanfaat bagi kesehatan.
Menurut Sri Afiani, Ahli Gizi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, kandungan kalori dalam kopi hitam tanpa campuran apapun sangatlah kecil.
Hal ini tentunya akan berbeda jika kopi tersebut dicampur dengan gula, creamer dan lain-lain.
"Kalorinya pastilah bertambah. Kopi hitam tanpa campuran sendiri mengandung cafein, kalium, magnesium, natrium, sodium dan lain lain," kata Sri ditulis Bandung, Senin, 30 Mei 2022.
Sri menjelaskan bahwa dibalik aroma yang memikat dan rasanya yang nikmat, minum kopi memiliki segudang manfaat.
Kafein dalam kopi dapat mempercepat metabolisme, dapat meningkatkan pembakaran energi, meningkatkan aktivitas hingga menstimuli kerja saraf kita.
Tak hanya itu, kabar baiknya banyak penelitian mengungkapkan bahwa cafein juga dapat membantu menurunkan berat badan.
Sri mengatakan kafein dapat membuat kita lebih aktif dan lebih dapat berkonsentrasi.
"Zat ini menstimuli kita supaya lebih berenergi. Hal itulah yang membuat kafein dapat membuat kita bersemangat. Kafein menstimuli otot-otot tubuh termasuk otot jantung sehingga lebih cepat kerjanya. Usus-usus kita pun juga akan berkontraksi lebih cepat sehingga tak heran pada sebagian orang sesudah minum kopi itu perut bisa terasa mulas," ujar Sri.
Sri menuturkan, kafein dapat membuat aliran darah menjadi lancar dan metabolisme akan semakin meningkat.
Akibatnya, pengeluaran air akan semakin mudah sehingga biasanya kita sering buang air kecil sesudah minum kopi.
Manfaat lainnya, kafein dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan Diabetes, meningkatkan fungsi otak dan mencegah kanker.
Namun demikian, minum kopi ternyata berpengaruh pada tekanan darah. Hal ini dikarenakan kafein bisa mempengaruhi kerja otot jantung.
"Bila kita mengonsumsi kopi berlebihan, maka mengakibatkan aliran darah menjadi tidak normal sehingga tekanan darah akan meningkat.Oleh karena, itu sebaiknya konsumsi kopi pun harus kita perhatikan," jelas Sri.
Meskipun batas aman konsumsi kafein per hari adalah 400 miligram atau setara empat cangkir kopi.
Namun Sri menyarankan agar kita cukup mengonsumsi dua cangkir kopi saja di setiap harinya agar kesehatan selalu terjaga. Sama halnya dengan waktu yang tepat menikmati kopi.
Jika selama ini kita mengkonsumsi kopi pada pagi hari, sebaiknya ucap Sri harus merubah kebiasaan itu.
Selama ini lanjut Sri, banyak diantara kita yang meminum kopi pada pagi hari padahal hal ini sebenarnya kebiasaan yang kurang baik.
Hal ini berkaitan dengan kortisol, hormon yang membuat kita merasa segar dan bersemangat di pagi hari.
"Kortisol adalah hormon streroid yang umumnya diproduksi oleh kelenjar adrenal. Penyebaran kortisol akan semakin cepat dan produksinya meninggi saat kita merasa stress. Oleh karena itu hormon kortisol disebut juga hormon stres," ucap Sri.
Meminum kopi saat kadar hormon kortisol tinggi dapat mengganggu produksi kortisol dalam tubuh. Kadar hormon kortisol yang sangat tinggi bisa menyebabkan kita merasa gelisah dan waspada.
Oleh karena itu, para ahli menyarankan waktu terbaik untuk minum kopi yaitu tiga atau empat jam setelah bangun tidur dan pada sore hari. Pada waktu tersebut produksi hormon kortisol mulai menurun.
Meskipun memiliki segudang manfaat, ada sebagian orang yang tidak disarankan untuk meminum kopi, yaitu anak-anak.
Sama halnya dengan mereka yang sedang dalam kondisi sakit (malnutrisi, gangguan ginjal, jantung, stroke, dll) serta ibu hamil dengan kondisi medis yang tidak memungkinkan. J
ika orang-orang tersebut terpaksa ingin minum kopi, harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.