TANTRUM - Minat mahasiswa terhadap jurusan sastra Inggris di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, disebut meningkat. Wakil Dekan III FAH Ading Kusdiana mengatakan, hal ini dapat dilihat dari tingginya animo masyarakat untuk menguliahkan anaknya.
“Ini tidak lepas dari kinerja sivitas SI dan FAH dalam melahirkan berbagai karya dan prestasi, yang bermuara pada keunggulan,” kata Ading Kusdiana, pada pembukaan Dies Natalis Sastra Inggris yang ke-24, di Auditorium FAH UIN SGD Bandung, dikutip dari laman UIN, Sabtu (4/62022).
Dies Natalis menghadirkan narasumber talkshow Okky Madasari (penulis); dihadiri Kajur SI Andang Saehu; Sekjur Nurholis; pengurus HMJ SI; dan partisipan zoom meeting sebanyak 500 mahasiswa.
Ading mengatakan, di usia remaja menuju dewasa (24 tahun) Sastra Inggris FAH UIN SGD Bandung sudah melakukan inovasi dalam berbagai hal, sehingga semakin menunjukkan eksistensinya, dan melahirkan alumni yang mampu memberikan pencerahan pada masyarakat.
“Dalam menapaki usianya yang ke-24 tahun, di bawah kepemimpinan Dr Andang Saehu dan Dr Nurholis, Jurusan SI semakin dinamis, bermuara pada keunggulan dan daya saing,” katanya.
Wajar kalau SI semakin dipercaya oleh masyarakat. Animo mereka untuk menguliahkan anaknya ke SI pun sangat tinggi. Pun, kepercayaan pemerintah semakin tinggi, ditandai dengan nilai Akreditasi A oleh BAN PT.
Kajur Sastra Inggris Andang Saehu mengapresiasi kiprah HMJ dalam men-support mahasiswa untuk meraih profil lulusan yang diharapkan: menjadi analis bahasa, analisis sastra, dan penerjemah.
Creative writing, yang digelar dalam rangkaian dies natalis ini, akan mampu menggali bakat dan mengembangkan potensi mahasiswa dalam menulis untuk sastra. “Saya berharap, mahasiswa aktif menulis, mampu menemukan proses kreatifnya agar tulisan menjadi baik dan menarik,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Andang meminta mahasiswa agar Dies Natalis ini dijadikan momentum untuk mengembangkan minat dan bakat, menuju perbentukan karakter mahasiswa kreatif, percaya diri, dan inovatif.
Di bagian lain, Ketua HMJ Siti Alawiyah menjelaskan bahwa Dies Natalis ini berangkat dari semangat menuju masa peralihan, dan sebagai upaya mewadahi aspirasi sivitas Sastra Inggris. Sastra Inggris 24th mengusung tema Budaya Lokal sebagai elemen utama dalam konsep dan teknis pelaksanaannya.
Tujuannya, menumbuhkan nilai kekeluargaan yang kokoh guna terciptanya relasi yang erat dan komunikasi yang berkelanjutan antarsivitas Sastra Inggris. “Selain mendorong daya kreasi, dalam diri mahasiswa juga tertanam rasa cinta dan bangga terhadap almamaternya,” ujar Siti, didampingi Ketua Pelaksana M Guntur Aghni.
Dies Natalis yang digelar pada 30 Mei–04 Juni 2022 ini dimeraihkan dengan aneka perlombaan dan refreshing: EL Ambassador Contest, cover song, visualisasi puisi, fun games, guest star performing, dan family gathering.