Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO

Bella, Lilis Varwati

Senin, 20 April 2026 | 13:24 WIB
Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO
16 Mahasiswa FH UI Diduga Terlibat Kasus Pelecehan. (Twitter/X)
baca 10 detik
  • Sebanyak 16 mahasiswa FH UI diduga melakukan pelecehan seksual melalui percakapan vulgar di grup media sosial.
  • Kasus yang mencuat pada 11 April 2026 ini memicu kemarahan publik dan menargetkan sekitar 27 korban.
  • Fakultas Hukum UI sedang melakukan investigasi internal dan mempertimbangkan sanksi tegas hingga pemberhentian bagi para pelaku.

Suara.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus menjadi sorotan publik. Selain kronologi yang kian terkuak, tekanan terhadap kampus untuk menjatuhkan sanksi tegas, termasuk drop out (DO), juga menguat.

Kasus itu pertama kali mencuat pada 11 April 2026 setelah sebuah akun di platform X mengunggah tangkapan layar percakapan grup mahasiswa FH UI.

Isi chat tersebut memuat candaan vulgar, komentar bernuansa seksual, hingga objektifikasi terhadap perempuan yang dinilai melewati batas. Dalam waktu singkat, unggahan itu viral dan memicu kemarahan publik.

Melalui akun Instagram Fakultas Hukum UI (@fakultashukumui), disebutkan bahwa pihak fakultas sudah menerima laporan mengenai grup chat tersebut. Pihak fakultas pun mengecam keras tindakan itu.

Isi Chat Picu Kemarahan Publik

Percakapan dalam grup itu tidak hanya berisi komentar tidak pantas, tetapi juga penggunaan istilah kontroversial seperti “diam berarti consent” dan “asas perkosa”.

Tak hanya menyasar mahasiswi, beberapa percakapan juga diduga menyeret nama dosen sebagai objek komentar, sehingga memperluas dampak kasus ini.

Dari tangkapan layar yang beredar, diketahui grup tersebut beranggotakan sekitar 16 mahasiswa aktif FH UI. Namun, yang menjadi sorotan, sebagian dari mereka disebut memiliki posisi penting di organisasi kampus, seperti pengurus hingga panitia kegiatan, sehingga memicu kritik keras publik.

Kasus ini semakin serius setelah muncul dugaan jumlah korban mencapai 27 orang, meski belum seluruhnya dipublikasikan demi menjaga privasi korban.

Kampus Gelar Sidang Internal

Pihak FH UI kemudian menggelar sidang internal terhadap para mahasiswa yang terlibat. Sidang berlangsung tertutup selama sekitar 10 jam, bahkan sempat disiarkan secara langsung melalui media sosial oleh salah satu mahasiswa.

baca juga

Seluruh 16 mahasiswa kini masih dalam proses investigasi internal kampus. Pihak fakultas menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh dan tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi tegas, termasuk pemberhentian sebagai mahasiswa jika terbukti bersalah.

Publik Desak Pelaku Di-DO

Di tengah proses tersebut, tekanan publik terus meningkat. Sebelumnya, para pelaku sempat dikumpulkan dalam forum yang digelar di Auditorium FH UI oleh para mahasiswa.

Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengatakan forum itu digelar untuk mewadahi korban yang ingin mendapatkan permohonan maaf langsung dari para pelaku. Para korban menyatakan kecewa dan kesal atas dugaan pelecehan yang terjadi dalam grup tersebut.

Dimas menyebut permintaan maaf saja tidak cukup. Ia menilai perlu ada sanksi tegas yang berpihak kepada korban dalam kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sabrina Chairunnisa Kecewa Sanksi UI, Minta 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di-DO

Sabrina Chairunnisa Kecewa Sanksi UI, Minta 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di-DO

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 06:00 WIB

Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis

Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis

Video | Sabtu, 18 April 2026 | 12:44 WIB

Mengapa Mahasiswa Perlu Menguasai Robotika Sebelum Lulus?

Mengapa Mahasiswa Perlu Menguasai Robotika Sebelum Lulus?

Lifestyle | Sabtu, 18 April 2026 | 08:05 WIB

Begadang Demi Tugas Bukanlah Prestasi, Itu Adalah Bentuk Kezaliman

Begadang Demi Tugas Bukanlah Prestasi, Itu Adalah Bentuk Kezaliman

Your Say | Sabtu, 18 April 2026 | 06:55 WIB

LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara

Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:20 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 12:15 WIB

Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan

Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 10:40 WIB

Tidak Ada Kampus yang Sempurna! Membaca Catatan Hati Seorang Mahasiswa

Tidak Ada Kampus yang Sempurna! Membaca Catatan Hati Seorang Mahasiswa

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×