Pengaruh Puasa pada Sistem Imun

Tantrum

Sabtu, 04 Juni 2022 | 11:11 WIB
Pengaruh Puasa pada Sistem Imun
suara.com

TANTRUM - Imunitas atau kekebalan tubuh merupakan sistem mekanisme yang dimiliki oleh suatu organisme untuk melindungi dirinya dari pengaruh biologis luar.

Caranya dengan mengidentifikasi dan membunuh zat-zat pathogen serta sel tumor.

Fungsi dari sistem imun adalah melindungi tubuh dari invasi penyebab penyakit, menghancurkan dan menghilangkan mikroorganisme atau substansi asing lain (bakteri, parasit, jamur, virus) yang masuk ke dalam tubuh.

Selain menghilangkan jaringan atau sel yang mati atau rusak untuk perbaikan jaringan, serta mengenali dan menghilangkan sel yang abnormal.
 
"Puasa dapat membantu mengurangi pertumbuhan sel tumor dan penyebaran sel kanker ke seluruh tubuh. Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Para peneliti telah menemukan bahwa beberapa efek menguntungkan dari berpuasa pada metabolisme dapat membantu menurunkan risiko kanker," kata Sumartini Dewi, Kepala Pusat Studi Imunologi Fakultas Kedokteran Universits Padjadjaran - Rumah Sakit Hasan Sadikin (UNPAD-RSHS) ditulis Bandung, Sabtu, 4 Juni 2022.

Dewi menuturkan menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan yang diketuai oleh Profesor Valter Longo di University of Southern California (UCLA) Amerika Serikat, menyebutkan bahwa puasa selama tiga hari berturut-turut dapat menyebabkan peningkatan yang signifikan bagi kesehatan, khususnya dalam peningkatan daya tahan tubuh.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menemukan bahwa rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh untuk memproduksi sel darah putih baru untuk melawan infeksi.

Para peneliti itu juga menyebutkan bahwa puasa berfungsi sebagai 'pembalik sakelar regeneratif' yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih baru.

Penciptaan sel darah putih baru inilah yang mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh.

"Puasa memberi tanda ‘OK’ bagi sel induk hematopoiesis untuk terus berkembang biak, membangun kembali seluruh sistem imun.  Selain itu tubuh juga menyingkirkan bagian-bagian dari sistem imun yang rusak, tua, atau tidak efisien selama berpuasa," ucap Dewi.

Hasil penelitian gabungan dari Israel, Italia, dan Maroko, yang diterbitkan dalam Journal Frontiers in Immunology pada November 2017 memberikan hasil yang serupa, yaitu puasa Ramadan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik.

Fenomena puasa yang dilakukan oleh umat muslim setiap bulan Ramadan ujar Dewi, juga menarik perhatian seorang profesor biologi di sebuah perguruan tinggi bergengsi di Amerika Serikat, Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Mereka kemudian meneliti kaitan puasa dengan sistem imun. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh David Sabatini, seorang profesor biologi MIT  (Massachusetts Institute of Technology) dan anggota Whitehead Institute for Biomedical Research dan Koch Institute, yang dipublikasikan di jurnal Cell Stem Cell pada 3 Mei 2018, menyimpulkan bahwa puasa dapat meningkatkan secara pesat kemampuan regenerasi sel-sel punca pada hewan coba tikus, baik tikus  muda maupun tikus tua.

"Penelitian ini telah memberikan bukti bahwa puasa menginduksi 'sakelar metabolik' di sel-sel punca usus, dengan memanfaatkan pembakaran lemak (Massachusetts Institute of Technology, 2018)," ungkap Dewi.

Berpuasa juga memiliki banyak efek pada sel-sel usus, termasuk meningkatkan regenerasi sel untuk mengatasi penyakit-penyakit yang menyerang usus, seperti infeksi ataupun kanker, menurut Omer Yilmaz, asisten profesor biologi MIT yang juga merupakan salah satu peneliti senior dalam riset tersebut.

Dengan berpuasa inilah membantu memfokuskan energi tubuh untuk memerangi infeksi. Beberapa peneliti di University of Southern California tertarik mempelajari kaitan antara puasa dan daya tahan tubuh.

Dalam penelitian tersebut lanjut Dewi, para peneliti menemukan rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang melawan infeksi.

Para peneliti menyebut puasa sebagai 'pembalik sakelar regeneratif' yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih baru.

"Penciptaan sel darah putih baru inilah yang mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh. Ini memberi tanda 'OK' bagi sel induk untuk terus maju dan berkembang biak membangun kembali seluruh sistem yang diungkapkan oleh Profesor Valter Longo," ujar Dewi.

Dewi mengutip ucapan Longo, kabar baiknya adalah tubuh menyingkirkan bagian-bagian dari sistem yang mungkin rusak, tua, atau tidak efisien selama puasa.

Gaya berpuasa yang berkelanjutan memaksa tubuh menggunakan cadangan glukosa dan lemak.

Tak hanya membuat cadangan lemak terpakai, tapi puasa juga merusak sel darah putih lama.

Hal ini membuat tubuh menginduksi perubahan yang memicu regenerasi sel induk untuk membuat sel sistem kekebalan tubuh baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Persib Rilis Jersey Khusus ACL 2, Bawa Identitas Bandung dan Indonesia ke Panggung Asia

Persib Rilis Jersey Khusus ACL 2, Bawa Identitas Bandung dan Indonesia ke Panggung Asia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 14:43 WIB

Lawan Persib, FC Seoul Pilih Rotasi Besar-besaran hingga Turunkan Pemain SMA

Lawan Persib, FC Seoul Pilih Rotasi Besar-besaran hingga Turunkan Pemain SMA

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 12:06 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:38 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

Dari The Changcuters hingga Doel Sumbang, Timeless Project Live Rayakan Warna Musik Bandung

Dari The Changcuters hingga Doel Sumbang, Timeless Project Live Rayakan Warna Musik Bandung

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 17:21 WIB

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:48 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Terkini

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×