-
FC Seoul menerjunkan pemain muda Osan High School untuk menghadapi Persib Bandung di ACL Two.
-
Pelatih Kim Gi-dong menyimpan pemain inti demi menjaga fokus perburuan gelar juara K League 1.
-
Persib Bandung berpeluang bangkit memanfaatkan rotasi FC Seoul usai kalah dari Persija Jakarta.
Suara.com - FC Seoul memilih melakukan rotasi besar-besaran saat menghadapi Persib Bandung pada fase grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Bahkan, dilaporkan murid setara SMA di Indonesia disiapkan buat tampil melawan Maung Bandung.
Klub asal Korea Selatan tersebut berencana memberikan kesempatan kepada pemain muda dari Osan High School untuk tampil menghadapi Maung Bandung.
FC Seoul akan menjamu Persib di Seoul World Cup Stadium, Rabu (16/9/2026). Namun, tim tuan rumah tidak akan mengandalkan mayoritas pemain utama mereka dalam pertandingan tersebut.
![Gelandang anyar Persib Bandung, Mariano Peralta, akhirnya menjalani debut resminya bersama Maung Bandung saat menghadapi Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026. [Persib.co.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/05/81940-persib-bandung.jpg)
Pelatih FC Seoul, Kim Gi-dong, menjelaskan keputusan tersebut diambil karena timnya ingin menjaga kondisi pemain utama untuk persaingan di K League 1.
FC Seoul saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 62 poin. Mereka unggul 15 poin atas Ulsan yang menempati posisi kedua.
Keunggulan tersebut membuat FC Seoul berada dalam posisi ideal untuk mempertahankan posisi teratas. Karena itu, Kim Gi-dong tidak ingin pemain utamanya terkuras akibat jadwal pertandingan yang padat.
ACL Two kemudian dimanfaatkan FC Seoul sebagai kesempatan memberikan menit bermain kepada pemain yang selama ini jarang tampil. Para pemain muda juga akan mendapat panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Kim Gi-dong mengungkapkan skuad FC Seoul akan dibagi untuk menghadapi agenda kompetisi yang berbeda. Pemain muda dari Osan High School menjadi salah satu kelompok yang disiapkan untuk tampil melawan Persib.
“Kami berencana membagi skuad menjadi dua. Para pemain muda dari Osan High School dan pemain yang selama ini belum banyak bermain akan tampil di ACL 2,” kata Kim Gi-dong dikutip dari Yonhap.
Keputusan tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk merasakan atmosfer pertandingan di level Asia. Mereka juga bisa mendapatkan pengalaman menghadapi tim dari negara lain dalam kompetisi resmi.
Kim Gi-dong turut mempertimbangkan kondisi fisik pemain utama FC Seoul. Mereka baru saja menjalani pertandingan berat di kompetisi domestik sebelum menghadapi Persib.
"Para pemain utama bermain penuh hari ini sehingga secara fisik mungkin ada masalah. Kami akan menjadikan ACL 2 sebagai panggung bagi pemain muda untuk berkembang," ujarnya.
Rotasi besar FC Seoul juga tidak terlepas dari padatnya jadwal pertandingan. Sebelum menjamu Persib, mereka baru saja melakoni pertandingan tandang melawan Jeonbuk pada Sabtu (12/9/2026).
FC Seoul berhasil meraih kemenangan 2-1 dalam pertandingan tersebut. Hasil itu semakin memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen K League 1.
Sementara itu, Persib datang ke Korea Selatan setelah mengalami kekalahan di kompetisi domestik. Maung Bandung takluk 1-2 dari Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Persib kini harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi Asia. Laga melawan FC Seoul menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk bangkit sekaligus mendapatkan hasil positif setelah kekalahan dari Persija.
Rotasi besar yang dilakukan FC Seoul bisa menjadi peluang bagi Persib. Namun, Maung Bandung tetap harus waspada karena tim tuan rumah sedang berada dalam momentum positif setelah meraih kemenangan atas Jeonbuk.