Jabar Ditargetkan Zero New Stunting pada 2023

Tantrum | Suara.com

Minggu, 12 Juni 2022 | 14:53 WIB
Jabar Ditargetkan Zero New Stunting pada 2023
suara.com

TANTRUM - Jumlah rerata penurunan stunting dalam tiga tahun terakhir di Jawa Barat adalah 1,35 persen per tahun.

Sementara target capaian Pemerintah Jawa Barat pada tahun 2023 adalah 19,2 persen guna mendukung program nasional untuk menurunkan prevalensi stunting.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Nina Susana Dewi, data survei SSGI tahun 2021 menyebutkan prevalensi stunting masih dalam kategori tinggi pada tahun tersebut dan menargetkan Jawa Barat zero new stunting pada 2023.

"Prevalensi stunting tahun 2021 meliputi 9 kabupaten dan kota temasuk kategori sedang, 14 kabupaten dan kota termasuk dalam kategori tinggi, dan 4 kabupaten dan kota termasuk kategori sangat tinggi yakni Kota Cirebon, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut," ujar Nina ditulis Bandung, Minggu, 12 Juni 2022.

Nina mengatakan bahwa perlu dilakukan gerakan bersama antara pemerintah daerah, camat, kades atau lurah yang menyasar remaja, ibu hamil anemia dan kurang energi kronis (KEK) dengan melakukan intervensi spesifik dan sensitif.

Selain itu, pemberian tablet tambah darah (TTD) dan screening anemia menjadi salah satu yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam menangani stunting dengan menyasar remaja putri.

"Membagikan TTD pada remaja putri SMP dan SMA dengan jangka waktu seminggu sekali saat kegiatan sekolah agar konsumsi bersama di  sekolah dan diawasi oleh guru serta melakukan pemeriksaan hemoglobin (Hb) pada remaja putri kelas 7 dan 10," kata Nina.

Selain menyasar kepada remaja putri, Nina menuturkan pemberian TTD juga diberikan kepada ibu hamil, disertai pemeriksaan kehamilan dan pemberian makanan tambahan. 

Sementara itu, Nina menjelaskan tindakan yang dilakukan untuk balita dalam menangani stunting adalah pemberian makanan tambahan protein  hewani pada baduta, pemantauan tumbuh kembang, dan edukasi remaja putri, ibu hamil serta keluarga balita.

"Diperlukan pula peran lintas sektor dalam penanganan stunting di Jawa Barat. Program Jabar zero new stunting targetkan eliminasi pada 2023," tukas Nina.

Jabar Zero New Stunting adalah program unggulan Provinsi Jawa Barat dalam mendukung program nasional untuk menurunkan prevalensi stunting, dengan target capaian pada tahun 2023 adalah 19,2 persen.

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. 

Ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kesehatan. 

Faktor yang menjadi penyebab stunting meliputi kurangnya akses makanan bergizi, praktik pengasuhan yang kurang baik, kurangnya akses air bersih dan sanitasi yang layak, serta terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan Ante Natal Care (ANC).

Komitmen percepatan penurunan stunting diatur dalam Perpres yang ditandatangani pada 5 Agustus 2021 yakni Perpres No. 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paul Munster Tegaskan Bhayangkara Siap All Out Hadapi Persib Bandung

Paul Munster Tegaskan Bhayangkara Siap All Out Hadapi Persib Bandung

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 10:44 WIB

Frans Putros Fokus Hadapi Bhayangkara, Persib Bidik Sapu Bersih Lima Laga

Frans Putros Fokus Hadapi Bhayangkara, Persib Bidik Sapu Bersih Lima Laga

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 10:13 WIB

Misi Wajib Menang, Persib Bandung Enggan Gegabah Lawan Bhayangkara FC

Misi Wajib Menang, Persib Bandung Enggan Gegabah Lawan Bhayangkara FC

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 08:42 WIB

Siap Beri Kejutan, Paul Munster Tegaskan Bhayangkara FC Sudah Pelajari Kekuatan Persib

Siap Beri Kejutan, Paul Munster Tegaskan Bhayangkara FC Sudah Pelajari Kekuatan Persib

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 08:30 WIB

Persib Krisis! Dua Pilar Utama Tumbang Jelang Lawan Bhayangkara FC, Bojan Hodak Putar Otak

Persib Krisis! Dua Pilar Utama Tumbang Jelang Lawan Bhayangkara FC, Bojan Hodak Putar Otak

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 07:33 WIB

Bojan Hodak Waspadai Kebangkitan Bhayangkara FC: Persib Tak Akan Mudah Menang

Bojan Hodak Waspadai Kebangkitan Bhayangkara FC: Persib Tak Akan Mudah Menang

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 07:10 WIB

Marc Klok Sesumbar Persib Bandung Wajib Sikat Bhayangkara, Tak Ada Kata Seri

Marc Klok Sesumbar Persib Bandung Wajib Sikat Bhayangkara, Tak Ada Kata Seri

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 06:36 WIB

Terbukti Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara

Terbukti Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara

Foto | Rabu, 29 April 2026 | 19:19 WIB

Bek Persib Akui Peluang Jadi Juara Super League 2025/2026 Sangat Berat

Bek Persib Akui Peluang Jadi Juara Super League 2025/2026 Sangat Berat

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 18:37 WIB

Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung

Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Berapa Harga Cushion YSL Ori? Ini 5 Cara Membedakan yang Asli vs Palsu

Berapa Harga Cushion YSL Ori? Ini 5 Cara Membedakan yang Asli vs Palsu

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 12:48 WIB

Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan

Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

5 Rekomendasi Cushion Terbaik untuk Menutupi Mata Panda

5 Rekomendasi Cushion Terbaik untuk Menutupi Mata Panda

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 12:46 WIB

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 12:45 WIB

Libur Panjang 1-3 Mei 2026, KAI Sumbar Siapkan 23 Ribu Kursi Kereta Api Lokal

Libur Panjang 1-3 Mei 2026, KAI Sumbar Siapkan 23 Ribu Kursi Kereta Api Lokal

Sumbar | Kamis, 30 April 2026 | 12:45 WIB

Paul Munster Akui Bhayangkara FC Bakal Sulit Kalahkan Persib, Tapi..

Paul Munster Akui Bhayangkara FC Bakal Sulit Kalahkan Persib, Tapi..

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 12:42 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:41 WIB

Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam dan Mata Panda, Wajah Jadi Cerah

Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam dan Mata Panda, Wajah Jadi Cerah

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 12:36 WIB