Perpindahan Ibu Kota Negara Pengaruhi Iklim Investasi di Indonesia

Tantrum

Rabu, 22 Juni 2022 | 20:21 WIB
Perpindahan Ibu Kota Negara Pengaruhi Iklim Investasi di Indonesia
(Sumber: ITB)

TANTRUM - Perpindahan Ibu Kota Negara diprediksi akan memengaruhi iklim investasi masa depan di Indonesia, terutama pascapandemi Covid 19. Sementara Papua diprediksi menjadi provinsi pertama yang memiliki peluang investasi terbesar di tahun 2030. 

Demikian hasil analisis yang dilakukan Tania Septi Anggraini dan Kalingga Titon Nur Ihsan, dua mahasiswa ITB, dalam paper berjudul “Development of Location Predictions Suitable for Investment in 2030 in Indonesia Using Geospatial Data Approach”.

Hasil tersebut ditinjau dari tiga aspek, yakni prediksi tutupan lahan, prediksi cahaya malam, dan prediksi populasi. Dengan menilik prediksi tutupan lahan tahun 2030 di Indonesia, mereka bisa mendapatkan wilayah terbangun yang baru. 

Dengan analisis tersebut, dua mahasiswa magister Teknik Geodesi dan Geomatika ITB tersebut berhasil memboyong gelar best paper dalam ajang International Graduate Student Conference on Economic Development 2022 (IGetCode2022). 

Tania Septi Anggraini dan Kalingga Titon Nur Ihsan mengungguli 11 tim lainnya di babak final IGetCode2022.

Kalingga mengatakan, latar belakang lahirnya judul papernya karena ingin mendukung SDGs di tahun 2030. 

“Kami juga melihat perubahan pola lokasi perkembangan di Indonesia akibat perpindahan Ibu Kota Negara sehingga akan berpengaruh juga ke wilayah investasi masa depan di Indonesia terutama pasca Covid 19,” terang Kalingga, dikutip Rabu (22/6/2022).

Kalingga menjelaskan mengapa Papua menduduki provinsi pertama yang memiliki peluang investasi terbesar di tahun 2030. 

“Untuk prediksi cahaya malam, kami coba melihat ketika malam hari, intensitas cahaya malam di suatu wilayah menggunakan remote sensing. Cahaya malam ini digunakan untuk mengidentifikasi kondisi penduduk secara ekonomi pada wilayah tersebut. Semakin tinggi cahaya malam akan mengindikasikan perekonomian yang semakin tinggi di wilayah tersebut,” jelas Kalingga.

Aspek prediksi populasi hampir serupa konsepnya dengan cahaya malam, tetapi data yang digunakan adalah populasi penduduk. Hal ini digunakan untuk melihat populasi penduduk tahun 2030 dan lokasi yang memiliki populasi penduduk tinggi pada saat itu.

Dalam paper tersebut mereka membutuhkan 12 jenis data yang berbeda dengan software open sources, seperti Google Earth Engine dan QGIS. Rangkaian kompetisi tersebut mereka lalui sejak awal Maret dan puncaknya pada Minggu (4/6/2022) lalu.

“Dua hari setelah final, kami berdua harus ganti bergelut dengan sidang S2. Selain itu, banyak kegiatan yang berbarengan dengan lomba ini, seperti riset-riset lain dan kegiatan akademik,” ucap Tania menyebutkan kendala yang dihadapi. 

Namun, padatnya jadwal kegiatan tersebut tidak menyulitkan Tania dan Kalingga karena sudah berulang kali mengikuti lomba serupa dan tergabung dalam satu tim yang sama.

Di akhir wawancara, Kalingga berpesan agar mahasiswa bisa mencoba untuk mengaitkan keilmuan jurusan yang satu dengan lainnya. Kolaborasi multidisiplin dapat menciptakan hasil yang lebih matang daripada hanya ditinjau dengan satu keilmuan saja. 

Tania mengamini pesan Kalingga tersebut. Menurutnya benar bahwa kolaborasi itu sangat penting di era sekarang. “Buktinya, Teknik Geodesi dan Geomatika bisa merambah ke bidang ekonomi, sama halnya dengan keilmuan lain,” katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelayaran Wisata Mau Dikembangkan, BKI Gandeng Sejumlah Mitra

Pelayaran Wisata Mau Dikembangkan, BKI Gandeng Sejumlah Mitra

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Indonesia Hadapi Hampir 5.000 Bencana per Tahun, EDRR 2026 Dorong Teknologi Jadi Aksi Nyata

Indonesia Hadapi Hampir 5.000 Bencana per Tahun, EDRR 2026 Dorong Teknologi Jadi Aksi Nyata

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Diskon Dimsum di Super Yumcha Khusus Nasabah BRI, Cek Cara Dapatkannya!

Diskon Dimsum di Super Yumcha Khusus Nasabah BRI, Cek Cara Dapatkannya!

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru

Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×