Fotosintesis Buatan Sukses Dibuat Para Ilmuwan

Tantrum | Suara.com

Senin, 25 Juli 2022 | 10:30 WIB
Fotosintesis Buatan Sukses Dibuat Para Ilmuwan
ilustrasi fotosintesis (suara.com)

TANTRUM - Ilmuwan berhasil membuat proses fotosintesis buatan. Secara alami fotosintesis atau proses untuk mengubah air, karbondioksida, dan sinar matahari menjadi oksigen dan energi membantu tanaman tumbuh secara alami. 

Para ilmuwan berupaya untuk memanfaatkan proses ini untuk memproduksi makanan, energi, dan material semacamnya.

Dalam sebuah studi terbaru, para ilmuwan menyoroti teknik fotosintesis buatan yang menerapkan proses elektrokatalitik dua langkah untuk mengubah karbon dioksida, air, dan listrik yang dihasilkan oleh panel surya menjadi asetat (komponen utama cuka). 

Asetat ini kemudian dapat dimanfaatkan oleh tanaman untuk tumbuh. Sistem yang dirancang para peneliti tersebut tidak hanya untuk meniru fotosintesis yang terjadi di alam, tetapi sekaligus berusaha untuk meningkatkan hasilnya.

Pada tanaman, biasanya hanya sekitar 1 persen dari energi sinar matahari yang benar-benar diubah menjadi biomassa tanaman. Sedangkan proses fotosintesis buatan meningkatkan efisiensi hingga empat kali lipat.

"Dengan pendekatan kami, kami berusaha mengidentifikasi cara baru memproduksi makanan yang dapat menembus batas yang biasanya ditentukan oleh fotosintesis biologis," kata Robert Jinkerson, insinyur kimia dan lingkungan dari University of California, Riverside, seperti diberitakan Science Alert dicuplik dari CNN, Senin, 25 Juli 2022.

Jinkerson menyebut produksi energi yang lebih banyak dari sinar matahari yang dikonsumsi dapat mengurangi jumlah lahan yang dibutuhkan untuk menghasilkan makanan.

"Tujuan utama kami adalah mengubah cara kami berpikir tentang cara memproduksi tanaman dan pertanian," katanya.

"Jika kita bisa lebih efisien dengan area yang dibutuhkan untuk memproduksi makanan yang dibutuhkan umat manusia, maka kita bisa mengubah lahan pertanian kembali menjadi lahan alami," imbuhnya, seperti dikutip Wired.

Lebih lanjut, perangkat konversi listrik atau elektroliser yang dikembangkan oleh para peneliti harus dioptimalkan secara khusus sebagai pendorong pertumbuhan organisme penghasil makanan. 

Artinya, beberapa optimalisasi akan diperlukan untuk meningkatkan jumlah asetat dan menurunkan jumlah garam yang dihasilkan.

Eksperimen lanjutan yang dilakukan oleh para ilmuwan menunjukkan keluaran elektroliser kaya asetat dapat mendukung berbagai organisme, termasuk ganggang hijau, ragi, dan miselium, yang menghasilkan jamur.

Sebagai perbandingan, produksi alga mencapai sekitar empat kali lebih hemat energi menggunakan metode ini dibandingkan dengan fotosintesis alami.

Para ilmuwan mengatakan kacang tunggak, tomat, tembakau, beras, kanola, dan tanaman kacang hijau semuanya dapat memanfaatkan karbon dalam asetat dan tumbuh tanpa sinar matahari. Sehingga proses ini dinilai dapat digunakan untuk menggantikan fotosintesis normal, atau meningkatkan hasilnya.

"Kami menemukan berbagai tanaman dapat mengambil asetat yang kami sediakan dan membuatnya menjadi blok bangunan molekuler utama yang dibutuhkan organisme untuk tumbuh dan berkembang," kata Marcus Harland-Dunaway, ilmuwan botani dan tanaman dari UC Riverside.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NASA Ungkap Gambar Mengerikan 'Gelombang Tsunami' Matahari ke Bumi

NASA Ungkap Gambar Mengerikan 'Gelombang Tsunami' Matahari ke Bumi

Tekno | Sabtu, 23 Juli 2022 | 07:06 WIB

NASA dan Eropa Janjikan Detail Pengembalian Sampel Mars Minggu Depan

NASA dan Eropa Janjikan Detail Pengembalian Sampel Mars Minggu Depan

Tekno | Jum'at, 22 Juli 2022 | 12:11 WIB

NASA Tetapkan Tanggal Peluncuran Misi Artemis 1 ke Bulan

NASA Tetapkan Tanggal Peluncuran Misi Artemis 1 ke Bulan

Tekno | Kamis, 21 Juli 2022 | 12:14 WIB

Terkini

7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran

7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:00 WIB

Ayah Sempat Kritis Saat Ramadan, Syakir Daulay Ungkap Kondisi Terkini

Ayah Sempat Kritis Saat Ramadan, Syakir Daulay Ungkap Kondisi Terkini

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:00 WIB

Perut Begah tapi Segan Tolak Suguhan Lebaran? Ini Seni Diplomasi Makan Tanpa Kekenyangan

Perut Begah tapi Segan Tolak Suguhan Lebaran? Ini Seni Diplomasi Makan Tanpa Kekenyangan

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:55 WIB

5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic

5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:55 WIB

Mau Laptop Baru Saat Lebaran? Ini 5 Laptop Rp8 Jutaan Paling Worth It

Mau Laptop Baru Saat Lebaran? Ini 5 Laptop Rp8 Jutaan Paling Worth It

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:45 WIB

PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China

PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:30 WIB

6 Cara Hemat BBM dan Energi dari Herman Deru Saat Lebaran Warga Diminta Siaga Ekonomi Global

6 Cara Hemat BBM dan Energi dari Herman Deru Saat Lebaran Warga Diminta Siaga Ekonomi Global

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:24 WIB

Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan

Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:20 WIB

Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung

Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:20 WIB

Tutorial Jadi Cenayang Psikologi: Baca Karakter Orang Lewat Cara Dia Jalan dan Ngomong

Tutorial Jadi Cenayang Psikologi: Baca Karakter Orang Lewat Cara Dia Jalan dan Ngomong

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:20 WIB