Sinopsis Novel Berlatar Penembakan Misterius di Bandung: Melukis Jalan Astana

Tantrum

Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:03 WIB
Sinopsis Novel Berlatar Penembakan Misterius di Bandung: Melukis Jalan Astana
Novel Melukis Jalan Astana. ((ProPublic.info))

TANTRUM - Novel Melukis Jalan Astana yang mengambil latar belakang penembakan misterius di Bandung era 1980-an, kembali dicetak ulang oleh penerbit yang sama, Propublic.info. Sebelumnya, cetakan pertama novel ini pada Desember 2020.

Saat ini, novel yang ditulis Iman Herdi baru masuk pada tahap prapesan. Dalam sinopsisnya, novel ini bercerita tentang sebuah kampung di Bandung utara yang bergejolak karena rencana pembangunan yang diusung pengusaha dan mendapat dukungan dari penguasa lokal sebagai kepanjangan tangan rezim Orde Baru. 

Konflik diperuncing dengan adanya perdebatan tradisi dan agama. Kelompok tradisi terdesak karena pengusaha dan penguasa lokal berhasil bersekutu dengan pemuka agama. Sikap warga terbelah; ada yang setia mempertahankan tradisi, namun ada pula yang berpihak pada pembangunan. 

Samoja, seniman desa, ada di pusaran konflik itu, menjadi jangkar bagi warga dan kampungnya. Ia menjadikan kesenian sebagai media perlawanan. Usaha ini bisa saja berhasil seandainya tidak ada pengkhianatan.

Sementara itu, di Kota Bandung, perburuan terhadap para gali sedang gencar-gencarnya. Berita penemuan mayat dalam karung menjadi perbincangan lazim di warung kopi. Para preman, calo, penjudi, begal, atau orang-orang bertato, dipaksa tiarap dari incaran penembak misterius. Di tengah perburuan itu, Sekar Arum menjalani bahtera rumah tangga dengan Kadaka yang sayangnya menjadi target petrus (penembak misterius).

Bersama suaminya, Sekar Arum berlari dari satu persembunyian ke persembunyian lainnya, dari tengah kota menuju ke timur Bandung, kemudian kembali berlari menuju selatan. Mereka terus menghindar dari ancaman para pemburu yang memiliki mata dan telinga di mana-mana. Sampai suatu saat, Sekar Arum harus memilih antara bertahan dalam kegilaan bersama suaminya atau berlari untuk menyelamatkan diri dan anaknya, Adil.

Sebagaimana telah disinggung, novel melukis Melukis Jalan Astana saat ini masuk prapesan sebelum dicetak ulang. Proses prapesan berlangsung mulai 1-17 Agustus 2022. Harga prapesan novel ini tentunya berbeda dengan harga normalnya. 

Prapesan Novel Melukis Jalan Astana

Penulis: Iman Herdi

baca juga

Lukisan sampul depan: Alexandreia Indri Wibawa

Foto sampul belakang: Adi Marseila

Kategori: Novel

Tebal: 290 halaman

ISBN: 978-623-93907-6-1

Penerbit: Propublic.info

Ukuran: 14,5 x 20,5 cm

Kertas: bookpaper

Harga Prapesan: Rp65.000,-

Harga Reguler: Rp74.900,-

Pemesanan Hubungi LawangBuku: 0856.200.99.50 (WA)

IG/ FB/ Twitter: @lawangbuku

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Tips Membuat Novel Jadi Tidak Membosankan, Bikin Pembaca Penasaran Nih!

5 Tips Membuat Novel Jadi Tidak Membosankan, Bikin Pembaca Penasaran Nih!

Your Say | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:09 WIB

5 Cara Jadi Penulis E-Novel yang Banyak Penggemarnya, Intip Yuk!

5 Cara Jadi Penulis E-Novel yang Banyak Penggemarnya, Intip Yuk!

Your Say | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:47 WIB

Ulasan Novel Max Havelaar Beserta Keunikan-keunikan di Dalamnya

Ulasan Novel Max Havelaar Beserta Keunikan-keunikan di Dalamnya

Your Say | Selasa, 26 Juli 2022 | 09:40 WIB

Ulasan Buku Max Havelaar: Novel Karya Multatuli Berdasarkan Kisah Nyata

Ulasan Buku Max Havelaar: Novel Karya Multatuli Berdasarkan Kisah Nyata

Your Say | Selasa, 26 Juli 2022 | 09:04 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×