Duh Ngeri! 5 Miliar Tahun Lagi Matahari Kehilangan Energi

Tantrum | Suara.com

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:37 WIB
Duh Ngeri! 5 Miliar Tahun Lagi Matahari Kehilangan Energi
Jarak Bumi dan Matahari (Pixabay)

TANTRUM - Matahari, sebagai bintang yang jadi sumber energi untuk Bumi, disebut terus menerus kehilangan massa atau habis energi. 

Meskipun itu diprediksi masih lama, apakah ini pertanda kiamat di Bumi? Diberitakan Live Science, dicuplik dari CNN, Sabtu, 13 Agustus 2022, reaksi fusi nuklir yang menggerakkan Matahari mengubah massa menjadi energi mengikuti persamaan terkenal Einstein, E = mc^2 .

Karena Matahari terus-menerus menghasilkan energi, ia juga terus kehilangan massa. Para ahli memperkirakan proses ini akan berlangsung 5 miliar tahun lagi hingga benar-benar kehabisan 'bensin'.

Selama sisa masa hidup Matahari, model bagaimana bintang berevolusi dari waktu ke waktu memprediksi Matahari akan kehilangan sekitar 0,1 persen dari total massanya sebelum mulai mati.

Brian DiGiorgio, seorang astronom di University of California, Santa Cruz, mengatakan ketika 5 miliar tahun itu habis, Matahari akan menjadi raksasa merah.

Itu berarti Matahari akan menjadi lebih besar dan lebih dingin pada saat yang bersamaan. Ketika itu terjadi, Matahari yang kita kenal sekarang tak ada lagi.

Mengutip Space, Matahari akan berubah sebagai raksasa merah yang 2.000 kali lebih terang dari sekarang. Dia akan memasuki fase tersebut setelah membakar sebagian besar hidrogen di intinya.

Menurut NASA, Matahari akan berhenti menghasilkan panas melalui fusi nuklir sekitar 5 miliar tahun dari sekarang, dan intinya akan menjadi tidak stabil dan menyusut.

Jika Matahari meledak, semua kehidupan manusia dan tumbuhan di Bumi akan musnah alias kiamat. Kematian tata surya kita tidak diragukan lagi akan dihasilkan dari ledakan Matahari.

Dikutip dari Science Times, para ilmuwan tidak percaya ledakan itu akan terjadi karena Matahari sangat kecil dibandingkan dengan bintang lain di galaksi. 

Namun, para astronom percaya supernova raksasa akan sangat langka. Matahari diperkirakan akan berakhir dengan kecepatan yang lebih lambat dan bertahap.

Menurut para ahli, Matahari pada akhir masa akan mendingin dan tumbuh lebih besar, kemudian berubah menjadi monster merah.

DiGiorgio mengakui sejauh ini belum ada kesepakatan para ahli soal seberapa besar matahari akan membengkak selama fase raksasa merah itu. 

Menurutnya, ada perkiraan yang menunjukkan matahari akan tumbuh cukup besar hingga menelan Bumi dan menyebabkan planet berputar secara spiral dan tertelan.

Namun, katanya, ada pula kemungkinan perluasan ukuran Matahari tidak mencapai Bumi. Artinya, Bumi masih dapat bertahan dan terus mengorbit. Masalahnya, bisa tidak Bumi bertahan tanpa energi Matahari?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BRIN: Indonesia Berisiko Rendah Terdampak Badai Matahari

BRIN: Indonesia Berisiko Rendah Terdampak Badai Matahari

Tekno | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 22:14 WIB

Ilmuwan Temukan Batuan Bulan di Antartika, Mengandung Gas dari Bumi

Ilmuwan Temukan Batuan Bulan di Antartika, Mengandung Gas dari Bumi

Tekno | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB

Besok! Asteroid Seukuran Paus Biru akan Melewati Bumi

Besok! Asteroid Seukuran Paus Biru akan Melewati Bumi

| Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:03 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:41 WIB

Kapal Touska Disita, Iran Pastikan akan Balas Tindakan Amerika Serikat

Kapal Touska Disita, Iran Pastikan akan Balas Tindakan Amerika Serikat

News | Senin, 20 April 2026 | 09:40 WIB

Google Blokir 8,3 Miliar Iklan Berbahaya dengan AI Gemini, 99% Dicegah Sebelum Tayang

Google Blokir 8,3 Miliar Iklan Berbahaya dengan AI Gemini, 99% Dicegah Sebelum Tayang

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 09:34 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Niat Kuat Daliman Menuju Tanah Suci, Menabung Lewat Anak Sapi hingga Jadi Buruh Tani

Niat Kuat Daliman Menuju Tanah Suci, Menabung Lewat Anak Sapi hingga Jadi Buruh Tani

Jogja | Senin, 20 April 2026 | 09:29 WIB

Klasemen Liga Italia: Inter Milan Semakin Dekat dengan Juara, Butuh Dua Kemenangan Lagi

Klasemen Liga Italia: Inter Milan Semakin Dekat dengan Juara, Butuh Dua Kemenangan Lagi

Bola | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran

AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

News | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

Transaksi Luar Negeri Lebih Menguntungkan dengan Promo Cashback Kartu Kredit BRI

Transaksi Luar Negeri Lebih Menguntungkan dengan Promo Cashback Kartu Kredit BRI

Riau | Senin, 20 April 2026 | 09:25 WIB

Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini

Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini

News | Senin, 20 April 2026 | 09:22 WIB