Catatan Lain KPA Kota Bandung, Paparan HIV Terjadi ke 653 Ibu Rumah Tangga

Tantrum

Sabtu, 03 September 2022 | 17:48 WIB
Catatan Lain KPA Kota Bandung, Paparan HIV Terjadi ke 653 Ibu Rumah Tangga
Ciri-Ciri HIV AIDS (unsplash)

TANTRUM - Penyebaran kasus HIV/AIDS di Kota Bandung mengalami peningkatan mencapai 300 hingga 400 kasus setiap tahunnya. 

Bahkan kini terdapat 653 ibu rumah tangga (IRT) dinyatakan positif HIV/AIDS setelah dilakukan tes secara berkala yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung.
 
Menurut Ketua Sekretariat KPA Kota Bandung, Sis Silvia Dewi, terdapat 5.943 orang yang beridentitas Kota Bandung mengidap HIV/AIDS. 

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 300 kasus setiap tahunnya terutama selama masa pandemi Covid-19.
 
"Kasus positif untuk golongan mahasiswa mencapai 6,97 persen atau setara 414 kasus. Sedangkan untuk golongan ibu rumah tangga mencapai 11,8 persen atau setara 653 kasus," ujar Sis Silvia Dewi ditulis Sabtu, 3 September 2022.

Sedangkan berdasarkan data dari KPA Kota Bandung urutan tertinggi penularan berasal dari kalangan pegawai swasta dengan total 31,01 persen atau setara dengan 1.842 kasus. 

Salah satu faktor tertinggi penularan yakni berasal dari perilaku seksual berisiko atau berganti-ganti pasangan.

"Jadi kalau penyebabnya itu berdasarkan faktor resiko terbanyak di Kota Bandung, memang heteroseksual itu tinggi 39,52 persen jadi penularan antara perempuan dengan laki-laki lah seperti itu, dan itu hampir 40 persen, jadi orang-orang yang kena HIV/AIDS di Kota Bandung akibat perilaku heteroseksual," jelasnya.
 
Selain itu, masih banyaknya masyarakat yang tidak sadar dan enggan untuk memeriksakan diri meski kerap berperilaku seksual berisiko atau berganti pasangan. 

Pasalnya, lanjut Silvia, mayoritas pengidap HIV/AIDS pada awalnya tidak terdapat gejala terutama secara fisik, sehingga berisiko menularkan kembali kepada orang lain atau bahkan pasangannya. 
 
"Yang jadi sedih itu kan HIV/AIDS itu kan terutama HIV-nya engga ada gejala tuh, jadi banyaknya orang yang kena HIV tidak tahu kalau dia kena HIV. Akhirnya orang yang tertular ga sadar kalau ada ibu rumah tangga tertular lalu hamil akhirnya punya anak yang positif," ungkapnya.

Data tersebut merupakan akumulasi jumlah kasus HIV/AIDS dari tahun 1991 - 2021 di Kota Bandung. Berikut data penyebaran HIV-AIDS di Kota Bandung periode 1991 - Desember 2021 dari 5.943 pengidap HIV-AIDS dengan KTP Kota Bandung:

- Swasta: 31.01 persen

baca juga

- Wiraswasta: 15.32 persen

- Tidak bekerja: 12.44 persen

- Ibu rumah tangga: 11.18 persen

- Lain-lain: 9.45 persen

- Mahasiswa: 6.96 persen

- Tidak diketahui: 6.49 persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenaikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Bisa Ganggu Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bandung Siapkan Hal ini

Kenaikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Bisa Ganggu Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bandung Siapkan Hal ini

Jabar | Sabtu, 03 September 2022 | 11:07 WIB

Poligami Jadi Solusi Pencegahan HIV, Atalia Kamil Geram: Sebagai Ibu-ibu, Saya 100 Persen Tidak Setuju!

Poligami Jadi Solusi Pencegahan HIV, Atalia Kamil Geram: Sebagai Ibu-ibu, Saya 100 Persen Tidak Setuju!

Jabar | Jum'at, 02 September 2022 | 18:43 WIB

Belasan Siswa Sekolah Dasar Positif HIV/AIDS, Mayoritas dari Keluarga Tak Mampu

Belasan Siswa Sekolah Dasar Positif HIV/AIDS, Mayoritas dari Keluarga Tak Mampu

Jabar | Jum'at, 02 September 2022 | 14:34 WIB

Terkini

Review The Shrine: Teror Okultisme Jepang dan Korea yang Bikin Merinding!

Review The Shrine: Teror Okultisme Jepang dan Korea yang Bikin Merinding!

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 09:30 WIB

7 Sepatu Running Lokal Terbaik untuk Lari Jarak Jauh, Lengkap dengan Harganya

7 Sepatu Running Lokal Terbaik untuk Lari Jarak Jauh, Lengkap dengan Harganya

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 09:26 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:13 WIB

Dari Sudut Sempit ke Sudut Gawang, Gol Brilian Julian Alvarez Buyarkan Logika Statistik

Dari Sudut Sempit ke Sudut Gawang, Gol Brilian Julian Alvarez Buyarkan Logika Statistik

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 09:12 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:07 WIB

Dosen Kimia Ivan Barton Jadi Wasit Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol

Dosen Kimia Ivan Barton Jadi Wasit Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 09:05 WIB

Tersingkir di Perempat Final, Haaland Bawa Norwegia Ukir Kisah Bersejarah di Piala Dunia 2026

Tersingkir di Perempat Final, Haaland Bawa Norwegia Ukir Kisah Bersejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 09:05 WIB

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:02 WIB

×