PPATK Beberkan Aliran Uang Judi Ratusan Miliar oleh Lukas Enembe ke Kasino

Tantrum

Selasa, 20 September 2022 | 00:08 WIB
PPATK Beberkan Aliran Uang Judi Ratusan Miliar oleh Lukas Enembe ke Kasino
Gubernur Papua Lukas Enembe. (Dokumentasi Humas Pemprov Papua)

TANTRUM - Sebuah kasino tercatat menerima aliran uang judi dari tersangka kasus korupsi, Lukas Enembe, senilai USD 55 juta atau sekitar Rp560 miliar. Transaksi ini diketahui Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). 

Menurut Ketua PPATK Ivan Yustiavandana, transaksi perjudian bernilai fantastis itu dilakukan secara tunai oleh Gubernur Papua itu.

Aliran uang ke kasino itu adalah salah satu transaksi dalam periode tertentu. Temuan itu diperoleh PPATK setelah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Selain itu, PPATK juga menemukan aliran dana 5 juta Dollar Singapura atau sekitar Rp53,132 miliar. 

Dijelaskan Ivan, perjudian itu dilakukan Lukas Enembe di dua negara. Temuan itu sudah dianalisis PPATK dan disampaikan kepada KPK.

Diungkapkan, PPATK telah memantau transaksi keuangan Lukas Enembe sejak 2017. Hingga hari ini pihaknya telah menyampaikan 12 hasil analisis transaksi mencurigakan kepada KPK

"Sampai hari ini PPATK sudah menyampaikan hasil analisis sebanyak 12 hasil analisis kepada KPK, variasi kasusnya ada setoran tunai, kemudian ada setoran melalui nomini-nomini ya pihak-pihak lain angkanya dari Rp1 miliar sampai ratusan miliar," ungkap Ivan saat konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022), sebagaimana dilansir Suara.com

Kemudian ditemukan transaksi pembelian perhiasan mewah, salah satunya jam tangan senilai Rp550 juta.

"Pembelian jam tangan ya, sebesar 55 ribu dollar itu (atau) Rp550 juta," jelas Ivan.

Oleh sebabnya, PPATK membekukan rekening Lukas Enembe di 11 penyedia jasa keuangan yang nilai mencapai Rp71 miliar.

"Dan ada juga transaksi di Rp71 miliar tadi itu mayoritas dilakukan di anak yang bersangkutan, di putra dari yang bersangkutan," kata Ivan.

Sebelumnya diberitakan sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut pihaknya juga telah menetapkan Bupati Mimika dan Bupati Mamberamo Tengah sebagai tersangka, selain Lukas Enembe.

Tiga kepala daerah di Papua itu, menurut Alex, telah menjadi tersangka di KPK berdasarkan tindak lanjut laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi korupsi di Papua. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aktivitas di Pemprov Papua Normal Usai Lukas Enembe Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Aktivitas di Pemprov Papua Normal Usai Lukas Enembe Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Tantrum | Kamis, 15 September 2022 | 08:41 WIB

Tidak Pandang Bulu, Polisi Sikat Tiga Kakek Judi Remi di Kuburan

Tidak Pandang Bulu, Polisi Sikat Tiga Kakek Judi Remi di Kuburan

Tantrum | Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:04 WIB

Klub-klub Sepakbola Diminta PSSI Menghentikan Kerja Sama dengan Perusahaan Judi

Klub-klub Sepakbola Diminta PSSI Menghentikan Kerja Sama dengan Perusahaan Judi

Tantrum | Selasa, 23 Agustus 2022 | 22:33 WIB

Terkini

Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:15 WIB

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Nasional dan TVRI Sport

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Nasional dan TVRI Sport

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:15 WIB

3 Zodiak Raih Kesuksesan Finansial Selama 15-21 Juni 2026, Siap Banjir Rezeki?

3 Zodiak Raih Kesuksesan Finansial Selama 15-21 Juni 2026, Siap Banjir Rezeki?

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:10 WIB

Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam

Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam

Jawa Tengah | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:09 WIB

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:00 WIB

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Surakarta | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:54 WIB

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:52 WIB

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:40 WIB

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:35 WIB