Ada 2 Metode! Cara Aman Atasi Kesusupan

Tantrum | Suara.com

Selasa, 20 September 2022 | 11:08 WIB
Ada 2 Metode! Cara Aman Atasi Kesusupan
Merendam kaki. (Pexels-Anastasia Shuraeva)

TANTRUM - Kesusupan, atau sering orang sebut dengan kesusuban, adalah kondisi ketika benda kecil masuk dan terjebak di kulit. Padanan kata kesusupan atau kesusuban dalam bahasa Sunda adalah kasura.

Benda kecil yang masuk ini biasanya berupa serpihan kayu. Meski begitu, potongan kaca, logam, dan plastik juga bisa berukuran sangat kecil hingga menyebabkan kesusupan.

Biasanya, kesusupan terjadi pada kulit telapak kaki dan tangan. Anda mungkin bisa mengalaminya saat berjalan tanpa alas kaki di luar rumah.

Namun, menyentuh benda yang terdapat serpihan kayu juga bisa menyebabkannya. Walaupun yang terjebak adalah serpihan kecil, kondisi ini menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman.

Selain itu, melansir Kids Health, dicuplik dari laman Hello Sehat, Selasa, 20 September 2022, gejala atau tanda lain juga bisa muncul bila Anda mengalami kesusupan, seperti di bawah ini.

- Bintik kecil atau garis di bawah kulit.
- Seperti ada sesuatu yang tersangkut di bawah kulit.
- Rasa sakit di area masuknya serpihan.
- Terkadang muncul kemerahan, bengkak, terasa hangat, atau keluar nanah (tanda infeksi).

Menurut dr. Damar Upahita dari Hello Sehat, meski umum terjadi, kesusupan tentu cukup mengganggu. Untungnya, kondisi ini bisa diatasi dengan mudah di rumah.

Biasanya saat ini terjadi, kebanyakan orang akan terburu-buru mengeluarkan serpihan kayu yang terjebak dengan memencet atau mencubit kulit.

Nyatanya, cara ini kurang tepat. Alih-alih menyembuhkan kesusupan, cara ini malah akan membuat serpihan kayu rapuh dan hancur, sehingga lebih sulit dikeluarkan.

Jadi, harus bagaimana? Tenang dan ikuti beberapa cara aman menghilangkan kesusupan berikut ini.

1. Bersihkan area kulit yang kesusupan

Sebelum mengeluarkan serpihan kayu yang terjebak di dalam kulit, American Association of Dermatology menyarankan untuk mencuci area yang terkena lebih dahulu.

Tujuannya untuk mencegah infeksi karena kesusupan bisa menimbulkan luka terbuka. Jadi, cucilah tangan Anda terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir.

Lalu, lanjutkan dengan membersihkan area kulit di mana terdapat serpihan kayu menggunakan sabun dan air hangat, kemudian keringkan menggunakan handuk kering.

2. Rendam air hangat

Selain membersihkan area luka kesusupan, cara aman untuk mengatasi kondisi ini juga bisa dengan merendam bagian kulit yang terkena menggunakan air hangat.

Air hangat bisa membantu melembutkan kulit, sehingga memudahkan serpihan kayu untuk dikeluarkan.

Meski begitu, cara ini tidak selalu perlu dilakukan. Misalnya, menghilangkan kesusupan pada anak tidak perlu selalu melalui tahap ini karena kulitnya yang cenderung masih lembut.

3. Keluarkan serpihan menggunakan pinset

Jika serpihan kayu yang masuk ke dalam kulit mencuat atau terlihat ujungnya, Anda bisa menggunakan pinset untuk menjepit serpihan dan menariknya keluar.

Namun, pastikan Anda sudah mensterilkan ujung pinset ini menggunakan alkohol. Jika sudah steril, tarik serpihan kayu menggunakan pinset ke arah yang sama saat memasuki kulit.

Pastikan Anda tidak menekan dengan keras serpihan kayu ini karena bisa membuatnya pecah atau hancur, sehingga sulit dikeluarkan.

4. Keluarkan serpihan menggunakan jarum dan pinset

Berbeda dengan kondisi di atas, jika serpihan kayu yang masuk tertanam seluruhnya di bawah kulit, Anda bisa menggunakan jarum dan pinset untuk mengeluarkannya.

Cara menggunakan jarum dan pinset untuk menghilangkan kesusupan dimulai dengan membasahi jarum dan pinset dengan alkohol atau membakar ujungnya agar steril.

Lalu, tusukkan jarum pada kulit yang terdapat salah satu ujung serpihan, kemudian dorong serpihan tersebut hingga mencuat. Ujung serpihan yang mencuat kemudian ditarik dengan pinset.

5. Bersihkan dan oleskan petroleum jelly

Setelah berhasil mengeluarkan serpihan dari kulit, Anda perlu kembali membersihkan area kulit tersebut menggunakan air dan sabun, kemudian keringkan.

Lalu, oleskan dengan petroleum jelly atau salep antibiotik untuk membantu menjaga kelembapan kulit, mempercepat proses penyembuhan luka, serta mencegah infeksi.

Lalu, tutup area kulit tersebut dengan perban agar tidak kotor dan Anda bisa beraktivitas seperti biasa.

Cara lain untuk menghilangkan kesusupan

Cara di atas memang merupakan langkah pertolongan pertama dasar yang wajib Anda kuasai untuk mengatasi kesusupan.

Meski begitu, ada beberapa cara lain yang diklaim efektif untuk menghilangkan dan mengeluarkan serpihan penyebab kesusupan. Berikut beberapa caranya.

1. Pakai lakban

Bagi Anda yang tak ingin menggunakan jarum dan pinset, lakban juga bisa Anda gunakan untuk menarik serpihan kayu yang masuk ke dalam kulit.

Cara menghilangkan kesusupan dengan metode ini, yaitu tempelkan lakban di atas area kulit yang terkena. Lalu, angkat lakban dengan lembut hingga serpihan ikut keluar.

2. Pakai garam epsom

Garam epsom juga bisa membantu menghilangkan kesusupan karena dapat menekan serpihan hingga keluar. Caranya, larutkan secangkir garam epsom pada satu baskom air hangat.

Lalu, rendam area kulit yang terkena selama 10 menit atau sesuai kebutuhan, kemudian keluarkan serpihan kayu dengan pinset secara perlahan.

3. Bawang putih

Menggunakan bawang putih ternyata juga bisa menjadi cara untuk mengatasi kesusupan. Rempah ini memiliki sifat antibakteri, sehingga bisa membantu menghilangkan serpihan.

Caranya, potong bawang putih menjadi dua bagian, kemudian taruh di atas area kulit yang terkena dan ikat serta tutup dengan perban luka.

4. Madu

Bukan cuma rasanya yang enak, madu juga bisa membantu menghilangkan serpihan. Madu disebut memiliki sifat antiseptik serta dapat melembutkan kulit Anda.

Caranya, oleskan madu ke area kulit yang terkena, kemudian tutup dengan perban selama beberapa jam atau semalaman. Jika sudah, serpihan kayu tersebut akan dengan mudah dikeluarkan.

Jika cara-cara di atas tak juga dapat menghilangkan kesusupan atau muncul tanda-tanda luka infeksi, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penanganan ODGJ di Jawa Barat, Kekurangan Tenaga Ahli

Penanganan ODGJ di Jawa Barat, Kekurangan Tenaga Ahli

| Selasa, 20 September 2022 | 07:56 WIB

Shopee PHK Karyawan, Berikan Pesangon dan Tambahan 1 Kali Gaji Plus Asuransi Sampai Akhir Tahun

Shopee PHK Karyawan, Berikan Pesangon dan Tambahan 1 Kali Gaji Plus Asuransi Sampai Akhir Tahun

| Senin, 19 September 2022 | 13:07 WIB

Cegah Meluasnya Paparan HIV, PrEP Diterapkan di Kota Bandung

Cegah Meluasnya Paparan HIV, PrEP Diterapkan di Kota Bandung

| Senin, 19 September 2022 | 09:05 WIB

Seiring Waktu Lepas Sendiri, Jangan Sentuh Keropeng Cacar Monyet

Seiring Waktu Lepas Sendiri, Jangan Sentuh Keropeng Cacar Monyet

| Senin, 19 September 2022 | 07:47 WIB

Atasi Sendi dan Otot Kaku, Lakukan 5 Cara Ini untuk Melenturkan Badan

Atasi Sendi dan Otot Kaku, Lakukan 5 Cara Ini untuk Melenturkan Badan

| Senin, 19 September 2022 | 06:34 WIB

Terkini

Motif Pembunuhan Wanita di Sholis Bogor, Pelaku Sakit Hati Dihina Yatim Piatu

Motif Pembunuhan Wanita di Sholis Bogor, Pelaku Sakit Hati Dihina Yatim Piatu

Bogor | Senin, 25 Mei 2026 | 17:06 WIB

Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar

Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar

Kaltim | Senin, 25 Mei 2026 | 17:02 WIB

Berangkat Ibadah Haji Tanpa Keluarga, Raffi Ahmad Ternyata Punya Tugas Kenegaraan

Berangkat Ibadah Haji Tanpa Keluarga, Raffi Ahmad Ternyata Punya Tugas Kenegaraan

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 17:00 WIB

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:57 WIB

Pabrik Kimia PT MCCI Diduga Meledak, Asap Putih dan Bau Menyengat Hantam Pemukiman

Pabrik Kimia PT MCCI Diduga Meledak, Asap Putih dan Bau Menyengat Hantam Pemukiman

Banten | Senin, 25 Mei 2026 | 16:56 WIB

Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?

Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:55 WIB

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:54 WIB

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB

Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental

Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 16:52 WIB

Samsung Galaxy S27 Pro! Flagship dengan Body Compact Segera Hadir?

Samsung Galaxy S27 Pro! Flagship dengan Body Compact Segera Hadir?

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 16:51 WIB