TANTRUM - Selamat Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H / tahun 2022. Berikut sejarah singkat Nabi Muhammad yang layak diteladai dan contoh ucapan selamat serta link download Maulid Nabi 2022.
Hari ini Sabtu, 8 Oktober 2022 bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Anda bisa menggunakan contoh ucapan selamat dan link download Twibbon Maulid Nabi 2022 untuk memeriahkan salah satu hari kebesaran umat Islam tersebut.
Contoh ucapan selamat dan link download Twibbon Maulid Nabi 2022 juga bisa dikirimkan ke sanak saudara, mitra kerja, dan umat Islam lain.
Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan contoh ucapan selamat dan link download Twibbon Maulid Nabi 2022 sebagai status di media sosial.
Bersamaan dengan Maulid Nabi 2022, kita juga perlu meneladani kisah hidup dan sunah-sunah Nabi Muhammad SAW.
Dilansir dari website NU Jabar, Maulid Nabi sudah dilakukan oleh masyarakat Muslim sejak tahun kedua hijriah. Catatan tersebut merujuk pada Nuruddin Ali dalam kitabnya Wafa’ul Wafa bi Akhbar Darul Mustafa.
Selain itu, dalam catatan tersebut juga dijelaskan bahwa seorang bernama Khaizuran (170 H/786 M) yang merupakan ibu dari Amirul Mukminin Musa al-Hadi dan al-Rasyid datang ke Madinah dan memerintahkan penduduk mengadakan perayaan kelahiran Nabi Muhammad di Masjid Nabawi.
Dari Madinah, Khaizuran juga menyambangi Makkah dan melakukan perintah yang sama kepada penduduk Makkah untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad.
Jika di Madinah bertempat di masjid, Khaizuran memerintahkan kepada penduduk Makkah untuk merayakan Maulid di rumah-rumah mereka.
- 50 Link Twibbon Maulid Nabi 2022
Baca Juga
Nabi Muhammad SAW diyakini lahir pada 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah (570 Masehi). Kini, momen kelahiran Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awwal diperingati oleh Muslim di seluruh dunia dengan perayaan Maulid.
Tak terkecuali di Indonesia, peringatan Maulid Nabi SAW dilakukan dengan berbagai ekspresi. Masyarakat Jawa, misalnya, merayakan Maulid dengan membaca Manakib Nabi Muhammad dalam Kitab Maulid Barzanji, Maulid Simtud Dhurar, Diba’, Saroful Anam, Burdah, dan lain-lain.
Selesai membaca Manakib Nabi Muhammad, biasanya masyarakat menyantap makanan bersama-sama yang disediakan secara gotong royong oleh warga.
Masyarakat Muslim tidak hanya bergembira merayakan kelahiran Nabi, tetapi juga bersyukur atas teladan, jalan hidup, dan tuntunan yang dibawa oleh Nabi.
Bangsa Indonesia tidak hanya beragam atau majemuk dalam hal agama, suku, bahasa, seni, dan lain-lain, tetapi juga beragam dalam mengekspresikan tradisi amaliyah keagamaan seperti Maulid.
Seperti di Sulawesi Selatan yang merayakan Mualid dengan cara yang unik. Perayaan Maulid tersebut dinamakan Maudu Lompoa atau Maulid Akbar. Bahkan dirayakan lebih ramai dari hari raya Idul Fitri.