Dengan Inovasi! Tingkatkan Nilai Tambah Produk Unggulan Desa

Tantrum

Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:44 WIB
Dengan Inovasi! Tingkatkan Nilai Tambah Produk Unggulan Desa
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membuka acara Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIII. (Biro Adpim Jabar)

TANTRUM - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) harus dapat meningkatkan nilai tambah produk unggulan desa.

Menurut dia, kondisi ekonomi dunia hari ini mengalami goncangan luar biasa. Maka salah satunya upaya agar ekonomi Indonesia bisa lebih kokoh dan kuat dengan penggunaan semaksimal mungkin produk -produk dalam negeri.

Selain itu, TTG kata Mendes PDTT, seyogianya memberikan efisiensi sekaligus meningkatkan produktivitas produk unggulan desa.

Sejauh ini, penggunaan TTG di desa sudah semakin marak mulai untuk pertanian, peternakan, dan budi daya perikanan.

"Maka kami ingin teknologi tepat guna menjadi motivasi kita semua untuk terus mendorong teknologi baru yang lebih memudahkan menguntungkan kemajuan desa dan daerah," ujar Abdul Halim saat membuka acara Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIII Tahun 2022, di Hotel Aston Cirebon, kemarin (Rabu,19/10/2022).

Menteri Abdul juga menyebut bahwa antardaerah dapat saling mereplikasi TTG yang dibutuhkan di daerahnya.

Sejalan itu dalam kebijakan pembangunan desa, penggunaan TTG merupakan pencapaian SDG's, atau pembangunan berkelanjutan. Maka pemanfaatan dana desa juga dapat diarahkan untuk pengembangan TTG.

"Pada kurun waktu 2015- 2022 peralatan TTG di desa bidang pertanian berhasil meningkatkan produktivitasnya terhadap pertanian," ujar Abdul.

"Dampaknya desa melaporkan keberhasilan produksi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan mengalami peningkatan yang cukup signifikan," tambahnya. 

Maka, kata Menteri Desa, TTG menjadi hal penting peningkatan produktivitas desa, teknologi tepat guna menjadi jalan bagi peningkatan status desa. 

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, menyebut gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara 2022 menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat dan banyak mengandung hikmah. 

Selain jadi ajang silaturahmi para pejabat, serta para inovator dari provinsi, hingga kabupaten /kota se- Indonesia.

Acara tingkat nasional ini juga menjadi tempat bertukar pikiran dan inovasi sehingga antardaerah dapat saling melengkapi.

"Saya melihat teknologi tepat guna khususnya mendukung kebutuhan pangan di Indonesia," ungkap Ulum.

"Di sini bisa saling tukar informasi teknologi yang ditemukan di desa satu dan lain, jadi motivasi daerah lain, karena memang seseorang terbuka penglihatan karena pergaulan. Insyaallah kegiatan ini bermanfaat bagi bangsa dan negara," tuturnya. 

Pada helatan tahun ini, Provinsi Jawa Barat memamerkan beberapa inovasi TTG, di antaranya alat pengupas kolang kaling karya Wahyu, warga Desa Cisampih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, yang keluar sebagai Juara Favorit kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna.

Lalu, ada alat pengusir burung tenaga surya, yang dikembangkan Yanyan Sopyanudin Kepala SMK PGRI Telagasari Karawang.

Hingga mesin perontok padi portabel, karya Samsul Zuhri Pemuda asal Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

Selain itu, pada kategori Posyantek Desa Berprestasi, Juara 1 dimenangkan Posyantek Mandiri Jaya, Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, yang diketuai Sarim.

Posyantek atau Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna merupakan lembaga pelayanan TTG yang memberikan pelayanan teknis, informasi dan orientasi berbagai jenis TTG.

"Inovasi dalam kehidupan penting, apalagi inovasi menuju kebaikan. Karena tujuan inovasi untuk mengubah masyarakat menjadi lebih baik lagi," tambah Ulum.

"Ketahanan pangan penting untuk bangsa dan negara melalui loncatan teknologi yang luar biasa. Ingat masyarakat tidak makan besi, beton, masyarakat makan pangan hasil produk para petani," tambah Ulum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemalsu Data Pribadi Diancam Denda hingga Rp6 Miliar

Pemalsu Data Pribadi Diancam Denda hingga Rp6 Miliar

Tantrum | Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:04 WIB

Cegah Polarisasi saat Pemilu 2024, Satgasus Siber Dibutuhkan oleh Bawaslu

Cegah Polarisasi saat Pemilu 2024, Satgasus Siber Dibutuhkan oleh Bawaslu

Tantrum | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:45 WIB

Konversi Sebagian Pendapatan Migas, Komitmen ADPMET Suarakan Aspirasi Daerah Penghasil

Konversi Sebagian Pendapatan Migas, Komitmen ADPMET Suarakan Aspirasi Daerah Penghasil

Tantrum | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:04 WIB

Jangan Gengsi Belajar Bahasa Arab! Dengerin Wejangan Wagub Jabar

Jangan Gengsi Belajar Bahasa Arab! Dengerin Wejangan Wagub Jabar

Tantrum | Rabu, 19 Oktober 2022 | 08:08 WIB

Gebyar BIAN Jabar, Kejar Target Sasaran Imunisasi Anak

Gebyar BIAN Jabar, Kejar Target Sasaran Imunisasi Anak

Tantrum | Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:49 WIB

Terkini

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:46 WIB

Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik

Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia

Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:35 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Ji Sung Jadi Mantan Bos Geng di Drama Comedy-Thriller 'The Apartment Job'

Ji Sung Jadi Mantan Bos Geng di Drama Comedy-Thriller 'The Apartment Job'

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:30 WIB

Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi

PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi

Jogja | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:21 WIB