Pemerintah Gelar Empat Temu Bisnis Tingkatkan Belanja Produk Dalam Negeri

Tantrum | Suara.com

Rabu, 04 Januari 2023 | 07:56 WIB
Pemerintah Gelar Empat Temu Bisnis Tingkatkan Belanja Produk Dalam Negeri
Festival Sentra UMKM di Cihampelas Walk. ((Humas Bandung))

TANTRUM - Belanja produk dalam negeri (PDN) ditargetkan mencapai sebanyak 95 persen dengan penayangan 5 juta produk dalam negeri di e-katalog pada tahun 2023.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pihaknya merencanakan untuk menggelar empat kali temu bisnis, menyusul kesuksesan ajang serupa pada 2022.

"Tahun 2023 kita harus menyelenggarakan temu bisnis sebanyak empat kali untuk mencapai target belanja PDN senilai minimal 95 persen anggaran barang dan jasa dan penayangan 5 juta produk dalam negeri di e-katalog, meningkatkan permintaan domestik terhadap PDN, dan meningkatkan jumlah onboarding UMKM/IKM ke ekosistem digital," katanya.

Luhut menjelaskan pelaksanaan temu bisnis tahun 2022 telah turut mendukung pencapaian belanja produk dalam negeri. Hingga 2 Januari 2022, tercatat realisasi belanja PDN oleh kementerian/lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah dan BUMN mencapai Rp698,68 triliun atau 69,78 persen dari komitmen Rp1.001,26 triliun.

Sebanyak 10 kementerian/lembaga dengan anggaran terbesar telah merealisasikan 64,55 persen komitmen belanja PDN.

Selain mendorong penyerapan produk dalam negeri, Luhut menerangkan aksi afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) diharapkan juga dapat menjaga permintaan produk manufaktur dalam negeri.

Pemerintah menilai permintaan produk dalam negeri masih kuat menyusul capaian Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia juga meningkat menjadi 50,9 pada Desember 2022, lebih tinggi dari rerata sepuluh tahun dan diproyeksikan terus naik pada 2023 dan 2024.

Luhut mengungkapkan tantangan peningkatan realisasi PDN yaitu keterbatasan ketersediaan PDN untuk substitusi impor, kapasitas produksi PDN, dan varian dan jumlah produk di e-katalog.

Ia menyebutkan ada lima aspek yang harus diperbaiki dalam pelaksanaan temu bisnis PDN Aksi Afirmasi Gernas BBI guna merealisasikan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022, yakni penajaman identifikasi kebutuhan produk belanja pemerintah, peningkatan jumlah industri atau UMK dalam negeri sebagai substitusi impor, peningkatan jumlah peserta showcase dalam negeri, pembelian secara langsung melalui e-katalog dan pelibatan masyarakat umum.

"Pelaksanaan temu bisnis tahun 2023 ditargetkan dapat mencapai komitmen belanja minimal Rp250 triliun per tahap, dengan menghadirkan industri/UMK/rintisan pendukung sesuai kebutuhan belanja pemerintah," terangnya.

Luhut meminta TNI melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perindustrian untuk mengidentifikasi pengadaan impor barang/jasa pemerintah dan meningkatkan jumlah peserta temu bisnis dari kalangan industri/UMK/rintisan untuk melakukan showcase produk dalam negeri khususnya substitusi impor.

Selain itu, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Pertahanan diminta untuk berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) agar menayangkan di e-katalog PDN yang dipamerkan dan dibeli secara langsung (live shopping) pada saat pelaksanaan temu bisnis.

"Selanjutnya, LKPP agar melakukan sosialisasi Rancangan Undang-Undang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah pada pelaksanaan tiap temu bisnis," katanya.

Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) juga diminta agar memasukkan penilaian kinerja tiap K/L dalam mencapai target belanja produk dalam negeri sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelatihan dari BRI Bantu Para Ibu di Desa Bongas untuk Dapat Penghasilan Sendiri

Pelatihan dari BRI Bantu Para Ibu di Desa Bongas untuk Dapat Penghasilan Sendiri

Bogor | Senin, 02 Januari 2023 | 18:00 WIB

Miliki Peluang Berkembang, Wanita Ini Dapatkan Kredit Usaha Rakyat Dua Kali dari BRI

Miliki Peluang Berkembang, Wanita Ini Dapatkan Kredit Usaha Rakyat Dua Kali dari BRI

Jogja | Senin, 02 Januari 2023 | 17:30 WIB

Usaha Kerupuk Daun Bambu Ibad Badriah Berjalan Sukses Setelah Dapat Pelatihan dan Modal dari BRI

Usaha Kerupuk Daun Bambu Ibad Badriah Berjalan Sukses Setelah Dapat Pelatihan dan Modal dari BRI

Jatim | Senin, 02 Januari 2023 | 17:00 WIB

Terkini

Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia

Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 08:05 WIB

6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan

6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya

LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Kreator Go For It Nakamura-kun! Hapus Akun X Usai Hadapi Dugaan Pelecehan

Kreator Go For It Nakamura-kun! Hapus Akun X Usai Hadapi Dugaan Pelecehan

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

4 Link CCTV Live Semarang di Semua Lokasi

4 Link CCTV Live Semarang di Semua Lokasi

Jawa Tengah | Rabu, 15 April 2026 | 07:56 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

KPAI Soroti Kasus Anak SMP Siak Tewas, Sesalkan Unsur Senjata Masuk Praktikum

KPAI Soroti Kasus Anak SMP Siak Tewas, Sesalkan Unsur Senjata Masuk Praktikum

Riau | Rabu, 15 April 2026 | 07:50 WIB

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB