Ekonomi Melambat Mayoritas Warga Berjuang Penuhi Kebutuhan

Tantrum | Suara.com

Senin, 27 Februari 2023 | 14:00 WIB
Ekonomi Melambat Mayoritas Warga Berjuang Penuhi Kebutuhan
IMF (Antara)

TANTRUM - Seluruh pimpinan G20 diajak untuk memperkuat arsitektur keuangan internasional, khususnya di bidang resolusi utang dan memperkuat jaring pengaman keuangan global.

"Komunitas internasional memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama mencari solusi bagi anggota keluarga global kita yang paling rentan," kata Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) Kristalina Georgieva.

Dengan pertumbuhan global yang melambat pada tahun 2023 dan tetap di bawah rata-rata historis, ia menyebutkan terlalu banyak masyarakat di banyak negara yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan.

Dalam resolusi utang, Kristalina sangat mendukung upaya untuk memperkuat arsitektur utang dan meningkatkan kecepatan dan efektivitas penyelesaian utang. Langkah tersebut mengingat meningkatnya kerentanan utang di banyak negara.

Kerentanan utang negara, yang sudah meningkat sebelum pandemi, telah diperburuk oleh guncangan yang berasal dari COVID-19 dan perang Rusia melawan Ukraina. Hal ini khususnya berlaku untuk negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah dengan ruang kebijakan yang sangat terbatas dan kebutuhan pembangunan yang sangat besar.

Oleh karena itu, dirinya menekankan sangat penting bagi G20 untuk memperkuat arsitektur utang. G20 melakukan langkah itu pada tahun 2020 dengan Debt Service Suspension Initiative (DSSI) dan membentuk Common Framework (CF) untuk penyelesaian utang.

"Sejak itu, CF memberikan operasi utang untuk Chad. Sekarang sangat penting untuk menyelesaikan restrukturisasi utang Zambia, membentuk Komite Kreditor untuk Ghana, dan memajukan kerja sama dengan Ethiopia," tuturnya.

Meskipun demikian, lanjut Kristalina, proses yang lebih dapat diprediksi, tepat waktu, dan teratur diperlukan baik untuk negara-negara di bawah CF maupun untuk negara-negara yang tidak tercakup olehnya, termasuk Sri Lanka dan Suriname.

Sementara itu dalam memperkuat jaring pengaman keuangan global, IMF sendiri telah meningkatkan pinjaman karena anggota IMF menghadapi tantangan ekonomi signifikan, yang telah dibawa beberapa tahun terakhir.

Melalui fasilitas pinjaman standar dan pembiayaan darurat, IMF telah menyetujui pembiayaan sebesar 272 miliar dolar AS untuk 94 negara sejak awal pandemi, dimana sebanyak 57 negara di antaranya adalah negara berpenghasilan rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengkhawatirkan, Utang Negara Sudah Tembus Rp 7.754 Triliun

Mengkhawatirkan, Utang Negara Sudah Tembus Rp 7.754 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Februari 2023 | 12:53 WIB

Marak Warga RI "Mangkir" Tidak Bayar Utang Pinjol

Marak Warga RI "Mangkir" Tidak Bayar Utang Pinjol

Your Say | Minggu, 26 Februari 2023 | 13:24 WIB

Tak Bayar Utang! Ressa Herlambang Kabur Dari Rentenir, Gimana Hukumnya Dalam Islam?

Tak Bayar Utang! Ressa Herlambang Kabur Dari Rentenir, Gimana Hukumnya Dalam Islam?

Lifestyle | Minggu, 26 Februari 2023 | 12:45 WIB

Terkini

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Banten | Rabu, 29 April 2026 | 23:27 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:51 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kalbar | Rabu, 29 April 2026 | 22:28 WIB

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:17 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB