SuaraTasikmalaya.id - Permasalahan rumah tangga Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna Mustika rupanya melebar ke berbagai persoalan yang menyangkut masalah pemerintahan di Purwakarta.
Terbaru adalah ketika Anne Ratna Mustika terang-terangan jika Bupati Purwakarta sebelumnya, yakni Dedi Mulyadi menyisakan banyak utang.
Ironisnya, Anne Ratna Mustika mengaku sebagai istri yang kini menjawab Bupati Purwakarta, mau membayarkan utang di rezim terdahulu.
Namun, karena saat ini sedang tidak akur dengan sang suami, Anne Ratna Mustika mengaku tidak akan membayarkan utang rezim terdahulu.
Diduga gara-gara membawa masalah pribadi ke pemerintahan, pihak Dedi Mulyadi merasa berang dengan tindakan Anne Ratna Mustika.
Pihak Dedi Mulyadi menilai, apa yang dilakukan Anne Ratna Mustika tidak profesional lantaran tidak bisa membedakan mana utang pribadi dengan utang ketika Dedi Mulyadi menjadi bupati.
Terkait hal itu diduga dipicu perseteruan yang semakin memanas antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika.
Kini kedua pihak terlibat saling serang dan melempar opini-opini untuk saling menjatuhkan.
Terkait sikap Anne Ratna Mustika yang seolah diduga menebar fitnah, langsung ditanggapi pengacara Kang Dedi Mulyadi.
Pengacara Dedi Mulyadi, AA Ojat akhirnya angkat bicara mengenai klien yang diduga menjadi korban fitnah dari Anne Ratna Mustika.
Dikatakan AA Ojat, Dedi Mulyadi adalah kepala keluarga hingga saat ini. Dedi Mulyadi dikatakannya, tak memiliki keinginan untuk mengumbar aib siapapun terlebih Anne Ratna Mustika yang masih menjadi istrinya.
Dedi Mulyadi sama sekali tidak punya niatan membongkar aib siapapun yang menyangkut rumah tangganya.
AA Ojat menilai apa yang dilakukan Anne Ratna Mustika sangat tidak pantas.
Terlebih, semua itu dipertontonkan pada publik yang justru masalah keluarga menjadi rumit lantaran melebar.
Kata dia, Anne Ratna Mustika dinilai tidak pantas melakukan itu pada siapapun.