SuaraTasikmalaya-Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menghadiri acara puncak Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2022 dan Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi yang digelar di Gedung Sate, Bandung, Selasa 6 Desember 2022.
Anne mengunggah foto kegiatannya di Bandung dalam akun instagramnya @anneratna82. Tampak mengenakan batik coklat dan pakai masker putih, Istri Kang Dedi Mulyadi ini tampak cantik. Postingan pada Selasa 6 Desember 2022 itu itu dilike 122. Namun tidak ada komentar sebab memang kolom komentar instagram Anne Ratna Mustika dimatikan.
Lantas apa saja korupsi yang sedang ditangani penegak hukum Purwakarta selama Anne Ratna Mustika menjabat?
Dilansir dari berbagai sumber saat ini kejaksaan Kejaksaan Negeri Purwakarta sedang menangangi tiga kasus korupsi di Purwakarta.
Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Nurhayatie mengatakan, pihaknya tengah fokus menyelesaikan tiga kasus kasus dugaan korupsi pada masa Bupati Anne Ratna Mustika.
Sala satunya adalah dugaan korupsi dana kapitasi di DInas Kesehatan Kabupaten Purwakarta.
”Kami fokus menuntaskan kasus ini, ” ujarnya dikutip Antara Jumat, 2 Desember 2022.
Ada juga kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Kantor Kominfo Purwakarta yang nilainya lumayan besar
Ia menilai, pihak rekanan dalam hal ini PT Bagas Jaya tidak cukup mengembalikan temuan BPK saja. Yang menjadi sorotan, kenapa sampai kekurangan volume pekerjaan cukup besar hitungan pemeriksaan BPK.
” Apalagi, ada dugaan proyek pembangunan Dinas Kominfo diduga oleh pemenang tender di Sub kan lagi ke kontraktor lain, ” katan
Itu terbukti, saat pengembalian kelebihan pembayaran muncul dua perusahaan, dimana setoran pertama oleh PT Bagas Jaya, sebesar Rp. 10 juta tertanggal 20 Juni 2022, setoran kedua oleh CV Dahlia Indah sebesar Rp. 125. juta tertanggal 29 Agustus 2022, dan setoran ketiga oleh PT. Bagas Jaya sebesar Rp. 91.154.947 tidak tertanggal
Kabid Tabang Dinas PUPR Kabupaten Purwakarta, Muhtar ketika dikonfirmasi terkait dengan dua perusahaan yang menyetorkan kelebihan pembayaran atas proyek pembangunan kantor Diskominfo Purwakarta, tidak bisa memberikan penjelasan secara rinci.
”Lepat nulis wungkul, kegiatannya aja yang diliat, ” katanya.
Sumber: Antara