Salah satunya mengeluhkan kesiapan sistem pengelolaan data pun juga pengamanannya.
Ada juga yang menyorot kondisi masyarakat yang tidak semuanya paham mengoperasikan ponsel pintar yang jadi persyaratan utama membuat KTP digital ini.
Berikut beberapa komentar netizen Instagram:
@mypickoer_31 : “Apakah semua kantor Disdukcapil sudah bisa melayani permintaan scan QR Code nya?”
@tirtomoyomalang : “Kalo verifikasinya by selfie via aplikasi, fungsinya datang ke dukcapil apa ya?”
@soleh.88 : “Apakah semua dinas dukcapil di Indonesia sudah menerapkan tidak?”
@_siapapun20 : “Takut bocor aja sih”
@ramafn : “fungsinya datang langsung ke dukcapil apa? kurang detail, swafoto d hp sendiri, qr kan bisa dishare di website”
@usman_omen : “Bagaimana keamanannya kalau HP itu hilang atu dicuri orang?”
@usaepllh : “Kayaknya masih sangsi sih, Min dengan keamanan datanya. Mohon diinfokan juga prihal keamanannya, Min”
@iyanzzpratiwa : “Yg punya HP andoid aja terkendala ga bisa scan barcode, alesannya ga suppport .. apalagi yang ga punya. Lantas masa gara2 proyek ini rakyat kudu pada beli hp baru...” (*)