SUARA TASIKMALAYA – Federasi sepak bola dunia, FIFA saat ini sedang disibukkan dengan beberapa urusan, diantaranya adalah terkait dengan Piala Dunia U20 dan masalah penyerangan Isreal terhadap suporter palestina.
Namun, sikap berbeda FIFA disorot. Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20 akibat polemik penolakan timnas Israel. Hal ini menjadi pertimbangan penting FIFA untuk memutuskan pembatalan.
Di sisi lain, terjadi peristiwa penyerangan yang dilakukan Israel terhadap suporter Palestina. Serangan ini menggunakan peluru karet dan gas air mata di dalam stadion. Namun, terhadap kejadian ini, FIFA masih bungkam dan tidak memberikan satupun pernyataan.
Sikap FIFA ini menjadi sorota, salah satunya adalah dari pemerintah Qatar. Melalui asisten Menteri Luar Negerinya, Lolwah Al Khater, Qatar menyebut bahwa Israel istimewa di mata FIFA.
“Pasukan pendudukan Israel menyerang final sepak bola Palestina. Seandainya ini dilakukan oleh negara lain mana pun, itu akan menjadi tajuk utama, tetapi itu adalah Keistimewaan Israel di mana ia bertindak dan diperlakukan sebagai negara di atas Hukum Internasional," tulis Al Khater di akun Twitter resminya, @Lolwah_Alkhater, dilihat Selasa (4/4/2023).
Jika FIFA tegas dan berikan sanksi yang sesuai kepada Israel, ini menjadi peluang Indonesia untuk bisa bermain di Piala Dunia U20. (*)