SUARA TASIKMALAYA - Tokoh Reformasi, Amien Rais menyerukan untuk menumbangkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Seruan Amies Rais menumbangkan Jokowi ini disuarakan di kampung halaman orang nomor satu RI, Solo.
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais mengajak Umat Islam tak gentar berjihad.
Dengan bergandengan tangan dan tak gentar berjihad secara konstitusional, Amien Rais percaya diri Jokowi akan tumbang.
Amien Rais juga mengajak gerakan people power di acara dialog nasional 'Rakyat Bertanya, Kapan People Power' yang diselenggarakan oleh Megabintang di Solo.
"Ini memang diperlukan people power (melengserkan Jokowi)," kata Amien Rais.
Dalam UUD kita itu ada di Bab I, Pasal I berbunyi "Kedaulatan berada di tangan rakyat, dan dilaksanakan menurut UUD 1945."
Gerakan people power bisa dilakukan sebagai langkah mekanisme di DPR, DPD dan MPR sudah buntu.
"Jadi kalau DPR, DPD, MPR sudah ndlosor sudah tak mau mengangkat kepala lagi, itu berati mengkhianati rakyat yang telah memlilihnya," tambahnya.
Baca Juga: Kuota sudah Terpenuhi, Berikut Pemain Asing yang Dimiliki Persib
Amien Rais menilai jika Jokowi awalnya diidam-idamkan rakyat. Dia mengakui Jokowi awalnya menjadi pemimpin yang bisa diamanahi harapan, namun kini justru makin jauh dari visi kerakyatan.
"Saudara Joko Widodo ini orang Solo yang semula seperti memberikan harapan, tapi lama-lama makin mendung, makin gelap dan mungkin perlu dilengserkan," jelasnya.
"Ini Presiden ke-7 yang langkah-langkahnya telah mengkhianati bangsa Indonesia," jelasnya.
Di hadapan peserta diskusi di kota yang dipimpin oleh Wali Kota Gibran Rakabuming Raka itu, Amien mengingatkan agar Umat Islam jangan lupa ada perintah jihad yang ada di dalam Alquran.
"Menurut saya Umat Islam agak lupa perintah jihad fi sabililah itu tertera dalam Alquran," katanya. (*)