Meski sempat absen di edisi 2022 karena Covid-19, faktanya Timnas Indonesia u-23 pernah menyabet trofi Piala AFF U-23 2019 di bawah asuhan Indra Sjafri.
Saat itu Timnas Indonesia U-23 lolos ke semifinal sebagai runner up grup B kemudian skuad Garuda Muda menang atas Vietnam di semifinal.
Terakhir Timnas Indonesia melumat Thailand dengan skor 2-1 di final. Ini menjadi modal positif bagi tim merah putih untuk meraih gelar keduanya.
4. Tidak Punya Beban Berat
Ketua PSSI Erick Thohir mengatakan pihaknya tidak membebani target kepada Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF.
Erick menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk lolos ke ajang Piala Asia U-23 2024. PSSI akan mempersiapkan tim untuk mengisi persiapan U-23 yaitu Piala Asia U-23.
"Jadi ini bukan tim inti tetapi kita ingin jadi sasaran antara supaya mereka bisa beradaptasi sehingga ada pemain-pemain yang bisa kita siapkan nanti," kata Erick Thohir.
Itu sebabnya kali ini Timnas Indonesia U-23 tidak memiliki beban yang berat di Piala AFF U-23 2023. Hal itu dapat membuat pasukan lebih lepas hingga dapat mengalahkan setiap lawannya.
5. Punya Penyerang Gacor
Skuad Timnas Indonesia U-23 asuhan Shin Tae Yong kali ini memiliki penyerang lokal gacor.
Dia bernama Ramadan Sananta. Bomber Persis Solo itu sebelumnya juga merebut gelar top skor Sea Games 2023 dengan membukukan 5 gol.
Baca Juga: Tiba di Thailand Alfeandra Dewangga Meringis, Pertanda Absen di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia?
Di Liga 1 hingga pekan kedelapan, bomber berusia 20 tahun itu sudah membukukan 4 gol dari 7 laga yang telah dijalani bersama Persis Solo.
Ramadan Sananta diharapkan tampil on fire di Piala AFF U-23.
Ia akan menjadi andalan Shin Tae Yong untuk membawa Timnas Indonesia U-23 merebut gelar juara Piala AFF U-23 2023. (*)