NGERI! Rahmat Bagja Akui Sistem Bawaslu Diretas dari Luar

tasikmalaya

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 06:48 WIB
NGERI! Rahmat Bagja Akui Sistem Bawaslu Diretas dari Luar
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja tengah memberikan keterangan pers di Media Centre Bawaslu setempat. (Antara)

SUARA TASIKMALAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Indonesia telah menjelaskan alasan di balik penundaan pengumuman hasil seleksi anggota Bawaslu tingkat Kabupaten/Kota. Bawaslu mengungkapkan bahwa keterlambatan tersebut terjadi karena adanya usaha peretasan terhadap sistem rekrutmen mereka.

Rahmat Bagja, Ketua Bawaslu RI, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) mengenai serangan peretasan eksternal terhadap sistem mereka. Akibat dari serangan ini, proses pengunggahan data terkait calon komisioner Bawaslu, termasuk dokumen-dokumen terkait, mengalami hambatan.

Selain itu, Bagja juga menjelaskan bahwa penundaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan dalam proses rekrutmen. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa para anggota Bawaslu yang terpilih memiliki rekam jejak yang bersih dan tidak terlibat dalam praktik politik.

Bagja menyatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap apakah calon tersebut pernah menjadi anggota partai politik atau memiliki keterlibatan dengan pengurus partai politik. Proses ini dilakukan untuk memastikan integritas calon anggota Bawaslu yang dipilih.

Namun demikian, pemeriksaan terhadap rekam jejak seharusnya telah dilakukan pada tahap seleksi sebelumnya. Bagja juga mengungkapkan bahwa laporan dari masyarakat terkadang muncul setelah tim seleksi mengajukan calon komisioner kepada Bawaslu.

Lebih lanjut, Bagja menjelaskan bahwa akibat penundaan ini, Bawaslu harus melakukan pemeriksaan satu per satu terhadap rekam jejak calon anggota Bawaslu melalui Sistem Informasi Politik (Sipol) KPU. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada calon anggota yang memiliki afiliasi dengan partai politik dalam daftar mereka.

Bagja menegaskan bahwa tidak akan ada kekosongan posisi di tingkat Kabupaten/Kota. Sebagai tindakan sementara, Bawaslu RI telah memberikan instruksi kepada Bawaslu provinsi di seluruh Indonesia untuk mengambil alih tugas pengawasan pemilu di tingkat Kabupaten/Kota, mengingat masa jabatan anggota Bawaslu di 514 Kabupaten/Kota telah berakhir.

Instruksi ini tertuang dalam Surat Ketua Bawaslu RI Nomor 565/KP.05/K1/08/2023 tentang Pengambilalihan Tugas dan Wewenang Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota, yang dikeluarkan pada 15 Agustus 2023. Dalam surat tersebut, Bawaslu provinsi diminta untuk mengambil alih tugas pengawasan pemilu di tingkat Kabupaten/Kota untuk sementara waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ciut Nyali! Calon Komisioner Bawaslu Tasikmalaya Diduga Ada Darah Biru Rahmat Bagja

Ciut Nyali! Calon Komisioner Bawaslu Tasikmalaya Diduga Ada Darah Biru Rahmat Bagja

| Sabtu, 12 Agustus 2023 | 12:11 WIB

Belum Ada Aturan dan Sah Jadi Capres 2024, Bawaslu Sebut Anies Baswedan Lakukan Kampanye Terselubung, Bagaimana dengan Puan Maharani dan Ganjar Pranow

Belum Ada Aturan dan Sah Jadi Capres 2024, Bawaslu Sebut Anies Baswedan Lakukan Kampanye Terselubung, Bagaimana dengan Puan Maharani dan Ganjar Pranow

| Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:03 WIB

Lawan Politik Anies Baswedan Kebakaran Jenggot, Saat Bawaslu RI Tegaskan Mantan Gubernur DKI Jakarta Tak Melanggar Kampanye

Lawan Politik Anies Baswedan Kebakaran Jenggot, Saat Bawaslu RI Tegaskan Mantan Gubernur DKI Jakarta Tak Melanggar Kampanye

| Selasa, 13 Desember 2022 | 00:33 WIB

Terkini

Musim Liburan Sekolah, Askrindo Siapkan Asuransi Kecelakaan untuk Wisatawan

Musim Liburan Sekolah, Askrindo Siapkan Asuransi Kecelakaan untuk Wisatawan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:54 WIB

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:49 WIB

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark

Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Gempa M7.7! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami ke 22 Wilayah di Sulut hingga Kaltim

Gempa M7.7! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami ke 22 Wilayah di Sulut hingga Kaltim

Tekno | Senin, 08 Juni 2026 | 07:42 WIB

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:38 WIB

Kapan Libur Sekolah Semester Genap 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Libur Sekolah Semester Genap 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 07:36 WIB

Regenerasi Kilat Spanyol di Piala Dunia 2026, Bukan Cuma Lamine Yamal

Regenerasi Kilat Spanyol di Piala Dunia 2026, Bukan Cuma Lamine Yamal

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 07:35 WIB

Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS

Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS

Jogja | Senin, 08 Juni 2026 | 07:31 WIB