Suara.com - Sebuah studi terbaru mengungkap hal mengejutkan soal asal muasal Bulan. Berdasarkan penelitian terhadap bebatuan Bulan, terungkap bahwa satelit alami Bumi itu terbentuk akibat tabrakan Bumi dengan sebuah benda langit raksasa bernama Theia, 4,5 miliar tahun silam.
Adalah para peneliti Jerman yang melakukan penelitian tersebut. Penelitian dilakukan pada bebatuan yang dibawa astronot pesawat ulang alik Apollo 11, 12, dan 16 dari Bulan.
Dalam hasil studi yang dimuat pada jurnal Science itu, dikatakan bahwa di batu itu ditemukan beragam atom oksigen. Temuan itu lalu memunculkan "Hipotesa Tabrakan Besar". Hasil itu juga menunjukkan bahwa 50 persen material penyusun Bulan berasal dari Bumi, sementara 50 persen sisanya berasal dari benda langit yang menabrak Bumi.
"Saya pikir sebagian besar orang mempercayai Hipotesa Tabrakan Besar," kata penulis studi Daniel Herwartz, seorang ahli geologi di Georg-August-Universitat di Gottingen, Jerman.
Yang masih menjadi perdebatan adalah rasio dari isotop oksigen, titanium, silikon, dan elemen lainnya antara Bulan dan Bumi. Pasalnya, Bulan yang sekarang adalah Bulan yang terdiri atas komposisi Theia dan Bumi awal, bukan komposisi Bumi yang sekarang. (Dailymail)