Segera Dipasarkan, Buah dan Sayuran Hasil "Genetic Editing"

Esti Utami

Kamis, 14 Agustus 2014 | 17:36 WIB
Segera Dipasarkan, Buah dan Sayuran Hasil "Genetic Editing"
Ilustrasi pisang. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Buah-buahan dan sayuran yang secara genetika sudah disunting DNAnya akan segera beredar di pasaran. Para ahli telah menemukan teknik yang tepat bagaimana membuat buah apel tidak menjadi coklat setelah dikupas dan dipotong, atau menambahkan lebih banyak vitamin A ke buah pisang.

Dan dipercaya teknologi menyunting DNA (genetic editing/GA) ini bakal lebih menarik konsumen dan tidak memicu kontroversi sebagaimana rekayasa genetika yang lebih dulu dikenal sebelumnya.

Penyuntingan ini antara lain meliputi melemahkan gen tertentu untuk meningkatkan atau mengurangi jumlah kandungan alami dari buah-buhan dan sayuran tertentu. Namun dalam teknik terbaru ini, para ahli sama sekali tidak menambahkan gen tertentu dari luar, yang telah memicu perdebatan dan kritik dari para environmentalis, khususnya di Eropa.

"Menghindari mencangkok gen asing ke dalam tanaman membuat teknik ini lebih alami dibanding tanaman transgenik," ujar Dr Chidananda Kanchiswamy dari Institut Pertanian San Michele di Italia.

Dalam artikel yang   ini dipublikasikan dalam sebuah artikel di jurnal Trends in Biotechnology, Kanchiswamy dan timnya menyebut selama ini, banyak tanaman buah mengalami rekayasa genetika dengan mencangkokkan gen asing -seperti bakteri- ke dalam DNA mereka.

Namun dari banyak jenis buah hasil rekayasa genetika, praktis hanya pepaya hasil rekayasa genetika yang telah dipasarkan secara luas, sebagian karena peraturan yang ketat di Uni Eropa.

Dan tidak tertutup kemungkinan, tanaman buah atau sayuran yang DNAnya telah mengalami penyuntingan, oleh regulator dianggap sebagai bukan tanaman hasil rekayasa genetika. Dr Kanchiswamy berharap orang-orang memahami bahwa tanaman yang dikembangkan melalui bioteknologi tidak dibatasi hanya pada tanaman hasil rekayasa genetika (GMOs) saja.

"Transfer gen asing merupakan langkah awal untuk meningkatkan hasil panen kita. Tapi GEOs akan meningkat sebagai strategi alami dengan memanfaatkan bioteknologi untuk masa depan pertanian yang berkelanjutan," terang Kanchiswamy.

Berkat teknologi baru seperti CRISPR (Clustered Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats) mengedit gen tanaman menjadi sangat mudah, dan ini telah menjadi solusi praktis dalam bioteknologi. Dengan teknologi ini proses untuk mengedit seperti 'cut and paste' DNA menjadi sangat mudah.

"Menggabungkan peningkatan pengetahuan dari genom (kode genetik) dari berbagai tanaman buah dengan novel teknologi DNA-editing akan menghasilkan varietas baru dengan berbagai sifat baru," demikian laporan tersebut.

Varietas baru ini bisa 'diatur' sesuai keinginan dengan  aroma dan tingkat kemanisan tertentu. Teknologi ini juga memberikan kontribusi yang signifikan pada budidaya tanaman yang berkelanjutan, seperti fenotip yang lebih tahan hama dan penyakit. (telegraph.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Perusahaan Bioteknologi Asal China Jajaki Pasar Bahan Baku Berbasis Telur di Fi Asia Indonesia 2026

Perusahaan Bioteknologi Asal China Jajaki Pasar Bahan Baku Berbasis Telur di Fi Asia Indonesia 2026

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nordberg Medical Perkuat Ekspansi Global Lewat Sertifikasi MDR dan MDSAP untuk JULAINE of Sweden

Nordberg Medical Perkuat Ekspansi Global Lewat Sertifikasi MDR dan MDSAP untuk JULAINE of Sweden

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 19:38 WIB

Inovasi Kesehatan RI Dobrak Pasar Taiwan, Raup Transaksi Rp34 Miliar!

Inovasi Kesehatan RI Dobrak Pasar Taiwan, Raup Transaksi Rp34 Miliar!

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:59 WIB

Inovasi Bioteknologi: Saat Limbah Diubah Jadi Solusi Berkelanjutan

Inovasi Bioteknologi: Saat Limbah Diubah Jadi Solusi Berkelanjutan

Lifestyle | Selasa, 30 September 2025 | 11:00 WIB

Terobosan RIPE: Rekayasa Genetika Selamatkan Ketahanan Pangan dari Krisis Iklim?

Terobosan RIPE: Rekayasa Genetika Selamatkan Ketahanan Pangan dari Krisis Iklim?

Your Say | Rabu, 04 Juni 2025 | 11:03 WIB

Perusahaan Bioteknologi Ini Perkuat Portofolio Obat Lokal, Fokus pada Harga yang Terjangkau

Perusahaan Bioteknologi Ini Perkuat Portofolio Obat Lokal, Fokus pada Harga yang Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 11:40 WIB

Produk Perawatan Kulit Ini Diprediksi Populer di Tahun 2025

Produk Perawatan Kulit Ini Diprediksi Populer di Tahun 2025

Tekno | Rabu, 01 Januari 2025 | 15:27 WIB

Wujudkan Domba "Monster" untuk Perburuan Trofi, Pria Ini Dipenjara Karena Rekayasa Genetika Ilegal

Wujudkan Domba "Monster" untuk Perburuan Trofi, Pria Ini Dipenjara Karena Rekayasa Genetika Ilegal

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 15:54 WIB

Gandeng Perusahaan Global, Etana Mau Produksi Obat Imunoterapi Kanker yang Murah

Gandeng Perusahaan Global, Etana Mau Produksi Obat Imunoterapi Kanker yang Murah

Bisnis | Rabu, 31 Januari 2024 | 06:28 WIB

Terkini

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:59 WIB

×