Perusahaan Bioteknologi Ini Perkuat Portofolio Obat Lokal, Fokus pada Harga yang Terjangkau

Jum'at, 14 Maret 2025 | 11:40 WIB
Perusahaan Bioteknologi Ini Perkuat Portofolio Obat Lokal, Fokus pada Harga yang Terjangkau
Penjual mencari produk obat-obatan di Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (9/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Etana Biotechnologies Indonesia (Etana), perusahaan bioteknologi dalam negeri, menegaskan komitmennya dalam memperkuat portofolio obat-obatan untuk penyakit ginjal, dengan fokus pada produksi lokal dan keterjangkauan harga.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, khususnya dalam sektor kesehatan, serta meningkatkan akses pengobatan bagi pasien ginjal di Indonesia.

Business Development Therapeutic Director Etana, Randy Stevian, mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama perusahaan adalah meningkatkan akses obat-obatan berkualitas, khususnya Erythropoietin Alfa yang banyak digunakan untuk pasien cuci darah.

"Saat ini, Etana telah memproduksi lokal Erythropoietin Alfa yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Ke depan, kami akan menghadirkan lebih banyak produk yang berkaitan dengan kesehatan ginjal, yang diproduksi secara lokal," ujar Randy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/3/2025).

Selain itu, Etana juga tengah mengembangkan obat generasi terbaru, yaitu long-acting Erythropoietin, yang hanya perlu disuntikkan sekali dalam satu atau dua minggu. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pasien, tetapi juga berpotensi mengurangi biaya pengobatan jangka panjang.

Untuk meningkatkan akses pengobatan bagi pasien ginjal, Etana bekerja sama dengan pemerintah menyediakan obat-obatan dalam e-katalog, sehingga dapat diakses oleh pasien BPJS melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal ini menunjukkan komitmen Etana dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kemitraan Etana dengan organisasi kesehatan dan komunitas pasien seperti Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) juga merupakan langkah strategis dalam meningkatkan edukasi dan dukungan bagi pasien.

"Etana bersama KPCDI kita rutin bekerja sama mengedukasi pasien ginjal. Jadi harapannya itu jadi strategi kita memperkuat portofolio obat-obat yang diperlukan pasien ginjal," jelas Randy.

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Vivo V50 5G di Indonesia: Kamera Jempolan, Harga Rp 6 Jutaan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI