Vatikan Ungkap Fakta Legenda Harta Karun Uskup dan "Si Kentut Api"

Liberty Jemadu

Rabu, 01 Oktober 2014 | 16:47 WIB
Vatikan Ungkap Fakta Legenda Harta Karun Uskup dan "Si Kentut Api"
Ilustrasi kapal bajak laut (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah legenda abad pertengahan tentang harta karun seorang uskup kaya raya yang meninggal lalu dirampok oleh bajak laut berjulukan "Si Kentut Api" ternyata bukan isapan jempol belaka.

Baru-baru ini sebuah buku membeberkan fakta tentang kisah itu setelah mempelajari dokumen-dokumen tua berbahasa Latin dari Vatikan.

Kisah yang mirip cerita-cerita di film-film Hollywood itu ditulis kembali dalam buku "The Spoils of the Pope and the Pirates, 1357: The Complete Legal Dossier from the Vatican Archives" (The Ames Foundation, 2014).

Buku itu disunting oleh Daniel Williman, profesor emeritus pada Universitas Binghamton, Amerika Serikat dan Karen Ann Corsano, seorang ilmuwan swasta.

Harta karun mendiang uskup

Pada bulan-bulan awal 1357, kapal Sao Vicente mengangkat jangkar dari Lisboa (kini Lisabon, ibu kota Portugal modern), berlayar menuju Avignon, Prancis. Kapal itu membawa harta milik seorang uskup yang baru saja meninggal.

Kargo kapal itu berisi emas, perak, cincin, permadani, permata, dan bahkan altar-altar portable. Harta itu sebelumnya dimiliki oleh Thibaud de Castillon, seorang uskup di Lisboa yang baru saja wafat.

Menurut Williman dan Corsano, harta itu diperoleh De Castillon saat sedang menjabat sebagai uskup.

"Ia memimpin dan mengeksploitasi jabatannya melalui seorang vikaris jenderal selama tiga tahun, sambil membina kerja sama komersial dengan dua pedagang penting di Montpellier, Peire Laugautru dan Guilhem Parayre," tulis Williman dan Corsano.

Bersama kedua pedagang itu mereka menjalankan kerja sama, termasuk membeli komoditas seperti wol dengan harapan bahwa nilai barang-barang itu akan naik di masa depan.

De Castillon dimungkinkan untuk menimbun kekayaan karena tidak semua pastor dan pejabat gereja diwajibkan mengucapkan kaul kemiskinan. Tetapi oleh gereja praktiknya itu dicap sebagai dosa.

"Praktik lintah darat adalah dosa dan mengambil untung dan investasi perdagangan komoditas dinilai sebagai praktik lintah darat," jelas kedua penulis.

Tapi De Castillon tidak hilang akal. Ia mengelabui gereja dengan mengatakan bahwa harta dan kekayaanya adalah milik agen-agennya, Laugautru dan Parayre.

Kepausan, di sisi lain, justru punya pandangan sendiri. Ia memang ditempatkan di Portugal, pada masa itu, karena punya pengalaman perdaganan yang mumpuni di Atlantik dan Mediterania.

Dan ketika De Castillon meninggal, Camera Apostolica (organisasi yang bertanggung jawab atas keuangan kepausan), merampas semua hartanya kekayaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawa 4 Kilo Kokain, Mobil Kardinal Vatikan Disita Polisi Prancis

Bawa 4 Kilo Kokain, Mobil Kardinal Vatikan Disita Polisi Prancis

News | Rabu, 17 September 2014 | 16:51 WIB

Dua Cucu Paus Fransiskus Tewas dalam Kecelakaan

Dua Cucu Paus Fransiskus Tewas dalam Kecelakaan

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 13:18 WIB

Vatikan Minta Umat Katolik Tidak Berciuman dalam Gereja

Vatikan Minta Umat Katolik Tidak Berciuman dalam Gereja

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 17:51 WIB

Paus Fransiskus Turun dari Mobil Berkati Penyandang Disabilitas

Paus Fransiskus Turun dari Mobil Berkati Penyandang Disabilitas

Video | Rabu, 25 Juni 2014 | 13:07 WIB

Malaysia Buru Kawanan Bajak Laut Perampok Tanker

Malaysia Buru Kawanan Bajak Laut Perampok Tanker

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 04:46 WIB

Ayat-ayat Al Quran Akan Didaraskan di Vatikan

Ayat-ayat Al Quran Akan Didaraskan di Vatikan

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 06:03 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×