Awas, 6 Tipe Pembunuh Ini Berkeliaran di Facebook!

Arsito Hidayatullah

Senin, 03 November 2014 | 21:26 WIB
Awas, 6 Tipe Pembunuh Ini Berkeliaran di Facebook!
Ilustrasi pengguna Facebook. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak meluasnya penggunaan media sosial di internet, salah satunya Facebook yang tergolong paling populer, tidak saja saja dampak berupa kebaikan, tapi kejahatan terkait dengannya pun banyak muncul di masyarakat. Termasuk di antaranya adalah kejahatan berupa pembunuhan, yang beberapa tahun belakangan cukup banyak melibatkan aktivitas melalui Facebook.

Hal ini pun menjadi objek studi dua peneliti dari Birmingham City University, belum lama ini. Tepatnya, Elizabeth Yardley dan David Wilson, nama dua peneliti itu, coba mengidentifikasi bagaimana saja antara lain Facebook telah "digunakan" dalam kasus-kasus pembunuhan.

Sebagaimana dikutip Sky News, Senin (3/11/2014), kedua peneliti memeriksa sebanyak 1.000 laporan bertema "Facebook murder" di seluruh dunia. Laporan-laporan itu sendiri diambil berdasarkan catatan media massa yang memuat pengakuan kejahatan (pelaku), termasuk di antaranya pembunuhan biasa, pembantaian, serta tipe pembunuhan yang mungkin "tak disengaja" (culpable homicide).

Hasilnya, para peneliti menemukan adanya enam cara di mana Facebook telah "digunakan" dalam kasus-kasus pembunuhan. Mereka juga menemukan bahwa kasus-kasus pembunuhan terkait Facebook itu, dibandingkan dengan kasus pembunuhan secara umum, lebih berdampak pada orang-orang berusia lebih muda, dengan korban kebanyakan adalah perempuan, namun yang terlibat berasal dari kelompok sosial-ekonomi beragam. Ditemukan juga sejumlah signifikan kasus pembunuhan berujung bunuh diri.

Namun begitu, para peneliti menyimpulkan bahwa istilah "Facebook murder" sendiri tidak memiliki arti apa-apa. Istilah itu bahkan menurut mereka harus diperlakukan dengan hati-hati, mengingat kemungkinan pengaruhnya dalam memahami makna beragam dan kompleksitas dari tindak (kejahatan) pembunuhan itu sendiri.

"Kasus-kasus yang kami identifikasi tidak unik maupun tak lazim secara kolektif, jika dibandingkan dengan tren dan karakteristik umum -- jelas tidak sampai pada tingkat di mana perlu memperkenalkan kategori baru pembunuhan atau mengesahkan label besar seperti Facebook Murder," tulis para peneliti.

Para peneliti pun menyatakan bahwa terkaitnya Facebook dalam kasus-kasus itu sebenarnya tidaklah benar-benar mengejutkan. Alasannya, karena hubungan sosial yang dekat antara korban dan pelakunya adalah sebuah karakteristik yang sudah diketahui dalam tipe kejahatan ini, sementara hubungan seperti itu kini makin banyak ditampilkan di situs-situs jejaring sosial.

Berikut enam tipe "pembunuh di Facebook" yang diidentifikasi oleh kedua peneliti:

1. Tipe "Reactor" (Sosok yang Bereaksi Keras)
Ini merupakan yang paling banyak muncul dalam berbagai kasus, mencapai 27% dari kasus-kasus yang diteliti. Pada tipe ini, pelaku pembunuhan biasanya bereaksi terhadap informasi yang tampil di Facebook dan lalu menyerang korbannya di kehidupan nyata. Contoh untuk ini adalah kasus pada 2008, di mana lelaki bernama Wayne Forrester di Croydon, membunuh istrinya, Emma, usai membaca tulisan sang istri yang menyatakan mereka telah berpisah dan bahwa dia ingin bertemu lelaki lain.

2. Tipe "Informer" (Sosok yang Suka Berbagi Informasi)
Tipe ini juga tergolong banyak, mencapai 22,9% dari kasus-kasus yang diteliti. Dalam tipe ini, para pelaku menggunakan Facebook untuk menyampaikan kepada teman-temannya soal rencana atau niat, bahkan juga pembunuhan yang telah mereka lakukan. Contohnya ada pada 2013 lalu, di mana lelaki asal Colorado, Merrick McKoy, menculik putrinya yang berusia dua tahun dari eks-pasangannya. McKoy lantas menaruh foto dan menulis beberapa pesan di Facebook, termasuk yang berbunyi: "Aku sudah bilang aku tak bisa hidup tanpamu. Lol (tertawa), kamu pikir aku bercanda. Kini aku dan Mia keluar b****." Lalu dia menembak mati putrinya dan dirinya sendiri.

3. Tipe "Antagonist" (Sosok Antagonis)
Tipe ini tercatat mencapai 16,7% dalam kasus-kasus yang diteliti. Pada tipe ini, komunikasi panas di situs jejaring sosial itu biasanya berujung pada konfrontasi berhadapan-hadapan yang berdampak fatal yaitu pembunuhan (kematian).

4. Tipe "Fantasist" (Sosok yang Berfantasi)
Ini termasuk salah satu dari tiga tipe dengan persentase lebih sedikit dalam kasus-kasus yang diteliti. Pada tipe ini, pelaku diketahui menggunakan Facebook sebagai wadah "mengembangkan" fantasinya sendiri.

5. Tipe "Predator" (Sosok Pemangsa)
Tipe ini cukup gamblang penjelasannya, namun tidak akan begitu mudah menemukannya. Pelaku biasanya membuat profil palsu, lalu entah dengan motif apa, mendekati dan membujuk calon korbannya untk kemudian melakukan tindak pembunuhan.

6. Tipe "Imposter" (Sosok Pemalsu Identitas)
Tipe ini mungkin hampir mirip dengan "predator", bedanya hanya bahwa sang pelaku secara sengaja membuat profil yang meniru atau seolah-olah dia adalah sosok tertentu, lalu mendekati atau mendapatkan akses ke lingkungan korbannya. Ada juga bahkan yang lantas "menyamar" sebagai korbannya, demi memberi kesan bahwa sosok malang itu masih hidup. [Sky News]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

News | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:00 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Kronologis Siswa SMA Serang Guru dengan Kampak: Disaksikan Publik Lewat Live Facebook

Kronologis Siswa SMA Serang Guru dengan Kampak: Disaksikan Publik Lewat Live Facebook

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Triste Tropiques Tayang 25 November, Lee Sin Young Jadi Pembunuh Brutal

Triste Tropiques Tayang 25 November, Lee Sin Young Jadi Pembunuh Brutal

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:31 WIB

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:21 WIB

Terkini

Jokowi Datang ke PN Jaktim, Ditemani Kahiyang dan Kaesang

Jokowi Datang ke PN Jaktim, Ditemani Kahiyang dan Kaesang

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:15 WIB

Jokowi Hadir Sidang Ijazah, PSI Minta Maaf Kalau Jalan Sekitar PN Jaktim Macet

Jokowi Hadir Sidang Ijazah, PSI Minta Maaf Kalau Jalan Sekitar PN Jaktim Macet

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:15 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 10:14 WIB

Mau Cuci Sepatu Running Sendiri di Rumah? Begini Cara yang Benar agar Tak Rusak

Mau Cuci Sepatu Running Sendiri di Rumah? Begini Cara yang Benar agar Tak Rusak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 10:06 WIB

Dewan Adat Bone Sorot Status Gelar La Pateddungi Daeng Pasampo Listyo Sigit Usai Sadap Prabowo

Dewan Adat Bone Sorot Status Gelar La Pateddungi Daeng Pasampo Listyo Sigit Usai Sadap Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:03 WIB

Cedera saat Syuting Drama, Jo Aram Absen sebagai Presenter di KGMA 2026

Cedera saat Syuting Drama, Jo Aram Absen sebagai Presenter di KGMA 2026

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 10:00 WIB

Penerimaan Negara dari Minerba Tembus Rp141 Triliun

Penerimaan Negara dari Minerba Tembus Rp141 Triliun

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 10:00 WIB

Kawal Jokowi di Sidang Ijazah Palsu, Relawan Gibran: Tak Perlu Banyak yang Penting Solid!

Kawal Jokowi di Sidang Ijazah Palsu, Relawan Gibran: Tak Perlu Banyak yang Penting Solid!

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:59 WIB

Oppo Find N7 Siap Masuk Eropa, Kapan Meluncur di Indonesia?

Oppo Find N7 Siap Masuk Eropa, Kapan Meluncur di Indonesia?

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:59 WIB

Apakah Aman Menggunakan Vitamin C dan Retinol pada Hari yang Bersamaan? Ini Cara Pakainya

Apakah Aman Menggunakan Vitamin C dan Retinol pada Hari yang Bersamaan? Ini Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 09:53 WIB

×