Fosil Ini Indikasikan Sejarah 'Moyang' Manusia Lebih Tua Lagi

Arsito Hidayatullah

Kamis, 05 Maret 2015 | 17:31 WIB
Fosil Ini Indikasikan Sejarah 'Moyang' Manusia Lebih Tua Lagi
Fosil tulang rahang dengan beberapa gigi yang ditemukan oleh Chalachew Seyoum, mahasiswa Arizona State University (ASU), di kawasan Afar, Ethiopia. [Reuters/HO/ASU]

Suara.com - Sebuah fosil tulang rahang lengkap dengan lima gigi yang masih menempel, yang ditemukan di sebuah gurun Ethiopia, belakangan diyakini berusia 2,8 juta tahun. Ini berarti bahwa keberadaan nenek moyang manusia bisa jadi lebih awal sekitar setengah juta tahun dari yang selama ini diketahui.

Sebagaimana keterangan dari para peneliti, Rabu (4/3/2015), fosil tersebut merepresentasikan tanda-tanda tertua dari genus Homo. Fosil ini juga tampaknya muncul dari spesies yang belum dikenal selama ini dalam fase-fase awal garis sejarah manusia.

Diketahui, spesies manusia yang disebut dengan Homo sapiens, muncul sekitar 200 ribu tahun lalu, mengikuti prosesi spesies lainnya dari genus yang sama. Sejauh ini, peninggalan tertua dari genus Homo diketahui berumur 2,3 hingga 2,4 juta tahun, yakni berasal dari spesies Homo habilis.

"Meskipun ini mungkin saja dari spesies baru, kami masih menunggu material lainnya sebelum secara definitif memberinya nama spesies baru," ungkap antropolog dari University of Nevada, Las Vegas, Brian Villmoare, yang membantu mempublikasikan riset itu di jurnal Science.

Fosil rahang itu sendiri ditemukan pada tahun 2013 lalu, tepatnya di kawasan Afar sebelah timur laut Ethiopia. Jaraknya hanya sekitar 64 km dari lokasi penemuan "Lucy", salah satu fosil terkenal yang disebut sebagai "moyang manusia" yang ditemukan pada tahun 1974. Spesies "Lucy" sendiri yakni Australopithecus afarensis, dalam garis sejarahnya diketahui berada tepat sebelum genus Homo.

Anatomi fosil baru yang berupa sisi kiri dari rahang bawah ini sendiri, mengindikasikan kedekatannya dengan spesies Homo. Hal itu terbukti dari ciri-ciri seperti bentuk gigi, serta proporsi rahang yang membedakan antara spesies-spesies Homo dengan Australopithecus yang lebih mirip kera. Namun tipe bagian dagunya malah mengingatkan pada "Lucy".

"Pada (usia) 2,8 juta tahun lalu, ini menempatkan evolusi dari genus kita (Homo) mendekati 3 juta tahun lalu, saat di mana spesies Lucy terakhir kali ditemukan," tutur Villmoare pula.

Genus Homo, khususnya sesudah era 2 juta tahun lalu, diketahui memiliki otak lebih besar, sudah mampu menggunakan alat, serta sudah mulai makan daging.

Menurut ilmuwan geoscience dari Penn State University, Erin DiMaggio, kawasan di mana pemilik fosil rahang ini hidup kemungkinan hanya memiliki beberapa pepohonan, meskipun berada di dekat sumber air, sebagaimana kawasan Serengeti Plains di Tanzania. Di situ juga diyakini hidup hewan-hewan seperti kuda nil dan buaya.

"Jika (genus) Homo telah memakan daging, maka mungkin saja mereka memakan hewan-hewan itu. Tapi kita belum tahu banyak soal itu," ungkap Kaye Reed pula, salah seorang antropolog dari Arizona State University.

"Itu adalah tempat yang berbahaya. Macan-macan bertaring panjang (saber-tooth), hyena, juga karnivora besar lainnya, mungkin saja juga memangsa Homo ini," sambung Reed.

Sebuah studi terpisah di jurnal Nature, memberikan analisis baru tentang rahang bawah Homo habilis dari era 1,8 juta tahun lalu. Analisis itu mengindikasikan bentuk yang masih primitif, serta agak mirip dengan fosil tulang rahang berusia jauh lebih tua yang baru ditemukan ini. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lukisan Prasejarah Ditemukan di Gua Papua

Lukisan Prasejarah Ditemukan di Gua Papua

Tekno | Senin, 23 Juni 2014 | 01:50 WIB

Terkini

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

×