Inilah 7 Serangan "Hacker" Terbesar Sepanjang Sejarah

Arsito Hidayatullah

Rabu, 18 Maret 2015 | 06:26 WIB
Inilah 7 Serangan "Hacker" Terbesar Sepanjang Sejarah
Ilustrasi hacker. [Shutterstock]

Suara.com - Sejak internet ditemukan dan dipergunakan, sejak itu pula para "jenius" teknologi di sisi gelap bermunculan sebagai peretas (hacker). Sejumlah besar aksi para peretas sampai saat ini telah terdengar, berdampak besar dan jadi perbincangan. Sasarannya bisa kalangan swasta, namun banyak pula kalangan pemerintah. Beberapa di antaranya bahkan sampai kini belum sepenuhnya terpecahkan.

Berikut tujuh di antara aksi peretasan terbesar sepanjang sejarah yang patut dicatat:

1. Serangan atas Pendukung "Occupy Central" Hongkong

Sasaran/korban: Situs Apple Daily dan PopVote (dua pendukung utama Occupy Central pro-demokrasi).
Kerugian: Belum ada hitungan secara finansial.
Dampak lain: Kedua situs nyaris tak berfungsi sama sekali akibat serangan DDoS level tinggi.
Pelaku: Belum diketahui pasti.

Gerakan Occupy Central dari kalangan pro-demokrasi mulai aktif di Hong Kong pada September 2014. Dua situs pendukung utamanya adalah Apple Daily dan PopVote. Namun kemudian, kedua situs menjadi korban serangan DDoS level tinggi yang sangat efektif, membuat keduanya nyaris tak berfungsi, bahkan belakangan senantiasa diserang kembali tiap kali ada berita pro-demokrasi yang dinaikkan.

2. Peretasan Sony 2014

Sasaran/korban: Sony Pictures Entertainment (termasuk para karyawannya).
Kerugian: Belum ada perhitungan secara finansial.
Dampak lain: Data-data karyawan, termasuk gaji dan e-mail mereka, juga film-film Sony, berhasil digaet kelompok peretas.
Pelaku: Kelompok bernama Guardians of Peace (intelijen AS menuduh itu pihak Korea Utara, tapi Korut membantahnya).

Dalam aksi ini, tuntutan para peretas tegas, yaitu dibatalkannya rencana rilis The Interview, film yang intinya memuat plot pembunuhan terhadap pemimpin Korut Kim Jong-un. Hal ini pulalah yang mendorong kecurigaan pihak AS terhadap Korut.

3. Peretasan Target

Sasaran/korban: Perusahaan ritel Target.
Kerugian: US$148 juta plus penurunan laba 46 persen (total kerugian Target), dan US$200 juta kerugian lembaga keuangan.
Dampak lain: 1-3 juta kartu kredit berhasil dicuri peretas, yang bernilai US$53,7 juta.
Pelaku: Belum diketahui.

Ini merupakan salah satu, sekaligus yang terbesar dari serangkaian peretasan bernilai besar tahun 2014. Sebelum Target, sebelumnya juga ada Home Depot dan beberapa perusahaan ritel lain yang diserang. Dalam kasus Target, sekitar 110 juta akun disebut diretas, yang berisikan nama, alamat, nomor telepon, e-mail, hingga data kartu kredit pelanggan. Usai kejadian itu, Target coba meng-upgrade teknologi mereka dengan biaya US$61 juta, meski dinilai sudah terlambat.

4. Peretasan Sony Tahun 2011

Sasaran/korban: Sony Playstation Network/Sony Online Entertainment.
Kerugian: Dicurinya data 77 juta orang (termasuk kartu kredit), plus 24,6 juta pengguna pada peretasan kedua.
Dampak lain: Sony harus membangun kembali kepercayaan pelanggannya gara-gara kasus ini.
Pelaku: Anonymous (dugaan pihak Sony, tapi Anonymous membantahnya).

Pada tiga hari sepanjang 17-19 April 2011, sistem online Sony berhasil ditembus para peretas. Data pribadi dari sebanyak 77 juta orang pun berhasil ditarik peretas. Tak cukup di situ, selang beberapa hari kemudian, data sekitar 24,6 juta pengguna di Sony Online Entertainment kembali diretas. Akibt serangan itu, Sony harus mematikan total sistem online-nya untuk memperbaiki, sembari coba meraih kepercayaan pelanggannya lagi.

5. Peretasan Heartland Payment Systems

Sasaran/korban: Heartland Payment Systems.
Kerugian: Dicuri dan dipakainya data 130 juta kartu kredit (tak ada perhitungan finansial).
Dampak lain: -
Pelaku: Albert Gonzalez dan dua orang Rusia.

Saat itu, tepatnya 2008, Heartland Payment Systems adalah salah satu perusahaan pembayaran debit dan kartu kredit terbesar dunia. Uniknya, Albert Gonzalez sang pelaku adalah juga peretas TJX beberapa tahun sebelumnya, yang kali ini melakukannya tepat sebelum ditangkap pada Mei 2008. Dua rekannya asal Rusia sampai kini tak diketahui identitasnya.

6. Seorang Remaja "Menguliti" NASA dan Dephan AS

Sasaran/korban: NASA dan Dephan AS.
Kerugian: Dicurinya sejumlah besar data dan software dari NASA dan Dephan AS (tak ada hitungan finansial).
Dampak lain: -
Pelaku: Jonathan James.

Ini adalah sebuah peretasan mencengangkan yang dilakukan seorang remaja usia 15 tahun, yang bernama Jonathan James, pada tahun 1999 lalu. Meretas 13 komputer NASA di Pusat Penerbangan Marshall, dia lantas berlanjut memasuki sistem Defense Threat Reduction Agency Dephan AS dan berhasil mencuri puluhan password serta 3.300 pesan rahasia.

7. Serangan "MafiaBoy" Lumpuhkan Internet

Sasaran/korban: Sejumlah besar situs universitas dan situs-situs besar lainnya.
Kerugian: Belum ada perhitungan secara finansial.
Dampak lain: Tak berfungsinya situs-situs besar dengan ratusan juta pengguna.
Pelaku: Michael Calce alias MafiaBoy.

Yang mebuat peretasan di era awal internet ini terutama menjadi sorotan adalah sosok Calce yang saat itu juga baru berumur 15 tahun. Korbannya tidak saja kampus-kampus besar, tetapi juga situs-situs hebat seperti Amazon, CNN, Dell, E*Trade, eBay dan Yahoo! yang dibuat sama sekali tak berkutik olehnya.
[The Richest]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:21 WIB

Hacker Bobol Data Rockstar dan Sebar Informasi GTA, Saham Take-Two Malah Meroket

Hacker Bobol Data Rockstar dan Sebar Informasi GTA, Saham Take-Two Malah Meroket

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 14:14 WIB

Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran

Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:41 WIB

6 Fakta Dugaan Bank Jambi Dibobol Hacker, Uang Nasabah Dijamin Diganti

6 Fakta Dugaan Bank Jambi Dibobol Hacker, Uang Nasabah Dijamin Diganti

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:22 WIB

Cara SIG Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan dari Serangan Hacker

Cara SIG Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan dari Serangan Hacker

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 22:20 WIB

Waspada Penipuan Online Mengaku Hacker, Polisi, dan Hitmen, Siap Ancam Sebar Data Pribadi!

Waspada Penipuan Online Mengaku Hacker, Polisi, dan Hitmen, Siap Ancam Sebar Data Pribadi!

Tekno | Senin, 17 November 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun

Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:51 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:26 WIB

5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum

5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:15 WIB

Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam

Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:41 WIB

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:19 WIB

4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik

4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:23 WIB

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:10 WIB

POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal

POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:09 WIB

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:40 WIB

4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin

4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:30 WIB