Studi: Kiamat Datang Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Liberty Jemadu

Kamis, 26 Maret 2015 | 06:47 WIB
Studi: Kiamat Datang Lebih Cepat dari yang Diperkirakan
Ilustrasi runtuhnya alam semesta (Shutterstock).

Suara.com - Alam semesta akan segera hancur, lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, demikian hasil analisis para ilmuwan di Amerika Serikat yang dituangkan dalam jurnal Physical Review Letters baru-baru ini.

Segera, dalam bahasa para ilmuwan ini, tidak sama dengan yang ada dalam pikiran Anda. Dalam istilah kosmologis, segera yang disebut para ilmuwan berarti alam semesta akan hancur dalam puluhan miliar tahun lagi.

Nemanja Kaloper dari Universitas California, AS dan Antonio Padilla dari Universitas of Nottingham, Inggris - dua peneliti yang terlibat dalam riset itu - mengatakan petunjuk bahwa alam semesta akan hancur ada pada dark energy.

Dark energy adalah gaya misterius yang biasa digunakan oleh para pakar fisika untuk menjelaskan perkembangan alam semesta. Tetapi hingga kini belum ada satu ilmuwan pun yang bisa memastikan apa itu dark energy.

"Fakta bahwa kini kita sedang melihat adanya dark energy bisa dijadikan indikasi datangnya kiamat," kata Padilla, "Indikasi awal alam semesta akan mulai runtuh dalam puluhan miliar tahun lagi, tetapi kami belum bisa memastikan ini."

Padilla menambahkan bahwa mekanisme yang mereka kembangkan untuk menjelaskan kiamat itu bisa menjawab beberapa misteri dalam fisika, termasuk yang disebut sebagai konstanta kosmologi.

Albert Einstein mengatakan bahwa konstanta kosmologis - yang mewakili nilai kepadatan energi yang tidak pernah berubah - akan terus menjaga agar alam semesta tidak runtuh.

Tetapi pada 1998 ada pergeseran dalam kosmologi, ketika pada ilmuwan menyatakan bahwa alam semesta terus mengembang dan kecepatannya terus bertambah. Cepatnya perkembangan alam semesta adalah tanda bahwa kiamat sudah dekat.

Alhasil para ahli mengatakan konstanta kosmologis tak bisa lagi diberi nilai nol. Energi ini lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya dan mendorong alam semesta berkembang lebih cepat.

Hanya saja menurut Padilla dan Kaloper, nilai energi yang dihitung para ilmuwan lain terlalu besar.

Dalam penelitian sebelumnya mereka mengatakan sebelum runtuh, perkembangan alam semesta akan melambat. Perlambatan itulah yang menurut Padilla dan Kaloper sedang terjadi sekarang. Pada akhirnya alam semesta akan berhenti mengembang dan mencapai titik kritis sebelum menyusut dan pecah berkeping-keping. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kiamat 7 Tahun Lagi?

Kiamat 7 Tahun Lagi?

News | Sabtu, 29 November 2014 | 15:55 WIB

Terkini

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×