Sebentar Lagi, Zaman Es Kecil Diprediksi Akan Terjadi di Bumi

Ruben Setiawan Suara.Com
Minggu, 12 Juli 2015 | 14:46 WIB
Sebentar Lagi, Zaman Es Kecil Diprediksi Akan Terjadi di Bumi
Ilustrasi musim dingin. (Freedigitalphotos/Simon Howden)

Suara.com - Sejumlah ilmuwan peneliti Matahari mengklaim, akan ada "zaman es kecil" pada tahun 2030 mendatang. Prediksi tersebut dibuat berdasarkan model siklus tata surya baru yang dikembangkan para ilmuwan.

Para ilmuwan mengatakan, dengan model tersebut mereka menemukan ketidakberaturan pada Matahari selama 11 tahun, yakni antara tahun 2030 hingga 2040. Pada rentang waktu tersebut, aktivitas matahari menurun hingga 60 persen sehingga berpotensi menciptakan "zaman es kecil" di Bumi.

Kondisi Bumi yang seperti itu pernah terjadi pada tahun 1645 hingga tahun 1715. Ketika itu, keadaan tersebut dinamakan Maunde Minimum.

Temuan menarik sekaligus mengejutkan ini disampaikan oleh Profesor Valentina Zharkova dalam ajang National Astronomy Meeting di Llandudno, Wales.

Pada tahun 1843 silam, ilmuwan untuk pertama kalinya menemukan bahwa aktivitas Matahari mengalami perubahan yang bervariasi. Siklus tersebut berkisar antara 10 hingga 12 tahun.

Kendati demikian, fluktuasi siklus tersebut sulit diprediksi. Para fisikawan Matahari meyakini bahwa variasi tersebut terjadi akibat adanya pergerakan cairan jauh di dalam perut Matahari.

Tim peneliti yang dipimpin Profesor Zharkova juga menemukan gelombang magnetik di dua lapisan interior Matahari antara belahan utara dan selatan.

"Jika kedua gelombang tersebut digabungkan dan dibandingkan dengan data sesungguhnya dari siklus matahari, kami menemukan bahwa prediksi kami akurat 97 persen," kata Profesor Zharkova.

Pola gelombang magnetik tersebut menunjukkan bahwa di dua siklus matahari selanjutnya, akan ada lebih sedikit bintik matahari. Siklus ke-25, yang akan mencapai puncaknya pada tahun 2022, sementara siklus ke-26 akan bergulir sejak tahun 2030 hingga tahun 2040. Saat itulah, aktivitas Matahari menurun secara signifikan sehingga membuat Bumi terasa jauh lebih dingin. (Independent)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Mengapa Kapal Sering Alami Gangguan di Pulau Jabuka?

6 Fakta Tentang Pluto Yang Wajib Anda Ketahui

David Beckham Bikin Penonton Tenis Wimbledon Bersorak, Ada Apa?

Kenakan 12 Lapis Pakaian, James McElvar Pingsan di Pesawat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI