Studi: Makan Sambal Setiap Hari, Usia Lebih Panjang

Liberty Jemadu

Sabtu, 08 Agustus 2015 | 06:25 WIB
Studi: Makan Sambal Setiap Hari, Usia Lebih Panjang
Ilustrasi sambel (Shutterstock).

Suara.com - Mengonsumsi makanan pedas seperti sambal secara teratur berhubungan dengan rendahnya risiko meninggal di usia dini, demikian hasil sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 485.000 di Cina.

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal BMJ itu, sebuah tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Chinese Academu of Medical Science meneliti tentang hubungan antara konsumsi makanan pedas sebagai bagian dari menu makan harian dengan risiko serta penyebab kematian.

Para responden dalam penelitian itu direkrut sekitar 2004 sampai 2008. Kehidupan mereka dipantau selama tujuh tahun dan selama periode itu mereka mencatat jumlah responden yang meninggal sebanyak 20.224 orang.

Selama periode itu para peneliti meminta ratusan ribu responden itu secara teratur menjawab daftar pertanyaan tentang kesehatan mereka secara umum, kondisi fisik, dan kebiasaan mereka mengonsumsi makanan pedas, daging merah, sayuran, dan alkohol.

Responden dengan sejarah penyakit kanker, jantung, dan stroke dikecualikan dari penelitian itu.

Hasilnya ditemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan pedas sekali atau dua kali sepekan, maka risiko kematiannya akan turun sebesar 10 persen dibanding mereka yang tak mengonsumsi makanan pedas sama sekali.

Sementara mengonsumsi makanan pedas setiap hari dalam sepekan akan menurunkan risiko kematian hingga 14 persen. Ringkasnya, mengonsumsi makanan pedas ada hubungannya dengan usia yang lebih panjang.

Hubungan antara makanan pedas dengan usia yang lebih panjang berlaku baik untuk lelaki dan perempuan. Hubungan itu bahkan lebih kuat jika tidak mengonsumsi alkohol.

Makanan pedas juga berhubungan dengan rendahnya risiko kematian akibat kanker, penyempitan pembuluh darah di jantung, dan masalah pada sistem pernafasan. Efek positif ini lebih terlihat pada perempuan ketimbang lelaki.

Beberapa senyawa bioaktif dalam cabe, menurut para ahli, berperan penting dalam hal ini. Cabe segar biasanya mengandung capsaicin, vitamin C, dan nutrisi lainnya. (Science Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk, Bikin Sendiri Sambal Tomat

Yuk, Bikin Sendiri Sambal Tomat

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2015 | 14:26 WIB

Yuk, Bikin Sendiri Sambal "Lado Ijo"

Yuk, Bikin Sendiri Sambal "Lado Ijo"

Lifestyle | Rabu, 29 April 2015 | 09:07 WIB

Nikmatnya Sambal Mangga Buatan Sendiri

Nikmatnya Sambal Mangga Buatan Sendiri

Lifestyle | Kamis, 23 April 2015 | 15:07 WIB

Lezatnya Sambal Belut Bikinan Sendiri

Lezatnya Sambal Belut Bikinan Sendiri

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2015 | 13:38 WIB

Sambal Buatan Indonesia Menembus Pasar Swalayan di Amerika

Sambal Buatan Indonesia Menembus Pasar Swalayan di Amerika

Bisnis | Senin, 23 Juni 2014 | 14:20 WIB

Pedasnya "Sambel Jontor" Bikin Ketagihan

Pedasnya "Sambel Jontor" Bikin Ketagihan

Lifestyle | Rabu, 30 April 2014 | 14:17 WIB

Mie Ayam Yamin Plus "Sambal Setan", Maknyus

Mie Ayam Yamin Plus "Sambal Setan", Maknyus

Your Say | Senin, 24 Maret 2014 | 15:45 WIB

Terkini

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×