Dua Siswa MOS Masuk RS, Diduga Ditendang Seniornya

Ardi Mandiri

Rabu, 12 Agustus 2015 | 07:24 WIB
Dua Siswa MOS Masuk RS, Diduga Ditendang Seniornya
Ilustrasi pemukulan (shutterstock)

Suara.com - Dua siswa baru SMK Pelayaran Pancasila Kartasura, kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah setelah mengikuti masa orientasi siswa (MOS).

Dua siswa baru SMK Pelayaran Pancasila Kartasura Sukoharjo tersebut bernama Agus Riyanto dan Andri Beni. Mereka, hingga Selasa, masih menjalami perawatan di RS PKU Muhammaduyah Kartasura, Kabupaten Sukohrajo.

Korban Agus Riyanto, siswa kelas 1 SMK Pelayaran Pancasila, terlihat masih terbaring lemah di ruang Al Mukmin RS PKU.

Menurut Sumiyati, orang tua Agus, anaknya dibawa ke rumah sakit oleh pihak sekolah pada hari Senin (10/8) petang.

Korban dilarikan ke RS karena mengalami kejang akibat ditendang bagian perutnya oleh seniornya.

"Saya setelah mendapatkan infornasi langsung ke RS dan melihat anaknya dalam keadaan lemah setelah ikuti MOS," kata Sumiyati.

Menurut korban lainnya, Andri Beni, peristiwa tersebut terjadi saat seniornya meminta korban melakukan praktik peraturan baris berbaris (PBB) yang merupakan bagian dari pendidikan dasar keterunaan.

Korban dianggap salah oleh kakak seniornya, kemudian langsung ditarik keluar dari barisan.

Andri Beni mengaku mendapat perlakukan kasar dengan cara ditampar oleh seniornya. Bahkan, ada seniornya yang memukul dan menendang badannya.

Selain itu, kata korban, selama kegiatan pendidikan dasar keterunaan, seniornya meminta dirinya membawa air mineral berukuran 1,5 liter sebanyak empat botol.

Namun, satu botol air mineral tersebut untuk 20 siswa dengan cara satu orang siswa hanya boleh minum sebanyak satu tutup botol. Para siswa baru boleh minum setelah kegiatan selesai.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Pelayaran Pancasila Sukoharjo Agus Nadi membantah adanya penganiayaan terhadap siswa kelas 1.

Menurut Agus Nadi, pendidikan dasar keterunaan tersebut dilakukan hanya untuk melatih kedisiplinan para siswa baru.

Kendati demikian, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada siswanya jika terbukti menganiaya siswa baru.

"Kami segera mengecekan terkait dengan dugaan penganiayaan. Mereka akan dikenai sanksi tegas jika terbukti," kata Agus Nadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hindari Kekerasan, Pemda Diminta Mengawasi Pelaksanaan MOS

Hindari Kekerasan, Pemda Diminta Mengawasi Pelaksanaan MOS

News | Minggu, 09 Agustus 2015 | 05:37 WIB

Polisi Bekasi Pastikan Evan Tewas Bukan karena MOS

Polisi Bekasi Pastikan Evan Tewas Bukan karena MOS

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 01:00 WIB

Cegah Kekerasan Terjadi, Bekasi Seragamkan Materi MOS

Cegah Kekerasan Terjadi, Bekasi Seragamkan Materi MOS

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 00:58 WIB

Polresta Bekasi Gelar Perkara Kasus MOS

Polresta Bekasi Gelar Perkara Kasus MOS

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 17:42 WIB

Terkini

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

×