PBB: Aplikasi Kencan Mobile Picu Ledakan Pengidap HIV di Asia

Liberty Jemadu

Senin, 30 November 2015 | 15:22 WIB
PBB: Aplikasi Kencan Mobile Picu Ledakan Pengidap HIV di Asia
Ilustrasi pasangan homoseksual (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah riset yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan bahwa semakin maraknya penggunaan aplikasi kencan mobile oleh remaja homoseksual atau gay menjadi salah satu pemicu utama merebaknya wabah HIV di antara remaja Asia.

Dalam laporannya PBB menunjukkan adanya peningkatan jumlah pengidap HIV di antara remaja berusia 10 sampai 19 tahun di Asia Pasifik, kawasan yang memiliki 1,2 miliar remaja di dunia.

Studi yang digelar selama dua tahun itu menunjukkan bahwa aplikasi kencan mobile telah membuka peluang lebih besar untuk hubungan seks bebas di antara remaja Asia.

Wabah HIV meningkat paling cepat di antara kelompok yang berhubungan seks sesama jenis, terutama lelaki. Selain itu, HIV juga ditemukan meningkat pada kelompok pekerja seksual, para pecandu obat terlarang, dan kelompok transgender remaja.

"Kelompok gay remaja secara konsisten mengatakan bahwa mereka kini menggunakan aplikasi kencan mobile untuk bertemu dengan teman kencan yang bisa diajak berhubungan seksual dan mereka kini bisa berhubungan seksual dengan lebih banyak orang. Kita tahu, perilaku seperti ini berisiko meningkatkan penyebaran HIV," kata Wing-Sie Cheng, penasehat bidang HIV/Aids untuk Unicef di Asia Pasifik.

"Karenanya kami yakin bahwa ada hubungan (antara penggunaan aplikasi mobile dan merebaknya HIV) dan bahwa kami perlu menjalin kerja sama dengan penyedia aplikasi mobile untuk berbagi informasi tentang HIV dengan generasi muda," lanjut dia.

Meski jumlah pengidap HIV di dunia turun, tetapi jumlah remaja berusia 10-19 tahun yang terinfeksi HIV di Asia dan Pasifik justru naik hingga lebih dari 220.000 orang, demikian yang ditemukan Unicef, organisasi di bawah PBB yang membidangi masalah kesehatan dunia.

Unicef menduga bahwa jumlah itu lebih tinggi lagi karena banyak remaja pengidap HIV yang tak berani melaporkan atau memeriksakan diri.

Berdasarkan temuan Unicef, di Filpina jumlah pengidap HIv di antara remaja telah naik dua kali lipat dalam empat tahun terakhir. Di Bangkok, Thailand, satu dari tiga remaja lelaki homoseksual berkemungkinan besar mengidap HIV.

Aplikasi Kencan Khusus Gay

Dalam sebuah studi yang digelar tahun lalu ditemukan bahwa lelaki yang berhubungan seksual dengan lelaki, dan menggunakan aplikasi kencan mobile, lebih berisiko tertular penyakit seperti gonorrhoea dan chlamydia.

Menurut Wing-Sie aplikasi-aplikasi ini menciptakan sebuah jejaring bagi para gay, sehingga HIV dan penyakit kelamin lainnya bisa menyebar luas di antara penggunanya.

Dari riset Unicef, kata Wing-Sie, ditemukan bahwa "dengan meningkatnya penggunaan aplikasi ini, peluang dan risiko penyebaran HIV meningkat berkali-kali lipat, karena mempermudah pertemuan dan memperbesar peluang untuk berhubungan seksual antara lelaki."

Beberapa aplikasi yang banyak digunakan dalam kasus ini adalah Grindr (digunakan di 196 negara dengan sejuta pengguna aktif setiap menit), Jack'd, Tinder, Blued, dan Growlr.

Wing-Sie mengatakan mereka kini tengah mendeketai pemilik aplikasi-aplikasi ini untuk bekerja sama, sehingga bisa mengumpulkan data tentang dampak penggunaan aplikasi-aplikasi tersebut terhadap penyebaran HIV.

Seorang juru bicara Grindr, kepada The Guardian, mengatakan bahwa mereka sudah menetapkan batas usia 18 tahun bagi penggunanya.

"Sebagai platform mobile gay terbesar di dunia, kami menganggap masalah kesehatan seksual sangat serius," kata dia, sambil menambahkan bahwa Grindr mempunyai fitur pesar yang mengajak para penggunanya untuk berani memeriksakan kesehatan seksual mereka di rumah-rumah sakit lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Hari AIDS Sedunia, Dunia Kerja Harus Pahami HIV/AIDS

Jelang Hari AIDS Sedunia, Dunia Kerja Harus Pahami HIV/AIDS

News | Rabu, 18 November 2015 | 10:46 WIB

Ahok akan Wajibkan Tes HIV, DPRD: Jangan Malu-malu Berobat

Ahok akan Wajibkan Tes HIV, DPRD: Jangan Malu-malu Berobat

News | Rabu, 11 November 2015 | 14:14 WIB

Bila Ahok Wajibkan Warga Tes HIV, Jakarta Bisa Jadi Barometer

Bila Ahok Wajibkan Warga Tes HIV, Jakarta Bisa Jadi Barometer

News | Rabu, 11 November 2015 | 13:58 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×