Pabrik Kloning Hewan Cina Siap Produksi Manusia

Liberty Jemadu

Rabu, 02 Desember 2015 | 12:39 WIB
Pabrik Kloning Hewan Cina Siap Produksi Manusia
Ilustrasi anak-anak hasil kloningan (Shutterstock).

Suara.com - Ilmuwan-ilmuwan Cina di balik pabrik kloning terbesar di dunia mengatakan mereka sebenarnya sudah memiliki teknologi yang cukup untuk memproduksi manusia. Mereka mengaku belum mengkloning manusia hanya karena khawatir akan memantik kemarahan publik.

Boyalife Group dan mitranya asal Korea Selatan, Sooam diketahui sudah sedang membangun sebuah pabrik kloning terbesar di dunia di Tianjin, sebuah kota pelabuhan di Cina bagian utara. Rencananya pabrik itu akan mulai berproduksi dalam tujuh bulan mendatang dan menargetkan bisa memproduksi sejuta ekor sapi kloningan pada 2020.

Tetapi menurut Xu Xiaochun, direktur eksekutif Boyalife, sapi potong hanyalah permulaan. Mereka juga akan memproduksi kuda pacuan, anjing polisi, dan binatang peliharaan lainnya.

Boyalife juga bekerja sama dengan Akademi Sains Cina untuk menciptakan monyet, yang akan digunakan untuk kepentingan riset. Dengan kemampuannya mengkloning monyet, maka pertanyaanya kini apakah Boyalife akan mengkloning manusia, spesies yang secara biologi dekat dengan manusia.

"Teknologinya sudah ada," kata Xu, "Jika diizinkan, maka saya kira tak ada perusahaan yang punya kemampuan lebih baik dari Boyalife."

Xu memastikan perusahaannya belum berupaya mengkloning manusia. Ia mengaku masih menahan diri, karena khawatir akan menghadapi kemarahan publik.

Tetapi dia mengatakan bahwa nilai-nilai etika di tengah masyarakat bisa berubah. Ia mencontohkan tentang homoseksualitas dan ia yakin bahwa di masa depan manusia akan mencari pilihan lain dalam hal reproduksi.

"Sayangnya, saat ini, satu-satunya cara untuk memiliki anak adalah dengan mengambil separuh ibu dan separuh dari ayahnya," ujar dia.

"Tetapi di masa depan, Anda punya tiga pilihan, bukan hanya satu. Anda bisa memilih 50-50, atau mengambil 100 persen dari ayah atau 100 persen dari ibu," terang dia.

Xu, yang kini berusia 44 tahun, berkuliah di Kanada dan Amerika Serikat, serta pernah bekerja di perusahaan farmasi Pfizer.

Menurut Xu, kloning adalah satu cara untuk merawat keanekaragaman hayati. Ia mengatakan fasilitasnya di Tianjin akan menjadi tempat penyimpanan gen atau bank gen, yang bisa menampung lima juga sampel sel yang dibekukan dalam nitrogen cair.

Sooam, mitra Boyalife dari Korsel, kini sedang bekerja untuk menghidupkan lagi mamut, binatang purba yang sudah punah, memanfaatkan sel-sel yang ditemukan di Siberia. Sooam juga menawarkan layanan untuk mengkloning anjing piaraan yang sudah mati dengan harga 100.000 dolar AS atau sekitar Rp1,37 miliar (1 dolar AS pada Rp13.740). [Phys.org]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Ini Dia Anjing Kloning Pertama Milik Inggris

Ini Dia Anjing Kloning Pertama Milik Inggris

Video | Rabu, 13 Agustus 2014 | 16:59 WIB

Anjing Ternyata Bisa Paham Hingga 160 Kata

Anjing Ternyata Bisa Paham Hingga 160 Kata

Tekno | Kamis, 22 Mei 2014 | 13:19 WIB

 Telah Lahir, Anjing Kloning Pertama Milik Inggris

Telah Lahir, Anjing Kloning Pertama Milik Inggris

Lifestyle | Rabu, 09 April 2014 | 19:38 WIB

Terkini

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:58 WIB

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

×