Inilah Bangkai Kapal Perang Paling Berbahaya di Dunia

Ruben Setiawan

Senin, 04 Januari 2016 | 11:01 WIB
Inilah Bangkai Kapal Perang Paling Berbahaya di Dunia
Gambar sonar kapal perang SS Montgomery yang tenggelam di lepas pantai Kent, Inggris. (MCA)

Suara.com - Badan Kemaritiman Inggris baru-baru ini merilis sebuah foto sonar yang memperlihatkan kapal perang milik Amerika Serikat, SS Richard Montgomery, yang tenggelam pada Perang Dunia II. SS Richard Montgomery merupakan bangkai kapal paling berbahaya di dunia karena mengangkut ribuan ton bahan peledak.

Untuk pertama kalinya, diperoleh gambar mendetail kapal era Perang Dunia II tersebut berkat teknologi sonar multi beam. Sekitar 1.400 ton bahan peledak diangkut oleh kapal itu saat tenggelam. Seluruh bahan peledak tersebut mampu menghancurkan sebuah kota jika meledak.

Di dalamnya, ada sekitar 2.000 kotak bom cluster dan ratusan bom lain yang masing-masing berbobot 500 kilogram. Oleh karena itu, keberadaan bangkai SS Montgomery menjadi ancaman tersendiri bagi warga di kawasan pesisir Kent, lokasi peristirahatan terakhir kapal perang tersebut.

Pada tahun 2004, New Scientist melaporkan bahwa apabila meledak, maka ledakannya akan menjadi ledakan non-nuklir terbesar yang pernah ada. Ledakan tersebut mampu menghancurkan pelabuhan Sheerness dan mengakibatkan kerugian hingga 1 miliar Poundsterling.

Sedangkan, para sejarawan memperkirakan, ledakan akan menimbulkan gelombang tinggi yang mampu menggenangi sebagian kawasan Isle of Sheppey, Isle of Grain, Canvey Islan, bahkan daerah-daerah lainnya.

 Gambar tersebut dirilis oleh Badan Kemaritiman dan Garis Pantai Inggris (MCA). Badan tersebut menghabiskan anggaran 40 ribu Poundsterling per tahun untuk mengawasi keberadaan kapal tersebut.

"Dengan teknologi canggih, kualitas data meningkat dan sebagai hasilnya, kita bisa melihat citra yang lebih jelas dan mendetail, sehingga kita bisa melihat gambar bangkai kapal yang lebih jelas dan keadaannya saat ini," kata juru bicara MCA.

Bangkai kapal perang yang berbahaya tersebut kini berada di zona eksklusif sepanjang 500 meter. (Metro)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Ini Kata PKS Tentang Kadernya Gandeng Artis Inneke Koesherawati

Lelaki Suka Tujuh Posisi Ini

Hebat! Mahasiswi Ini Ciptakan Charger dari Cangkir

Ini Bukti Justin Bieber dan Hailey Baldwin Pacaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:52 WIB

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas

Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:24 WIB

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:51 WIB

Pengadaan Fregat Fincantieri yang Terencana Menjamin Kesiapan Operasional Kapal Perang RI

Pengadaan Fregat Fincantieri yang Terencana Menjamin Kesiapan Operasional Kapal Perang RI

Opini | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:40 WIB

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB

Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman

Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman

Foto | Senin, 11 Mei 2026 | 18:07 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:42 WIB

Terkini

5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif

5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:12 WIB

Kisah Pemilah Sampah Tumbangkan Petahana: Sinyal Kuat Perubahan Politik dari Desa hingga Pilpres

Kisah Pemilah Sampah Tumbangkan Petahana: Sinyal Kuat Perubahan Politik dari Desa hingga Pilpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:11 WIB

Hari Tani Nasional, Energi Terbarukan Jadi Penggerak Pangan dan Kemandirian Petani

Hari Tani Nasional, Energi Terbarukan Jadi Penggerak Pangan dan Kemandirian Petani

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:11 WIB

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:10 WIB

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:05 WIB

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Health | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:00 WIB

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:59 WIB

Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?

Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:58 WIB

×