Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 08 September 2026 | 13:52 WIB
Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia
Pemerintah memperkuat armada militer dan penanganan bencana melalui perombakan kapal induk Italia menjadi KRI Gajah Mada. (Wikipedia)
baca 10 detik
  • Indonesia mengalihfungsikan kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi pangkalan helikopter dan drone.

  • Kapal yang berganti nama menjadi KRI Gajah Mada ini tiba pertengahan September mendatang.

  • Alutsista ini difokuskan mengangkut helikopter pemadam kebakaran untuk mempercepat penanggulangan bencana alam.

Suara.com - Indonesia segera mengoperasikan kapal induk pertamanya untuk mempercepat penanganan bencana alam dan memperkuat pertahanan nasional. Kapal perang bekas Italia tersebut bakal dimodifikasi khusus agar mampu mengangkut armada helikopter pemadam kebakaran serta pesawat tanpa awak. Salah satunya untuk kebakaran hutan.

Langkah strategis ini menjadi angin segar bagi efisiensi mitigasi bencana darat seperti kebakaran hutan yang membutuhkan penyiraman air berskala besar secara cepat. Kehadiran kapal penjelajah udara ini sekaligus menandai babak baru modernisasi alutsista maritim di kawasan regional.

Persiapan teknis perombakan pangkalan terapung ini difokuskan pada optimalisasi geladak terbang untuk mendukung operasi kemanusiaan darurat. Pemerintah memproyeksikan kapal militer tersebut efektif beroperasi penuh setelah serangkaian penyesuaian fasilitas penerbangan rampung.

Ilustrasi kebakaran hutan dan kabut asap. (Pexels/Eclipse Chasers)
Ilustrasi kebakaran hutan dan kabut asap. (Pexels/Eclipse Chasers)

"Sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter, dan untuk drone," kata Presiden RI Prabowo Subianto dalam Ratas Penanganan Bencana Alam, Jakarta Senin kemarin.

Kapasitas angkut kapal ini dirancang untuk menampung sekitar sepuluh unit helikopter angkut sedang hingga berat. Armada penerbang yang disiapkan mencakup helikopter tangguh tipe Black Hawk serta MI-17.

"Yang rata-rata bisa mengangkut 4-5 ton air. Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak, ini juga akan sangat membantu respons kita," ucap dia.

Perjalanan lintas samudra kapal perang eks-Italia ini menuju perairan Nusantara dijadwalkan tiba pada pertengahan September. Saat ini armada tersebut tengah menempuh rute pelayaran panjang dari kawasan Mediterania.

Proses peralihan hak milik serta perubahan identitas resmi kapal bakal dilakukan begitu berlabuh di tanah air. Bendera kebangsaan Italia secara formal diserahterimakan kepada jajaran TNI Angkatan Laut.

ITS Giuseppe Garibaldi mencatatkan sejarah penting sebagai kapal penjelajah bergeladak utuh pertama yang dirancang industri pertahanan Italia. Kapal ini menjadi salah satu pilar utama kekuatan Angkatan Laut Italia selama beberapa dekade.

baca juga

Rekam jejak tempurnya mencakup berbagai misi operasi udara di zona konflik global seperti Somalia, Kosovo, Afghanistan, hingga Libya. Ketangguhan navigasinya teruji dalam beragam kondisi perairan ekstrem.

Dimensi fisik kapal ini membentang sepanjang 180,2 meter dengan bobot bobot mati mencapai 13,8 ribu ton. Kecepatan maksimalnya sanggup menembus 30 knot atau setara 56 kilometer per jam.

Kapasitas akomodasi interior kapal mampu menampung 600 awak inti beserta 230 personel grup penerbang udara. Dalam situasi darurat, kapal ini sanggup membawa 100 personel komando serta tambahan 600 pasukan khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:58 WIB

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×