Apple vs FBI: Siapa yang Benar dan Salah?

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2016 | 15:03 WIB
Apple vs FBI: Siapa yang Benar dan Salah?
Ilustrasi iPhone 5C (Shutterstock).

Suara.com - Semakin memanasnya kasus antara Apple dan polisi federal Amerika Serikat, FBI, memang mendapat banyak perhatian dunia. Sebenarnya apa sih yang terjadi?

Cerita dimulai ketika FBI meminta Apple untuk membuka kunci sebuah iPhone 5C milik seorang pelaku penembakan massal di San Bernardino, AS. FBI ingin mengetahui komunikasi pelaku penembakan untuk mencari hubungannya dengan kelompok teroris internasional.

Tetapi permintaan itu ditolak Apple. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California, AS itu mengatakan bahwa iPhone yang menggunakan sistem operasi iOS 8, seperti milik pelaku penembakan itu, tak bisa dijebol. Bahkan Apple sendiri tak memiliki peranti lunak untuk membuka dan melihat komunikasi di dalamnya.

FBI rupanya tidak suka dengan penolakan Apple, yang terang-terangan mengatakan bahwa tidak ada cara untuk bisa membobol, meskipun pengadilan yang meminta melakukannya.

Apple Menolak Permintaan Pengadilan

Sebagai bagian dari penyelidikan serangan tersebut, Apple sudah bekerja sama dengan FBI. FBI datang meminta semua informasi yang Apple ketahui di smartphone tersebut, dan sudah diberikan. Namun soal meretas Apple dengan tegas menolak permintaan tersebut. Karena menurut CEO Apple - Tim Cook, perintah itu akan mengancam privasi seluruh pengguna produk Apple.

Apple memang mengatakan untuk iPhone model lama yang telah menjalankan iOS 8 atau di atasnya, terdapat cara khusus untuk mengakses secara paksa. Tapi, Apple tidak akan melakukannya karena bisa mengancam kepercayaan antara Apple dan pelanggannya yang secara substansial menodai merek Apple.
Kasus ini memang bukanlah soal satu smartphone namun berkaitan dengan masa depan. Apple juga menyadari bahwa ini bukan posisi yang mereka inginkan. Di mana Apple harus melawan pemerintah dalam hal yang menurut mereka tidak benar.

Apple Banjir Dukungan
Kasus Apple antara FBI pun menjadi perhatian dunia. Sekitar 40 perusahaan teknologi termasuk Microsoft, Yahoo, Google, Facebook, WhatsApp, Samsung sampai Dropbox menyatakan dukungannya secara formal pada Apple di pengadilan. Artinya mereka siap dimintai keterangan atau informasi terkait untuk memperkuat argumen Apple.

Pendapat Obama
Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun turut bicara. Obama memang tidak secara eksplisit membela FBI atau Apple. Dia hanya mengatakan alangkah baiknya jika perangkat mobile dibuat agar bisa diakses pemerintah untuk mencegah bahaya teroris atau menegakkan hukum. Meski dia berkomitmen menjaga kebebasan dan privasi masyarakat sipil, diperlukan keseimbangan yang memungkinkan pemerintah bertindak jika dibutuhkan.

"Jika teknologi dimungkinkan untuk membuat perangkat atau sistem yang tidak bisa dimasuki, di mana enskripsinya sangat kuat sehingga tidak ada kunci atau tidak ada pintu masuk. Bagaimana kita bisa mengungkap pelaku pornografi anak, bagaimana kita mengetahui kalau ada plot teroris?" ujar Obama.

Menurutnya, jika pemerintah sama sekali tidak bisa mengakses perangkat, maka ibaratnya setiap orang bisa memiliki alat sangat aman yang ujung-ujungnya berpotensi untuk disalahgunakan. Oleh karena itu harus ada jalan tengah atau solusinya.

Sebagai contoh buatlah sistem dengan enskripsi kuat yang hanya bisa diakses oleh sangat sedikit orang. Artinya meski sebuah perangkat memiliki keamanan yang sangat tinggi, tetap harus bisa dibuka.

Akhir Kata
Ada banyak kepentingan dalam kasus ini, baik Apple dan FBI tidak sepenuhnya benar dan salah. Tergantung dari sudut mana yang kamu lihat. Nah bagaimana pendapat kamu? Siapa yang benar dan salah? Apple atau FBI?

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

iPhone 7 Bakal Punya Fitur Eksklusif

iPhone 7 Bakal Punya Fitur Eksklusif

Tekno | Kamis, 03 Maret 2016 | 11:09 WIB

FBI Tak Mampu Bobol iPhone 5C Teroris, Apple Dimintai Bantuan

FBI Tak Mampu Bobol iPhone 5C Teroris, Apple Dimintai Bantuan

News | Rabu, 17 Februari 2016 | 08:59 WIB

Terkini

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan

Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:13 WIB

Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini

Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:15 WIB

Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?

Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:10 WIB

Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat

Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:36 WIB

XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi

XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI,  Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek

3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut

Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:04 WIB

Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis

Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:46 WIB

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB