Diam-diam Ilmuwan Temukan Bumi Kedua di Sistem Bintang Tetangga

Liberty Jemadu

Sabtu, 13 Agustus 2016 | 19:39 WIB
Diam-diam Ilmuwan Temukan Bumi Kedua di Sistem Bintang Tetangga
Perbandingan Bumi dan Kepler 425b, planet yang disebut sebagai kembaran Bumi (Shutterstock/NASA).

Suara.com - Para ilmuwan akan mengumumkan sebuah planet baru di sistem bintang tetangga, yang diyakini sangat mirip Bumi dan mengorbiti sebuah bintang pada jarak yang cukup untuk mendukung berkembangnya kehidupan, demikian diberitakan mingguan Jerman, Der Spiegel pada Jumat (12/8/2016).

Planet itu berinduk pada bintang Proxima Centauri, yang termasuk dalam sistem bintang Alpha Centauri, salah satu sistem bintang yang paling dekat dengan tata surya kita, demikian dilaporkan majalah tersebut mengutip sumber anonim.

"Planet tak bernama itu diyakini mirip Bumi dan mengorbiti Proxima Centauri dalam jarak yang cukup, sehingga air bisa mengalir di permukaannya - sebuah prasyarat penting agar kehidupan bisa tumbuh," tulis majalah tersebut.

"Belum pernah sebelumnya para ilmuwan menemukan Bumi kedua di jarak yang begitu dekat," tulis surat kabar itu lebih lanjut, sembari menambahkan bahwa Obsevatorium Eropa Selatan (ESO) akan mengumumkan temuannya itu pada akhir Agustus.

Adapun ESO, yang dihubungi oleh AFP, menolak mengomentari laporan tersebut. Richard Hook, juru bicara ESO, mengaku telah membaca laporan tersebut, tetapi tak mau membantah atau mengakuinya.

"Kami tak akan mengeluarkan komentar," kata dia.

Sebelumnya badan antariksa Amerika Serikat (NASA) sering mengumumkan penemuan planet baru, tetapi sebagian besar planet itu entah terlalu dingin atau terlalu panas sehingga tak bisa dialiri air. Beberapa planet lain bahkan masih terbuat dari gas - seperti Jupiter atau Neptunus - bukan dari batu seperti Bumi atau Mars.

Tahun lalu NASA menemukan planet yang diklaim sebagai "kembaran Bumi". Planet Kepler 425b, yang 60 persen lebih besar dari Bumi, diperkirakan memilik gunung berapi, lautan, dan sinar mentari. Gaya gravitasinya dua kali lebih kuat dari Bumi dan setahun di planet itu sama dengan 385 hari.

Tetapi masalahnya, Kepler 425b jaraknya 1.400 tahun cahaya dari Bumi. Jelas, dalam waktu dekat tak ada manusia yang bisa mencapai planet itu. Sebagai perbandingan planet di Proxima Centauri bisa dicapai hanya dalam 4,24 tahun cahaya.

Meski demikian, jarak itu masih tergolong jauh. Dengan teknologi roket yang dimiliki manusia saat ini, bisa dipastikan tak ada manusia yang akan bisa mencapai planet itu dalam waktu dekat.

Menurut perhitungan website Godard Space Center NASA, 4,24 tahun cahaya setara dengan 39.900.000.000.000 kilometer (39,9 triliun km) - sama dengan 271.000 kali jarak Bumi ke Matahari.

Proxima Centauri sendiri ditemukan pada 1915. Ia adalah satu dari tiga bintang di sistem Alpha Centauri, sebuah konstelasi yang bisa dilihat dari kawasan Bumi bagian selatan Katulistiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 14:17 WIB

NASA Ungkap Temuan Awal Trappist-1 e, Planet Mirip Bumi

NASA Ungkap Temuan Awal Trappist-1 e, Planet Mirip Bumi

Tekno | Senin, 15 September 2025 | 18:16 WIB

Fakta 'Planet Bumi Kedua' yang Ditemukan oleh NASA Baru-baru Ini

Fakta 'Planet Bumi Kedua' yang Ditemukan oleh NASA Baru-baru Ini

Your Say | Kamis, 12 Januari 2023 | 08:19 WIB

Astronom Temukan Planet Kedua Mirip Bumi di Tata Surya

Astronom Temukan Planet Kedua Mirip Bumi di Tata Surya

Tekno | Rabu, 11 Januari 2023 | 08:59 WIB

Terkini

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG

Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin

Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara

Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden

Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:36 WIB

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang

Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Sektor Pertambangan Jadi Satu-satunya Terkontraksi pada Kuartal II 2026, Ini Penyebabnya

Sektor Pertambangan Jadi Satu-satunya Terkontraksi pada Kuartal II 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×