Obrolan di Grup WhatsApp Kini Bisa 'Ditandai'

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 21 September 2016 | 11:23 WIB
Obrolan di Grup WhatsApp Kini Bisa 'Ditandai'
WhatsApp

Suara.com - Salah satu fitur populer di WhatsApp adalah obrolan grup. Buat mereka yang tergabung dibanyak grup mungkin kerap membuatnya ke mode "Diam" agar tidak terlalu mengganggu dengan semua pemberitahuan yang masuk. Meskipun dipindah ke mode "Diam" kini Anda tidak akan terlewat dengan pesan yang masuk khususnya untuk Anda karena ada fitur baru.

Banyak pengguna aplikasi WhatsApp obrolan grup memanfaatkannya untuk percakapan penting. Fitur ini tentu akan berguna agar meski dialihkan dalam mode "Diam", Anda tetap dapat mengikuti perkembangan obrolan yang ada terutama jika percakapan itu ditujukan ke Anda dengan dilakukan penandaan (tag).

Sehingga pengguna tetap dapat menerima dan mengirimkan pesan yang relatif mendesak dengan pemberitahuan yang tetap diterima oleh orang-orang tertentu. Di sisi lain, bagi siapa saja yang merupakan bagian dari segelintir percakapan mereka lebih suka tidak pernah melihat pemberitahuan, itu akan menjadi sangat sulit untuk menghindari seseorang yang ingin menarik perhatian Anda.

Penandaan seseorang di WhatsApp akan bekerja mirip dengan penandaan seseorang di Facebook atau Twitter. Caranya, cukup ketik simbol '@' diikuti dengan nama mereka.

Untuk membuat proses lebih cepat dan memastikan Anda memberi tag orang yang tepat, daftar kontak akan muncul ketika Anda mulai mengetik dari mana Anda dapat memilih kontak yang diinginkan.

Saat ini, pemberitahuan yang Anda terima ketika tag tidak berbeda dari pemberitahuan pesan standar. Tapi karena WhatsApp tampaknya akan berusaha untuk membuat obrolan kelompok yang kurang berat dengan fitur ini, ada kesempatan untuk mengembangkan pemberitahuan tag tertentu di masa depan.

Whatsapp Versi Baru Punya Fitur 'Tag'
 
Penulis: Insan Akbar Krisnamusi
 
Whatsapp mengeluarkan versi baru yang dapat diunduh di smartphone bersistem operasi Android maupun iOS. Whatsapp termutakhir itu mempunyai fitur 'tag' untuk memanggil orang lain saat percakapan grup (group chat).
 
Fitur tag tersebut, seperti diulas oleh The Telegraph pada awal pekan ini, berlaku untuk semua anggota grup tanpa kecuali. Orang yang di-tag akan mendapatkan notifikasi Whatsapp meski mereka telah 'membisukan' grup itu melalui opsi 'Mute Group'.
 
Tag juga dapat dilakukan untuk lebih dari satu orang.
 
Satu cara untuk menghindari tag dari orang lain adalah dengan mengeluarkan diri dari grup. Cara lainnya adalah menonaktifkan notifikasi secara keseluruhan, baik untuk percakapan individu atau pun grup.
 
Selain menghadirkan fitur tag, Whatsapp versi terkini juga menambah jumlah maksimum anggota grup dari 100 orang menjadi 256 orang.

Untuk saat ini, fitur tagging masih dalam versi beta dan akan bekerja pada iOS dan Android, tapi tidak untuk penggunaan dekstop. (Tech Radar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perubahan Privasi WhatsApp Timbulkan Polemik

Perubahan Privasi WhatsApp Timbulkan Polemik

Tekno | Minggu, 28 Agustus 2016 | 18:24 WIB

WOW! Sekarang Kamu Bisa Kutip Pesan (Quote) Langsung di WhatsApp!

WOW! Sekarang Kamu Bisa Kutip Pesan (Quote) Langsung di WhatsApp!

Tekno | Selasa, 14 Juni 2016 | 13:38 WIB

WhatsApp Punya Fitur Baru Mengagumkan

WhatsApp Punya Fitur Baru Mengagumkan

Tekno | Kamis, 09 Juni 2016 | 11:53 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×