Dua Tahun Lagi, Sharp Targetkan Jual 1 Juta Unit TV

Yazir Farouk, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 05 Oktober 2016 | 20:39 WIB
Dua Tahun Lagi, Sharp Targetkan Jual 1 Juta Unit TV
Sejumlah narasumber usai konferensi pers '20 Million TV Production In Indonesia' di Jakarta, Rabu (5/10/2016) [suara.com/Insan]

Suara.com - Sharp optimistis dapat menembus penjualan sejuta unit TV di Tanah Air pada 2018, berkontribusi 10 persen dari target penjualan TV Sharp secara global. Untuk mencapai target tersebut, Sharp melakukan ekspansi ke pasar TV LED Tanah Air.

"Pada 2016, kapasitas produksi TV Sharp di Indonesia adalah sejuta unit dengan target penjualan 800 ribu unit. Pada 2018, kami menargetkan penjualan TV sebanyak sejuta unit," kata Wakil Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) Shigeo Noma dalam konferensi pers '20 Million TV Production In Indonesia' di Jakarta Rabu (5/10/2016).

Target penjualan sejuta unit TV pada 2018 itu menyumbangkan 10 persen dari target global Sharp.

"Kami akan melipatgandakan penjualan TV kami secara global menjadi 10 juta unit pada 2018. Oleh karena itu, ekspansi bisnis mutlak diperlukan, termasuk di pasar Indonesia yang amat penting untuk kami," ungkap Head of Global Business Unit Digital Information Appliance Sharp Corporation Kazuhiro Kitamura melalui pesan yang disampaikan salah satu eksekutif SEI.

Kini, Sharp juga lebih gencar memperluas lini produknya ke TV LED, termasuk dengan meluncurkan Aquos 40 inchi. Pasalnya, pasar TV LED nasional terus berkembang, namun belum benar-benar pulih seperti pada 2013 saat total penjualannya mencapai 4.940.516 unit.

Pertumbuhan pasar TV LED ditunjang penjualan model-model berukuran 40 inchi yang stabil naik 5,3-9,4 persen sejak 2013. "Dengan kondisi ekonomi yang terus membaik, pasar TV LED bisa mencapai lebih dari 5 juta unit beberapa tahun ke depan," ujar General Manager Product Planning Assistant SEI Ardy.

Sharp sendiri memulai produksi di Indonesia 45 tahun lalu. Hingga kini, total 20 juta unit TV telah diproduksi.

Produksi 5 juta unit pertama digapai pada 2005, sedangkan angka 10 juta unit diraih dalam waktu lebih cepat yakni pada 2010. "Kami mencapai 20 juta sampai 28 september kemarin," ucap General Manager Production TV Division SEI Johnny Sudirman.

Sharp, menurut Noma lagi, mulai merakit TV di Indonesia sejak 1971. Hingga kini, Sharp telah memiliki dua pabrik di Pulogadung, Jakarta dan Karawang, Jawa Barat.

Pabrik Sharp di Karawang telah resmi beroperasi pada Mei kemarin. Salah satu produk yang diproduksi di pabrik bernilai investasi Rp55 miliar itu ialah TV LED 24, 32, serta 40 inchi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sasar Pelanggan Premium, Sharp Rilis Pembersih Noda Canggih

Sasar Pelanggan Premium, Sharp Rilis Pembersih Noda Canggih

Tekno | Kamis, 29 September 2016 | 15:34 WIB

Sharp Bangun Posko Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Garut

Sharp Bangun Posko Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Garut

Press Release | Kamis, 29 September 2016 | 08:53 WIB

Sharp Pecahkan Rekor MURI Kampanye 1.000 AC Cleaning

Sharp Pecahkan Rekor MURI Kampanye 1.000 AC Cleaning

Press Release | Jum'at, 23 September 2016 | 17:25 WIB

Sharp Pertahankan Prestasi Merek Terbaik di Indonesia 14 Tahun

Sharp Pertahankan Prestasi Merek Terbaik di Indonesia 14 Tahun

Press Release | Senin, 19 September 2016 | 16:56 WIB

30 Persen Bisnis Sharp Ada di Indonesia

30 Persen Bisnis Sharp Ada di Indonesia

Tekno | Jum'at, 09 September 2016 | 09:33 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×