Tidak Semua Orang Suka Perubahan WhatsApp Ini

Dythia Novianty

Senin, 17 Oktober 2016 | 08:25 WIB
Tidak Semua Orang Suka Perubahan WhatsApp Ini
Logo aplikasi pesan ringkas, WhatsApp (Shutterstock).

Suara.com - Buat mereka yang sudah melakukan pembaruan WhatsApp tentu akan melihat beberapa perubahan yang terjadi. Sayang, tidak semua orang menyukai pembaruan aplikasi pesan ini.

Salah satu pembaruan paling mencolok adalah perubahan cara emoji yang dikirimkan. Saat pengguna menambahkan emoji dalam percakapan, maka akan muncul gambar dengan ukuran yang lebih besar dalam pesan tersebut.

Sebetulnya, hal ini tidak terlalu mengganggu. Tapi buat beberapa pengguna fans WhatsApp mereka justru merasa tidak menyukai perubahan yang ada. Bahkan, mereka menyampaikan keluhannya melalui sosial media.

"Tidak, whatsapp. Aku tidak ingin emoji yang begitu besar, dan saya tidak ingin menggunakan begitu banyak emoji. Berhentilah membuat saya terlihat tertarik obrolan itu," tulis salah satu penggunanya.

"Gaya emoji baru di Whatsapp adalah mengerikan," pendapat lainnya.

Emoji baru ini memang belum memiliki ulasan 5 bintang, tidak seperti beberapa fitur lainnya telah diterima dengan lebih baik.

Selain itu, kini pengguna Android dapat menyesuaikan dan mencoret-coret foto favorit mereka, sebelum dikirimkan ke kontak individual, atau obrolan kelompok. Anda juga dapat overlay emoji untuk gambar, serta menambahkan catatan tulisan tangan sendiri dalam berbagai warna.

Setelah pembaruan, setiap kali mengambil foto atau video baru di WhatsApp, secara otomatis akan melihat alat editing baru yang muncul secara pop-up. Dari menu ini Anda dapat menggambar atau menambahkan emoji pada gambar sebelum dikirim.

Teks juga dapat ditambahkan yang berbagai font dan warna. Fitur kamera WhatsApp sekarang mendukung flash menghadap ke depan sehingga pengambilan gambar secara selfie bisa lebih sempurna.

WhatsApp juga telah menambahkan fitur zoom untuk merekam video. Caranya, geser jari Anda ke atas dan ke bawah untuk memperbesar dan memperkecil.

Tidak hanya itu, kini dengan cepat dapat beralih antara kamera depan dan belakang, cukup dengan menekan dua kali pada layar.

Selain itu, pembaruan juga dilakukan dengan menambahkan dukungan Siri, sehingga pengguna dapat mendikte dan mengirim pesan melalui suara mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WhatsApp 'Baru' WP Punya Fitur Apik

WhatsApp 'Baru' WP Punya Fitur Apik

Tekno | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:34 WIB

Obrolan di Grup WhatsApp Kini Bisa 'Ditandai'

Obrolan di Grup WhatsApp Kini Bisa 'Ditandai'

Tekno | Rabu, 21 September 2016 | 11:23 WIB

Ini Cara Hentikan WhatsApp Berbagi Data dengan Facebook

Ini Cara Hentikan WhatsApp Berbagi Data dengan Facebook

Tekno | Kamis, 01 September 2016 | 19:35 WIB

Perubahan Privasi WhatsApp Timbulkan Polemik

Perubahan Privasi WhatsApp Timbulkan Polemik

Tekno | Minggu, 28 Agustus 2016 | 18:24 WIB

Waspada! Malware Baru Berkedok Pesan WhatsApp

Waspada! Malware Baru Berkedok Pesan WhatsApp

Tekno | Kamis, 30 Juni 2016 | 14:21 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×