Facebook Akan Biarkan Pengguna Tayangkan Aksi Bunuh Diri

Liberty Jemadu

Senin, 22 Mei 2017 | 18:13 WIB
Facebook Akan Biarkan Pengguna Tayangkan Aksi Bunuh Diri
Ilustrasi laman Facebook. (Shutterstock)

Suara.com - Facebook akan membiarkan para penggunanya menayangkan aksi melukai diri sendiri atau percobaan bunuh diri karena media sosial tersebut "tidak mau menyensor atau menghukum orang yang sedang tertekan, yang mau melakukan bunuh diri."

Kebijakan Facebook ini diketahui dari sebuah dokumen yang diperoleh oleh media Inggris, The Guardian. Dokumen yang bocor itu berisi panduan bagi para moderator Facebook untuk menyensor konten-konten yang diunggah oleh miliaran pengguna Facebook di dunia.

Dokumen berisi panduan itu, jelas Facebook disusun berdasarkan sara dari sejumlah pakar. Panduan itu sendiri dibuat sebagai bagian dari upaya Facebook untuk mengatasi melonjaknya konten-konten kekerasan di media sosial tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh The Guardian, Facebook dalam enam bulan terakhir khawatir dengan cara para pengguna memanfaatkan layanannya.

Berdasarkan dokumen yang beredar di antara para moderator Facebook, jumlah konten yang berisi perilaku kekerasan terhadap diri sendiri memang semakin meningkat.

Dalam salah satu dokumen dari pertengahan tahun lalu bahkan disebutkan bahwa ada 4.531 laporan terkait konten berisi aksi kekerasan terhadap sendiri yang dikumpulkan oleh para moderator Facebook dalam periode dua pekan. Sementara pada tahun ini, pernah ada 5.016 laporan konten konten kekerasan terhadap diri sendiri dalam periode satu pekan.

Dokumen-dokumen itu juga menjelaskan petunjuk bagaimana Facebook berusaha untuk menghubungi lembaga-lembaga berwenang, ketika ada penggunannya yang berusaha melakukan bunuh diri.

Tetapi berdasarkan dokumen yang diperoleh The Guardian, Facebook kini punya kebijakan berbeda. Alih-alih mencegah para pengguna mengunggah konten berisi upaya bunuh diri, Facebook akan membiarkannya saja.

"Kita kini menyaksikan semakin banyak konten video, termasuk aksi bunuh diri, disebar di Facebook. Kita tidak akan menyensor atau menghukum orang-orang yang sedang tertekan, yang berusaha bunuh diri. Menurut para ahli, yang paling aman bagi orang-orang ini adalah membiarkan mereka menyiarkan aksinya sehingga mereka bisa terus berhubungan dengan para penonton," bunyi dokumen tersebut.

"Akan tetapi, karena ada risiko perilaku itu menular maka kita harus segera menghapus konten itu segera setelah dipastikan bahwa orang tersebut tak bisa ditolong," bunyi dokumen itu lebih lanjut.

Para moderator juga diperintahkan untuk "menghapus semua konten berisi bunuh diri kecuali konten-konten itu punya nilai berita."

Monika Bickert, kepala bidang manajemen kebijakan global Facebook, mengatakan bahwa pihaknya punya pertimbangan sendiri untuk membiarkan konten-konten bunuh diri tetap ditayangkan di media sosial tersebut.

"Kami sering melihat ada momen tertentu atau peristiwa yang menjadi bagian dari pembicaraan publik, sehingga layak untuk dipertahankan di platform kami," kata Bickert.

Bickert mengatakan bahwa Facebook bekerja sama dengan media untuk memahami peristiwa-peristiwa yang tersebut. Ia memberi contoh dari peristiwa Serangan 11 September 2001 terhadap menara kembar WTC di New York, AS.

"Misalnya pada 11 September 2001, seorang pengguna membagikan video orang-orang yang melompat dari menara kembar. Jika peristiwa itu disiarkan langsung di Facebook, itu akan menjadi salah satu momen yang tidak akan kami hapus," ujar Bickert.

"Baru-baru ini kami memutuskan untuk membiarkan sebuah video yang menggambarkan seorang lelaki di Mesir membakar dirinya sendiri, sebagai bentuk protes atas kenaikan harga," tutup Bickert.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta

Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta

News | Selasa, 01 September 2026 | 20:55 WIB

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:50 WIB

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:40 WIB

Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru

Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:40 WIB

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:51 WIB

Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads

Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 18:23 WIB

Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver

Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44 WIB

Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan

Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan

Health | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:49 WIB

5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi

5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi

Tekno | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:07 WIB

Terkini

Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?

Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Gigantic: Paus Kecil yang Membuktikan Keberanian Tak Kenal Ukuran

Gigantic: Paus Kecil yang Membuktikan Keberanian Tak Kenal Ukuran

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Gus Ipul: Lulusan Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pekerja Terampil atau Melanjutkan Kuliah

Gus Ipul: Lulusan Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Pekerja Terampil atau Melanjutkan Kuliah

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:58 WIB

Makan Bergizi Gratis Rasa Uji Nyali: Anak-anak Bukan Objek Eksperimen!

Makan Bergizi Gratis Rasa Uji Nyali: Anak-anak Bukan Objek Eksperimen!

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 17:53 WIB

Harga Motor Yamaha September 2026: Dari Skutik Harian hingga Trail Kompetisi

Harga Motor Yamaha September 2026: Dari Skutik Harian hingga Trail Kompetisi

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 17:52 WIB

Menteri PANRB: Renaksi PK 20272028 Harus Fokus pada Outcome dan Cegah Korupsi Berulang

Menteri PANRB: Renaksi PK 20272028 Harus Fokus pada Outcome dan Cegah Korupsi Berulang

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:48 WIB

Senyum Tipis Febri Adriansyah Usai 7 Jam Diperiksa Tim 9 Kejagung, Dicecar 22 Pertanyaan

Senyum Tipis Febri Adriansyah Usai 7 Jam Diperiksa Tim 9 Kejagung, Dicecar 22 Pertanyaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:48 WIB

Strategi AISI Genjot Pasar Otomotif Lewat Pameran Motor IMOS 2026

Strategi AISI Genjot Pasar Otomotif Lewat Pameran Motor IMOS 2026

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 17:45 WIB

PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap

PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 17:37 WIB

×