Miris, Software Palsu Masih Laku di Indonesia karena Harga Miring

Arsito Hidayatullah, Risna Halidi

Kamis, 22 Juni 2017 | 11:40 WIB
Miris, Software Palsu Masih Laku di Indonesia karena Harga Miring
Acara sosialisasi Peduli Asli oleh Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan dan Dirjen KI Kemenkumham di Jakarta belum lama ini. [Suara.com/Risna Halidi]

Suara.com - Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) mengatakan bahwa penggunaan software bajakan di kalangan masyarakat Indonesia mengalami peningkatan dari 63% di tahun 2010, menjadi 85% pada 2014 lalu.

Hal tersebut terjadi karena banyak pembeli yang mencari harga murah, dengan tidak mempedulikan kerugian akibat menggunakan produk bajakan. Padahal software bajakan memiliki potensi lebih tinggi terkena serangan dunia maya seperti​ trojan, botnet dan juga malware.

Sementara, berdasarkan rilis State of Internet Report 2015 oleh Akamai Technologies Inc, dikatakan bahwa Indonesia berada di posisi ketiga setelah Cina dan Amerika Serikat sebagai negara sumber serangan dunia maya paling banyak di dunia.

Sehubungan dengan itu, MIAP sendiri mengaku terus menggandeng seluruh pemangku kepentingan kekayaan intelektual untuk melakukan gerakan "Peduli Asli". Kerjasama dilakukan termasuk dengan pihak pemerintah.

"Dalam setiap kesempatan, kami berharap bahwa kerjasama dengan para pemangku kepentingan pemberantasan barang palsu (dapat) terus terjalin, demi melindungi konsumen dan masyarakat luas," ungkap Ketua MIAP, Widyaretna Buenastuti, dalam acara Buka Puasa Bersama Media di Jakarta, baru-baru ini.

Sementara itu, Direktur Merek dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, Dirjen KI Kemenkumham, Fathlurachman, baru-baru ini kepada Suara.com juga mengatakan, setiap tahunnya terdapat laporan pengaduan barang-barang palsu termasuk software hingga makanan yang ia terima. Laporan itu datang bukan hanya dari pedangang, tetapi juga dari masyarakat atau konsumen.

Fathlurachman sendiri tak menampik jika kesadaran untuk tidak menggunakan barang palsu masih sangat rendah di kalangan masyarakat.

"Kami selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat, (agar) jangan menggunakan barang palsu. Tapi ini bukan pekerjaan sehari-dua hari bisa selesai," ucapnya, sembari menambahkan bahwa pihaknya masih terus melakukan sosialisasi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Pemalsuan, MIAP Minta Produsen Daftarkan Merek

Marak Pemalsuan, MIAP Minta Produsen Daftarkan Merek

Health | Rabu, 21 Juni 2017 | 10:23 WIB

Cara Praktis Pembaruan Perangkat Lunak Bagi Pengguna PC Windows

Cara Praktis Pembaruan Perangkat Lunak Bagi Pengguna PC Windows

Tekno | Minggu, 08 Januari 2017 | 09:57 WIB

Jangan Instal Bajakan dari Aplikasi Berbayar di Android

Jangan Instal Bajakan dari Aplikasi Berbayar di Android

Tekno | Minggu, 25 Desember 2016 | 06:25 WIB

Terkini

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

×