Studi: Bumi Sedang Menuju Kiamat Keenam

Liberty Jemadu

Selasa, 11 Juli 2017 | 19:10 WIB
Studi: Bumi Sedang Menuju Kiamat Keenam
Singa Afrika, salah satu spesies yang saat ini terancam punah. (Shutterstock)

Suara.com - Bumi kini sedang dalam proses menuju kiamat keenam dalam sejarahnya demikian dikemukakan para ilmuwan setelah mengamati tren kepunahan sejumlah besar binatang di dunia. Proses menuju kiamat ini juga lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya.

Dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, para ilmuwan yang mengamati populasi binatang langka maupun yang tidak langka, menemukan bahwa miliaran satwa dari berbagai spesies di Bumi sudah lenyap.

Menurut para ilmuwan, seperti yang diwartakan The Guardian, Senin (10/7/2017), tren kepunahan berbagai spesies satwa di Bumi itu disebabkan oleh populasi manusia yang terus membengkak dan manusia yang semakin rakus.

Dalam studi itu, para ilmuwan mengatakan bahwa Bumi sedang menghadapi "pemusnahan massal biologis" yang merupakan "ancaman mengerikan terhadap fundasi peradaban manusia."

"Situasi saat ini semakin buruk, sehingga justru tidak etis jika kami tak menggunakan bahasa yang kasar," kata Gerardo Ceballos, ilmuwan dari Universidad Nacional Autonoma de Mexico, yang memimpin penelitian itu.

Penelitian sebelumnya di tahun 2015 menunjukkan bahwa berbagai spesies di Bumi sedang dalam proses kepunahan dan proses itu terjadi dalam waktu yang sangat cepat, bahkan lebih cepat dari proses punahnya mahluk-mahluk hidup lain di Bumi jutaan tahun silam.

Tetapi studi terbaru ini, para peneliti menemukan bahwa spesies-spesies yang tadinya dinilai tidak terancam juga mengalamai krisis populasi di seluruh dunia dan wilayah tempat mereka hidup semakin menyempit.

Para ilmuwan menemukan bahwa populasi sepertiga dari ribuan spesies yang dikira tak terancam punah juga semakin berkurang dan bahwa 50 persen dari seluruh populasi binatang di dunia sudah hilang.

Juga ditemukan bahwa hampir 50 persen dari mamalia darat telah kehilangan 80 persen habitatnya di 100 tahun terakhir. Sementara miliaran mamalia, burung, reptil, dan binatang amfibi mulai lenyap dari Bumi.

Berangkat dari temuan ini Ceballos dkk menilai bahwa kiamat keenam sedang berlangsung dalam proses yang jauh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Pemusnahan biologis ini jelas akan memiliki konsukuensi ekologis, ekonomi, dan sosial yang serius. Manusia akan membayar harga yang sangat mahal untuk pemusnahan satu-satunya himpunan kehidupan di alam semesta saat ini," bunyi pernyataan para peneliti dalam artikel mereka.

Mereka juga mewanti-wanti bahwa meski sudah ada upaya untuk mencegah kepunahan satwa di Bumi, peluangnya untuk berhasil sangat kecil.

"Semua tanda yang kami amati menunjukkan bahwa serangan terhadap keanekaragaman hayati dalam dua dekade ke depan akan semakin hebat," jelas para ilmuwan.

Yang Kaya Semakin Rakus

Dalam risetnya para ilmuwan merinci faktor-faktor seperti kerusakan habitat, perburuan yang berlebihan, polusi, invasi dari spesies asing, dan perubahan iklim sebagai penyebab kiamat.

Tetapi pemicu utama krisis biologis ini adalah manusia, yang populasinya semakin tidak terkendali dan pola konsumsi yang semakin rakus, "terutama oleh orang-orang kaya", demikian jelas para ilmuwan.

"Peringatan serius dalam penelitian kami perlu diindahkan karena peradaban manusia sangat bergantung pada tumbuhan, binatang, dan mikroorganisme Bumi," jelas Paul Ehrlich dari Universitas Stanford  di AS, yang terlibat dalam riset itu.

Para peneliti dalam riset itu menganalisis data 27.500 spesies binatang bertulang belakang yang hidup di darat, baik yang tergolong dalam satwa terancam punah maupun yang tidak.

Bumi sendiri, menurut para ilmuwan, sudah pernah mengalami lima kiamat. Kiamat pertama diperkirakan terjadi sekitar 443 juta tahun lalu dan yang terakhir pada sekitar 65 juta tahun lalu, ketika spesies dinosaurus lenyap dari Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Kiamat Kecil Bernama Baterai Sisa Satu Persen dan Ponsel Ketinggalan

Kiamat Kecil Bernama Baterai Sisa Satu Persen dan Ponsel Ketinggalan

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:14 WIB

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'

Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:45 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47 WIB

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB

Terkini

3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!

3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:11 WIB

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:11 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:01 WIB

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:56 WIB

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:55 WIB

Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya

Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:55 WIB

Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri

Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:53 WIB

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:51 WIB

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:50 WIB

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:47 WIB

×