Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Terungkap!

Dythia Novianty

Sabtu, 22 Juli 2017 | 15:24 WIB
Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Terungkap!
Ilustrasi Segitiga Bermuda (Shutterstock)

Suara.com - Peregangan lebih dari 700.000 km antara laut Florida, Puerto Riko dan pulau Bermuda, wilayah laut tersebut diduga telah menewaskan 1.000 orang dalam 100 tahun.

Beberapa pesawat dan kapal secara misterius telah lenyap dari bentangan air yang sangat ditakuti. Dan alasannya kerap membingungkan para ahli dan pelaut.

Tapi sekarang, ilmuwan Australia Dr Karl Kruszelnicki mengatakan kepada News.com.au bahwa insiden tersebut kemungkinan disebabkan tidak lebih dari kesalahan manusia.

"Menurut Lloyds of London dan penjaga pantai AS, sejumlah pesawat yang hilang di Segitiga Bermuda sama dengan di manapun di dunia secara persentase," kata Dr Kruszelnicki.

Misteri hilang pertama terjadi pada tahun 1918, ketika USS Cyclops, sebuah kapal pengangkut besar yang memasok bahan bakar ke kapal-kapal Amerika di Perang Dunia I, gagal tiba di Baltimore dari Barbados. Namun, terlepas dari upaya terbaik tim pencari, kapal dan 309 anggota krunya, tidak pernah ditemukan.

Dr Kruszelnicki menyarankan fakta bahwa Segitiga Bermuda adalah salah satu jalur pelayaran yang paling banyak dilewati di dunia. Kondisi ini dapat menjelaskan mengapa korban tewas tinggi jumlahnya.

"Dekat dengan khatulistiwa, dekat dengan bagian dunia yang kaya raya, Amerika, oleh karena itu Anda memiliki banyak lalu lintas," katanya.

Dalam insiden lain, lima pembom TBM Torpedo, yang dikenal sebagai Flight 19, menghilang setelah lepas landas dari sebuah stasiun Angkatan Laut di Florida pada tanggal 5 Desember 1945.

Tapi Dr Kruszelnicki mengatakan bahwa pemimpin Penerbangan 19 Letnan Charles Taylor pusing dan disuruh pergi ke barat, tapi malah memilih untuk terus terbang ke timur.

baca juga

"Jika Anda membaca transkrip radio, beberapa pilot junior berkata, 'Mengapa kita tidak terbang ke barat?', Dan pilot tersebut berkata, 'Mengapa kita tidak terbang ke timur?'" katanya.

Menurut dia, Letnan Taylor bertanggung jawab atas nasib pesawat dan krunya saat itu.

"(Letnan Taylor) tiba dengan mabuk, terbang tanpa jam tangan, dan tersesat," ujarnya lagi. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pulau Baru di Segitiga Bermuda Muncul, Tapi Berbahaya?

Pulau Baru di Segitiga Bermuda Muncul, Tapi Berbahaya?

Tekno | Minggu, 02 Juli 2017 | 17:14 WIB

Teori Baru ini Pecahkan Misteri Segitiga Bermuda?

Teori Baru ini Pecahkan Misteri Segitiga Bermuda?

Tekno | Senin, 24 Oktober 2016 | 06:02 WIB

Misteri "Segitiga Bermuda" di Atas Langit Brasil

Misteri "Segitiga Bermuda" di Atas Langit Brasil

Tekno | Senin, 26 Mei 2014 | 17:41 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×